Hati Yang Terpaksa

Hati Yang Terpaksa
TENDANGAN SI BAYI


__ADS_3

Sebenar nya cany tidak merasa keberatan kalau nenek nya Liam akan tinggal di rumah tuan Takur,tapi mau bagaimana lama lama cany juga lelah dengan sifat nenek Liam,cany masih teringat ingat oleh tamparan yang nenek berikan sampai dua kali


Saat nenek ingin berangkat Liam pun memeluk nenek dengan erat sambil berkata


"Maaf kan aku nek ,aku tau nenek sangat marah kepada ku ,kiranya nenek bisa ngerti posisi aku nek"


"Sudah lah cucu ku , nenek sudah melupakan semua nya"nenek pun mengelus pundak Liam sambil berjalan begitu juga Liam yang mengikuti nenek


"Siapa yang antarkan nenek pulang nek ?"


"Tenang saja semuannya sudah di sediakan ,laki laki yang di sana ,dia yang akan mengantarkan nenek pulang ,tenang saja "ucap nenek sambil menunjuk ke arah Aditya


"Ohh itu namanya Aditya nenek "


"Ohhh ya ayah mu sudah mengatakan nya tadi tapi nenek lupa ,biasa lah nenek sudah tua"ucap nenek


Setelah menunggu beberapa lama nenek dan Aditya pun memasuki mobil dan nenek yang melihat keluarga itu terutama Liam dan cany ,nenek hanya melambaikan ke arah Liam sambil tersenyum.


*


*


Liam pun masuk ke dalam rumah dengan tatapan yang sinis terhadap cany yang sedang berdiri dan langsung ke arah kamar begitu juga cany yang naik ,cany sangat bingung dengan sikap nya Liam yang tiba tiba tatapannya begitu sinis kepada cany .



Saat cany masuk ,cany melihat Liam yang sedang berbaring ,cany pun pergi ke balkon untuk duduk ,karena cany sangat butuh untuk duduk apa lagi ibu hamil.


"Tunggu .....apa kau kau sangat senang saat nenek ku sudah pulang wanita murahan"ucap Liam


"Apa yang kau katakan sekarang Liam ,apa maksud mu "


"Ternyata kau masih sama saja sama yang dulu ,aku kira kamu berubah"


"Jaga mulut mu Liam ,aku tidak pernah berpikiran aku senang kalau nenek pergi ,terserah mu saja Liam "

__ADS_1


Cany pun meninggal kan Liam tanpa kata kata sedikit pun yang membuat Liam marah ,Liam memang sangat tidak suka saat Liam berbicara orang lain malah meninggalkannya


"Heiii canyyyy "ucap Liam yang berteriak ke arah cany sehingga membuat cany terkejut.


Cany pun berbalik dan menjawab dengan takut"ya Liam ,ada apa"


"Apa kah kamu begitu menjawab seorang pewaris perusahaan mans kurana cany ,wanita murahan,jawab aku "ucap Liam yang sambil turun dari kasur dan mendekati cany ,cany sangat takut ,kaki cany seakan akan membeku ,karena cany memang ingin sekali duduk.


"Aku....sudah menjawab mu tadi bukan Liam "ucap cany yang berjalan mundur


"Aku tidak suka jika orang menjawab ku dengan seperti itu ,kau ..kau adalah wanita yang membuat hidup ku hancur ,kenapa aku harus bertemu dengan mu ,kenapa ini harus terjadi "ucap Liam yang sambil mendekati cany,cany hanya bisa mundur


"Liam...menjauh dari ku Liam ,jangan mendekati ku ,kamu kira aku ingin ini semua nya ini terjadi,aku juga tidak ingin Liam "


Saat cany telah terpojok di tembok ,cany hanya bisa menutup matanya sambil memegangi perut nya yang mulai membesar


"Aku membenci mu cany,kau wanita murahan yang pernah aku temui ,kau ....kau ...aku tidak suka dengan mun"ucap Liam kepada cany yang membuat cany menutup telinganya sambil menangis


"Tidak...tidak .....tidak aku bukan seperti yang kau katakan itu Liam ,aku sudah berulang kali mengatakannya kepada mu ,bahwa aku bukan wanita seperti itu ,kau bisa tanya kan kepada ratu sahabat ku "


