
Tak terasa,sudah tujuh hari ayah mertuaku berpulang ke Rahmatullah. Terasa banget bedanya. Dulu setiap aku dan anak anakku datang,senyum tulusnya lah yang pertama kali menyambut kami.
Beliau pula yang mengatakan,jangan pernah berpisah. Apapun keadaanya tetaplah bersama
Syukur syukur kalian bisa pulang ke rumah ini,nggak usah ngontrak. Sayang uangnya bisa dipergunakan untuk hal lainnya
Ayah juga yang tak pernah membedakan cucu yang satu dengan yang lainnya, bahkan antara anak yang satu dengan yang lainnya pula.
Setiap ramadhan datang, ayah sudah memikirkan uang saku untuk semua cucunya,bahkan sama rata. Untuk keperluan lebaran pun sudah tersedia,betapa hebatnya beliau.
Aku jadi rindu ayah mertuaku
...****************...
Selang 7 hari meninggal nya ayah mertuaku, disusul dengan tetangga sebelah rumah. Aku tak tau bila tetangga meninggal siang itu, Karena aku bekerja dan tidak dirumah .
Baru sore hari aku menyempatkan diri untuk melayat,dan membantu semampuku.
Bila ayah mertuaku sudah 7 harian,maka di tetanggaku itu baru sehari.
Masih rame pelayat yang datang silih berganti,untuk takziah.
Hingga malam hari itu
Suamiku masih bekerja dan Sesuai omongannya,selama 7 hari ini pula suamiku ngelaju. Pulang pergi dari sini ke jogja.Setelah sore pulang kerja dia akan langsung pulang ke temanggung
Dan malam itu,suamiku terlihat resah. Dia tak tenang sedari tadi. Pun sewaktu sampai di loundry tadi untuk bareng pulang menjemput ku.
__ADS_1
Entah apa yang ada dipikirannya, sedari tadi gawai yang dipegangnya tak pernah ia letakkan.
Mungkinkah dia sedang ribut besar dengan yang di sana?
Ah berharap nya aku, wong mereka aja lagi hot hotnya.Berasa kaya pengantin baru.Bagaimana tidak...hubungan mereka baru berjalan sekitar 5 bulan.Pasangan yang lagi bucin bucin nya kan, karena apa? lah sampai si perempuan hamil,berarti kan kerja keras banget selama hampir 5 bulan ini.
Tanpa bersalah,dan tanpa mikirin istri dirumah. Berdua mereka enak enakan. Memadu kasih,berbagi Saliva,berbagi nikmat dunia,berasa dunia milik mereka berdua,tanpa tau ...aku disini nangis selama 3 bulan.Badanku kurus kering,habis mikirin ulah bejat mereka berdua, makan tak teratur,tidur nggak nyenyak.
Sedangkan mereka,disana malah berbagi peluh, tidur bersama layaknya suami istri.Mungkin nggak sih mereka mikir dosa.
Apa yang ada di otak mereka itu cuma enak nya aja. Nggak takut karma apa?
Tuhan...aku disini sakit hati.Aku terzolimi dan bukankah doa orang sepertiku engkau ijabah tanpa sekat ataupun penghalang apapun
Akankah aku harus berdoa jahat tuhan,ataukah aku harus berdoa baik untuk kelangsungan hubungan mereka,dan aku dengan bodohnya merelakan rumahtangga ku hancur setelah ku bangun selama 12 tahun lamanya
Memikirkan hal itu saja ,sampai saat ini aku tak sanggup tuhan
***Dek...tak Jei Yo.
Nandi mas,Iki wis bengi Lo
dria muni Rep tekan temanggung dek.ojo ngasi dria gawe ribut Nang omah .Saiki awake Kono wis tekan Magelang
ayo tak Jak nyegat Nang dalan.men ora Ono ribut geger Nang omah***.
itu tadi sepintas percakapanku dengan suamiku.katanya si pelakor mau nekat datang kerumah.Kata suamiku tadi,dia diantar temannya dan sudah sampai di Magelang.
__ADS_1
Gegas suamiku melajukan motornya,udara malam disini dingin banget .Kabut malam itu tebal banget.Jarum jam juga sudah menunjukkan pukul 10 malam.
Aku dan suamiku berjalan menyusuri jalan . Sepi dan lengang.
Sampai di bangjo kowangan.Suamiku berhenti dan membuka gawainya
Dengan marah,dan umpatan kasar...dia bergegas melajukan motornya pulang kerumah
Katanya Indria kesayangan nya sudah tiba didesa,dan akan mencari rumah pak RT,betapa sumpek aku saat itu
Aku akan menjumpai wanita bejat yang selama ini jadi pengganggu rumah tanggaku
Dengan keadaan yang pastinya,dia akan menuntut untuk dinikahi oleh orang yang ada di depanku saat ini . Dan otomatis juga sebentar lagi status ku akan menjanda . Pahit banget nasibku tuhan
Ku Tahan air mata ku agar tak menetes.Aku berusaha tabah dan akan ku tunjukkan ke wanita lacur itu bahwa aku tak apa
...****************...
Sampai dirumah,suamiku memasukkan motornya ke belakang rumah
Gawainya dia otak Atik,seolah sedang mengirim pesan
Dan dia langsung menuju ke depan.Membuka kan pintu. Dan menyuruh seseorang masuk.
Dan benar saja ... sosok seorang wanita dengan postur tubuh lebih pendek dariku,dan dengan warna merah rambutnya tampak kini dihadapanku.Dengan wajah tegang menahan amarah dia diam dan mengepalkan tangannya.
suamiku mempersilahkan wanita kesayangan nya itu masuk kerumah.Disuruhnya wanita itu untuk duduk
__ADS_1
Sedangkan aku,aku dengan kebaikan hatiku ini,masuk kebelakang rumah dan membuat minum untuk mereka.Tuhan...hatiku ini terbuat dari apa coba?
Masih bisanya aku berbuat baik dengan membuatkan minum,dan mengeluarkan camilan untuk pelakor didepanku