
Cany dan Liam berada di hotel yang indah ,cany masih dalam keadaan mengantuk saat keluar dari mobil ,saat Liam membukakan pintu cany sangat bahagia melihat ruangan hotel yang indah ,cany sangat merasakan kalau cany sangat bahagia
"Ternyata Liam itu orang nya romantis juga ya ,kalau cuek ,dia juga bisa lebih cuek sih,intinya love lah"ucap cany dalam hati
"Kamu udah ngantuk ya , kalau gitu kamu istirahat ya sekarang "ucap liam
Liam pun mengelus rambut cany dengan lembut.
"Yaudah malam ya "
Karna Liam sudah memberikan hadiah yang indah,cany merasa kalau cany belum ingin tidur,tapi cany juga merasa malu kalau cany mengatakan isi hati cany.
Saat cany berbaring,tiba tiba Liam berada di samping cany dan memeluk cany dengan erat
"Kamu udah tidur ya"ucap cany
"Hmmm...belum"ucap cany
"Kamu 5adi bukannya udah ngantuk ya "
"Hmmmm....udah ,cuman lagi berusaha "
"Maaf menganggu ya"
"Nggak kok"
Liam mengelus perut cany dengan lembut
"Nggak terasa bentar lagi kita akan punya bayi ya "ucap Liam
"Ya Liam"
"Semoga kamu kuat ya , sehat selalu,aku pasti akan selalu ada saat kamu lahiran "ucap Liam
"Makasih doa nya "
"Kamu nggak mau meluk aku Cany "
Cany merasa gugup saat Liam mengatakan seperti itu , walaupun sebenarnya cany sangat ingin memeluk Liam
"Udah malam Liam"
"Baik lah"
"Btw... ternyata wanita tadi mantan pacar kamu ya,pantesan kamu nggak ngakuin aku ya waktu itu"
"Cany jangan dibahas dong,aku udah menyesal ,aku ingat ingat itu bodoh banget "ucap Liam
Cany yang terus menjalin Liam sampai emosi ,tiba tiba Liam memegang tangan cany dengan erat dan menghadap kan wajah nya ,mata yang saling menatap membuat cany merasa menyesal atas perbuatan cany ,Liam dengan pelan mencium bibir cany dengan lembut ,cany pun menutup matanya dan menikmati
(Btw gais Kenapa cewek kalau ciuman matanya ditutup,ada yang bisa jawab ,kalau saya ya belum pernah,hahaha jawab ya ... trimakasi)
Liam semakin memegang tangan cany dengan erat ,cany mulai tau apa yang akan dilakukan Liam ,cany segera menolak permintaan Liam walaupun Liam tidak mengatakan nya
"Liam ...kita tidur ya ,aku ngantuk"ucap cany dengan jantung yang berdetak
"Maaf... maafin aku ya"ucap Liam yang malu
Cany pun segera mengarahkan wajah nya kearah belakang Liam.
"Cany kenapa kamu nggak mau "tanya Liam
"Liam ini Uda malam"
"Justru malam bukan cany , nggak ada yang ganggu"
"Emang kamu mau apa "pura pura tidak tahu
Liam mulai salting dengan pertanyaan Cany
"Hmmm,masa kamu nggak tau ,ya itu deh, lagian baru sama kamu loh aku kayak gini "ucap Liam
"Liam aku lagi hamil kayak gini masa iya sih ,aku tau kalau hamil memang bisa ,tapi aku kayak nya nggak bisa,maaf ya"ucap Liam
"Yaudah deh ,kalau gitu kita tidur hadap hadapan ya"
Cany pun menuruti permintaan Liam, walaupun dengan hati yang berat karena cany merasa tidak terbiasa.
Liam melihat cany yang sudah mengantuk,Liam pun tersenyum melihat wajah cany yang lucu
"Yaudah deh tidur ,malam"
"Malam juga "
Cany tidur dengan biasa dengan tangan Liam yang memegang perut cany mengelus elus dengan lembut hingga cany pun tertidur.