Cany selalu terbayang tentang perlakuan Liam ,disaat Liam mendekati cany sampai perut cany sakit ,dan akhirnya pada hari ini Liam juga melakukan hal itu ,Liam mendekati cany dengan begitu dekat hingga perut cany tersentuh


"Liam menjauh lah Liam , perutku sakit ..Liam.,ahhh Liam ,jangan dekati ku ,Liam aku lelah Liam aku ingin duduk Liam "ucap cany yang air matanya terus mengalir tiba tiba perut cany sakit


"Enak saja kau ingin duduk saat aku marah kepada mu ,aku adalah seorang pengusaha mans kurana jadi jangan main main kepada ku wanita murahan,aku tidak suka"ucap Liam


Mata cany menandakan rasa kelelahan yang begitu kelihatan


"Liam... Tapi perutku memang sangat sakit Liam .....jangan begitu membenciku Liam "


Liam sangat kaget bahwa perut cany sakit


"Aku tidak melakukan apa apa kepada mu wanita murahan ,jangan pura pura deh kamu"ucap Liam yang kebingungan


"Tapi perutku sakit Liam ...ahhhh,Liam tolong Liam "ucap cany sambil memegangi perutnya ,dan cany pun memegang tangan Liam untuk meminta pertolongan,tapi Liam hanya membuang tangannya

__ADS_1


"Liamm .....perutku sakit"ucap cany


Liam pun tersadar kalau cany memang benar benar kesakitan dan Liam merasa menyesal atas perbuatan yang ingin Liam lakukan ,Liam pun kebingungan untuk melakukan tindakannya ,hingga akhirnya cany pun memegang tangan nya Liam dengan erat ,Liam melihat tatapan cany dengan tatapan banyak air mata ,dan cany pun memegang kaki Liam perlahan lahan turun dengan baik untuk membantu cany duduk sambil menyender di tembok


"Hah perutku sakit sekali ,aku gak kuat liam "ucap cany yang mulai berkeringat


Liam sangat bingung ,hingga akhirnya Liam pun memberanikan dirinya untuk menyentuh perut cany,saat Liam memegang perut cany tiba tiba sebuah tendangan bayi berada di tangan Liam saat Liam memegang perut cany.


"Hey...dia bergerak ...dia menendang ...benarkah ini"ucap Liam yang tidak menyangka


Liam melihat cany yang keringatan membuat Liam merasa bersalah ,tapi Liam tidak berani mengatakan sesuatu pun kepada nya


"Dia menendang Liam ,tapi perut ku sangat sakit ,aku sangat senang ,akhirnya kau bisa merasakan tendangan bayi ini ,apa kah kau sangat senang Liam "ucap cany kepada Liam


Liam awalnya tersenyum,tapi Liam teringat kepada cany sebagai wanita murahan,hingga akhirnya Liam meninggalkan cany ,tapi cany memanggil berusaha memanggil Liam


"Liamm... tunggu Liam "


Liam pun berhenti"ada apa "


"Liam tolong aku untuk bangkit Liam ,perut ku sangat sakit Liam "


"Jangan mimpi kamu ,bangkit sendiri ,jangan manja"


"Liam.....sampai kapan kamu akan membenciku ,sampai kapan kamu menganggap aku wanita murahan,sampai kapan Liam "ucap cany dengan air mata yang terus mengalir hingga membasahi baju cany


"Sampai kapan ???sampai rasa benci ku menghilang dari mu wanita murahan "


Liam pun meninggalkan cany dan turun ke bawah ,hati cany begitu hancur saat mendapat jawaban dari Liam ,dan hati cany begitu hancur saat Liam tidak mau menolong cany yang saat ini kesakitan.


"Baiklah Liam ,aku menerima semua perkataan mu Liam"ucap cany dengan air mata yang mengalir ,cany berusaha menghapus air mata nya tapi air mata nya terus mengalir hingga akhirnya cany hanya bisa membiarkan air mata itu menetes.


Hy gais jangan lupa ke part selanjutnya ya gais, jangan lupa komen dan ikuti author aku dong 🙏🙏


Gimana ya kelanjutannya nanti

__ADS_1


__ADS_2