Hati Yang Tertusuk Duri

Hati Yang Tertusuk Duri
Pengangguran lagi


__ADS_3

Setelah wa ku dengan mbak Vidi yang ternyata Miss komunikasi,akhirnya satu Minggu kemudian aku mengembalikan kunci kantor loundry yang masih aku pegang


Aku datang dan mengambil barang barang ku yang masih aku tinggal di loundry,sempat sebel juga tapi sedih juga iya...karena biasanya aku bekerja disini


Kini aku hanya bisa memandang tempat ini sebagai bentuk kangenku dengan tempat itu


Ditiap harinya... aku selalu datang dan membuka loundry


Kusapu Tiap paginya,ku pel lantainya dan ku lap meja serta kacanya sebagai bentuk kebersihan loundry


Selepasnya aku akan memasukkan cucian kotor pelanggan ke mesin cuci...satu pelanggan satu putaran mesin ... karena kami mengutamakan kepuasan pelanggan.


Tak jarang kain kemeja yang kerahnya kotor dan sulit dibersihkan di mesin akan aku sikat manual dengan tangan agar bersih


Menunggu cucian pun aku memulai memanaskan kompor uap bagi setrika uap yang sudah menjadi kesayangan ku


Disela kegiatan ini,pasti ada saja anak anakku yang akan mengganggu ku.Naun semua itu kunikmati karena mereka setidaknya masih bisa kulihat kuurusi dan bersama denganku setiap harinya

__ADS_1


Setiap jam makan dan istirahat tiba,aku pasti sempatkan jalan jalan ke pasar untuk sekedar membeli makan siang untuk ku dan anak anakku,atau membeli jajan mereka berdua


Namun semua itu hanya akan menjadi kenangan


Tak terasa air mata menitik begitu saja...dibelakang tempat loundryku,kupandang tanah kosong yang dijadikan gudang penyimpanan bahan bangunan


Disana masih berdiri setia tiga anjing yang menjaga tempat itu, dulu ketika pertama kali aku bekerja,sempat listrik padam karena kehabisan token. Dan aku cuma bisa bengong ketika mbak Vidi mengajakku untuk mengisi token ke gudang belakang loundry...ternyata panel listriknya ada didalam gudang...dan harus melewati anjing anjing ini...


jangan kalian bayangkan ya perasaan ini seperti apa untuk pertama kali berjalan dekat sekali dengan anjing ini dan digonggong habis habisan ...tiga anjing ini kompak ngejerit bareng,hingga akhirnya sang pawang anjing datang dan mengisikan token ..


dan kini dibelakang loundry,aku sedang mengamati 3anjing ini,ahahaha aku akan mengingat kalian ..


setelah selesai aku bernostalgia dan membereskan barang barang ku,aku pamit kepada penjaga dan karyawan baru disana,tak lupa aku ucapkan semoga betah dan kerasan.


dari sana aku pulang naik angkutan umum.karena kehamilanku yang sudah membesar,aku jadi kesulitan bila bepergian...apalagi anak ketiga ku begitu manja denganku,hingga aku saja masih selalu menggendong nya kemanapun ia pergi


ya .. sebenarnya miris,karena anakku yang seharusnya masih kusayang sayang dan masih butuh gendongan,makan masih aku suap,tidur masih aku keloni,nanti ketika adiknya keluar,harus merelakan untuk berbagi kasih sayang

__ADS_1


kupandangi kedua anak kecil yang riang ketika ku ajak naik angkot ini...


Ada terbersit rasa sakit ketika mengingat bahwa aku tak lagi bisa menuruti kemauan mereka,yang tadinya mainan aku langsung belikan,paketan data habis aku isikan,makan mereka terjaga dan selalu bergizi.Nantinya ketika aku menganggur...itu tak akan mereka dapatkan lagi


Dan aku hanya akan mengandalkan Nafkah dari suamiku


hah...rasanya aku belum rela untuk berhenti


aku masih ingin bekerja


aku masih ingin jalan jalan menikmati indahnya alam temanggung


Aku masih ingin memegang uang sendiri dan bisa membeli apapun yang kupengen dari uangku sendiri tanpa harus nyadong bojo.


Tapi inilah kenyataan nya


Aku pengganguran lagi😢

__ADS_1


__ADS_2