*
*
Keesokan paginya Liam bangun Dengan segar dan melihat sang istri tercinta nya yang sedang tidur dengan pulas
"Kamu tidur aja kmu cantik banget"ucap Liam dalam hati nya.
Saat Liam memandang cany,tiba tiba mata cany bangun dan melihat Liam memandang cany
"Kenap liam...Liam kamu nggak kekantor,ini jam berapa"ucap cany yang panik
"Kamu tenang aja ,aku bisa ngasi alasan kok "
"Ohhh ya ,baiklah "
"Kayak nya pagi ini indah banget ya ,kita cari makan yuk "ucap Liam
"Hmm ayo Liam "
__ADS_1
Liam dan cany pun pergi untuk mencari makan bersama
"Liam bagaimana ini aku tidak punya pakaian,bagaimna ,kita kan hanya berencana jalan jalan aja "
"Yaudah kita beli sekalian ya cany "
Cany tersenyum kecil melihat Liam yang berkata lembut.
Saat selesai membeli sarapan,tidak lupa Liam pun membelikan baju untuk cany karena memang rencana Liam untuk menghabiskan waktunya bersama cany ,Liam juga membelikan baju untuk Liam sendiri dengan cany yang memilih.
"Liam ini mahal "keraguan cany
"Ambil aja , nggak papa"
"Nggak mau "dengan cany yang meninggalkan baju yang cany pegang
Liam pun mengambil kembali tanpa cany yang tau.
"Ohh ya ,kita beli juga ya keperluan bayi kita kan kamu kemarin bilang sama aku ,masih banyak yang kurang"
"Ohhh ya "
Cany dan Liam pun makan terlebih dahulu sebelum berbelanja perlengkapan bayi,saat setelah selesai makan,Liam dan cany pergi ke toko bayi,saat di toko bayi cany melihat lihat perlengkapan bayi, saat melihat lihat ada seorang wanita yang sedang menangis dengan keadaan hamil ,hati cany begitu tersentuh,Liam juga yang melihat wanita itu merasa kasihan.
"Mbak kenapa"tanya cany
Wanita yang menangis itu hanya bisa melihat cany yang sedang bertanya , hingga akhir nya wanita itu pun menjawab cany
"Suami saya nggak peduli sama sekali tentang keadaan saya sekarang,aku benar benar capek banget,suami saya tidak mau memperdulikan saya ,dan tidak menginginkan bayi ini ,dan begitu juga ibu mertua saya , hanya karena jenis kelamin bayi saya perempuan"ucap wanita yang menangis
Cany rasanya ingin menangis,karena cany juga pernah mengalami seperti yang dialami oleh wanita ini
"Kalau boleh tau nama mbak nya siap"
"Ohh ya saya Ririn mbak"
"Mbak yang kuat ya ,saya tau posisi mbak ,tapi tetap berdoa ya , nggak usah takut mbak "
"Makasih mbak"
Liam yang melihat cany menagis merasa heran dengan cany , setelah pergi cany tiba tiba terdiam
"Kamu kok diam ,kamu kenapa nangis"
"Aku hanya teringat dengan diriku saja ,aku pernah ngerasain kayak dia ,belanja keperluan bayi sendiri, kamu nggak peduli,kamu marahin aku , semuannya aku lakuin sendiri,kamu tau keadaan aku waktu itu ,aku ingin rasanya bunuh diri, tapi aku masih punya tanggung jawab anak yang ada di dalam rahim ku ,aku nggak mau anak aku hilang begitu aja "ucap cany yang menangis
"Maafin aku dong ,aku tua itu sangat sakit , sorry ya ,aku benar benar salah "
"Ok...aku udah lupain aja ,yaudah lah ya "
Liam pun memeluk cany dengan erat ,dan mencium kening Cany
Hy gais jangan lupa komen dan ikuti author aku ya.
Gais kasi dong komentar kalian gais!Cany dan Liam berada di hotel yang indah ,cany masih dalam keadaan mengantuk saat keluar dari mobil ,saat Liam membukakan pintu cany sangat bahagia melihat ruangan hotel yang indah ,cany sangat merasakan kalau cany sangat bahagia
"Ternyata Liam itu orang nya romantis juga ya ,kalau cuek ,dia juga bisa lebih cuek sih,intinya love lah"ucap cany dalam hati
"Kamu udah ngantuk ya , kalau gitu kamu istirahat ya sekarang "ucap liam
Liam pun mengelus rambut cany dengan lembut.
"Yaudah malam ya "
Karna Liam sudah memberikan hadiah yang indah,cany merasa kalau cany belum ingin tidur,tapi cany juga merasa malu kalau cany mengatakan isi hati cany.
Saat cany berbaring,tiba tiba Liam berada di samping cany dan memeluk cany dengan erat
"Kamu udah tidur ya"ucap cany
"Hmmm...belum"ucap cany
"Kamu 5adi bukannya udah ngantuk ya "
"Hmmmm....udah ,cuman lagi berusaha "
"Maaf menganggu ya"
"Nggak kok"
Liam mengelus perut cany dengan lembut
"Nggak terasa bentar lagi kita akan punya bayi ya "ucap Liam
"Ya Liam"
"Semoga kamu kuat ya , sehat selalu,aku pasti akan selalu ada saat kamu lahiran "ucap Liam
"Makasih doa nya "
"Kamu nggak mau meluk aku Cany "
Cany merasa gugup saat Liam mengatakan seperti itu , walaupun sebenarnya cany sangat ingin memeluk Liam
"Udah malam Liam"
"Baik lah"
"Btw... ternyata wanita tadi mantan pacar kamu ya,pantesan kamu nggak ngakuin aku ya waktu itu"
"Cany jangan dibahas dong,aku udah menyesal ,aku ingat ingat itu bodoh banget "ucap Liam
Cany yang terus menjalin Liam sampai emosi ,tiba tiba Liam memegang tangan cany dengan erat dan menghadap kan wajah nya ,mata yang saling menatap membuat cany merasa menyesal atas perbuatan cany ,Liam dengan pelan mencium bibir cany dengan lembut ,cany pun menutup matanya dan menikmati
(Btw gais Kenapa cewek kalau ciuman matanya ditutup,ada yang bisa jawab ,kalau saya ya belum pernah,hahaha jawab ya ... trimakasi)
__ADS_1
Liam semakin memegang tangan cany dengan erat ,cany mulai tau apa yang akan dilakukan Liam ,cany segera menolak permintaan Liam walaupun Liam tidak mengatakan nya
"Liam ...kita tidur ya ,aku ngantuk"ucap cany dengan jantung yang berdetak
"Maaf... maafin aku ya"ucap Liam yang malu
Cany pun segera mengarahkan wajah nya kearah belakang Liam.
"Cany kenapa kamu nggak mau "tanya Liam
"Liam ini Uda malam"
"Justru malam bukan cany , nggak ada yang ganggu"
"Emang kamu mau apa "pura pura tidak tahu
Liam mulai salting dengan pertanyaan Cany
"Hmmm,masa kamu nggak tau ,ya itu deh, lagian baru sama kamu loh aku kayak gini "ucap Liam
"Liam aku lagi hamil kayak gini masa iya sih ,aku tau kalau hamil memang bisa ,tapi aku kayak nya nggak bisa,maaf ya"ucap Liam
"Yaudah deh ,kalau gitu kita tidur hadap hadapan ya"
Cany pun menuruti permintaan Liam, walaupun dengan hati yang berat karena cany merasa tidak terbiasa.
Liam melihat cany yang sudah mengantuk,Liam pun tersenyum melihat wajah cany yang lucu
"Yaudah deh tidur ,malam"
"Malam juga "
Cany tidur dengan biasa dengan tangan Liam yang memegang perut cany mengelus elus dengan lembut hingga cany pun tertidur.
*
*
Keesokan paginya Liam bangun Dengan segar dan melihat sang istri tercinta nya yang sedang tidur dengan pulas
"Kamu tidur aja kmu cantik banget"ucap Liam dalam hati nya.
Saat Liam memandang cany,tiba tiba mata cany bangun dan melihat Liam memandang cany
"Kenap liam...Liam kamu nggak kekantor,ini jam berapa"ucap cany yang panik
"Kamu tenang aja ,aku bisa ngasi alasan kok "
"Ohhh ya ,baiklah "
"Kayak nya pagi ini indah banget ya ,kita cari makan yuk "ucap Liam
"Hmm ayo Liam "
Liam dan cany pun pergi untuk mencari makan bersama
"Liam bagaimana ini aku tidak punya pakaian,bagaimna ,kita kan hanya berencana jalan jalan aja "
"Yaudah kita beli sekalian ya cany "
Cany tersenyum kecil melihat Liam yang berkata lembut.
Saat selesai membeli sarapan,tidak lupa Liam pun membelikan baju untuk cany karena memang rencana Liam untuk menghabiskan waktunya bersama cany ,Liam juga membelikan baju untuk Liam sendiri dengan cany yang memilih.
"Liam ini mahal "keraguan cany
"Ambil aja , nggak papa"
"Nggak mau "dengan cany yang meninggalkan baju yang cany pegang
Liam pun mengambil kembali tanpa cany yang tau.
"Ohh ya ,kita beli juga ya keperluan bayi kita kan kamu kemarin bilang sama aku ,masih banyak yang kurang"
"Ohhh ya "
Cany dan Liam pun makan terlebih dahulu sebelum berbelanja perlengkapan bayi,saat setelah selesai makan,Liam dan cany pergi ke toko bayi,saat di toko bayi cany melihat lihat perlengkapan bayi, saat melihat lihat ada seorang wanita yang sedang menangis dengan keadaan hamil ,hati cany begitu tersentuh,Liam juga yang melihat wanita itu merasa kasihan.
"Mbak kenapa"tanya cany
Wanita yang menangis itu hanya bisa melihat cany yang sedang bertanya , hingga akhir nya wanita itu pun menjawab cany
"Suami saya nggak peduli sama sekali tentang keadaan saya sekarang,aku benar benar capek banget,suami saya tidak mau memperdulikan saya ,dan tidak menginginkan bayi ini ,dan begitu juga ibu mertua saya , hanya karena jenis kelamin bayi saya perempuan"ucap wanita yang menangis
Cany rasanya ingin menangis,karena cany juga pernah mengalami seperti yang dialami oleh wanita ini
"Kalau boleh tau nama mbak nya siap"
"Ohh ya saya Ririn mbak"
"Mbak yang kuat ya ,saya tau posisi mbak ,tapi tetap berdoa ya , nggak usah takut mbak "
"Makasih mbak"
Liam yang melihat cany menagis merasa heran dengan cany , setelah pergi cany tiba tiba terdiam
"Kamu kok diam ,kamu kenapa nangis"
"Aku hanya teringat dengan diriku saja ,aku pernah ngerasain kayak dia ,belanja keperluan bayi sendiri, kamu nggak peduli,kamu marahin aku , semuannya aku lakuin sendiri,kamu tau keadaan aku waktu itu ,aku ingin rasanya bunuh diri, tapi aku masih punya tanggung jawab anak yang ada di dalam rahim ku ,aku nggak mau anak aku hilang begitu aja "ucap cany yang menangis
"Maafin aku dong ,aku tua itu sangat sakit , sorry ya ,aku benar benar salah "
"Ok...aku udah lupain aja ,yaudah lah ya "
Liam pun memeluk cany dengan erat ,dan mencium kening Cany
__ADS_1
Hy gais jangan lupa komen dan ikuti author aku ya.
Gais kasi dong komentar kalian gais, kalian harus komen dengan jujur ya!