
Assalamualaikum reader kesayangan ❤️😘
Kita lanjutkan untuk sambungan bab selanjutnya ya ... dari setelah sunatan 😊
Karena dua bab kelanjutannya kan adalah bonus bab,karena mbak min lagi galau
Happy reading ya semuanya 🥳🥳🥳
Maaf jika masih banyak kata dan kalimat yang berantakan,karena MB min juga masih dijuluki author amatiran 🤭
maaf juga karena akhir akhir ini mbak min sering telat update
mbak min sakit man teman...doakan pulih dan mood booster datang donk...biar bisa ngebut nyelesaiin novel ini
...****************...
Hari Selasa tanggal 17 Agustus 2021, Bertepatan dengan hari ulangtahun anak pertama ku...juga bertepatan dengan hari sunatan massal yang akan dia lakukan.
Ya... sebentar lagi anakku akan menjadi baligh
Tak terasa,anakku sudah menginjak remaja.Bahkan pemikiran nya pun sudah seperti remaja pada umumnya
jam delapan pagi, anakku,bapaknya,Mbah kakungnya semuanya sudah bersiap siap mengantarkan ke klinik brastomolo...tempat dilangsungkannya khitan masal
__ADS_1
Antrian ke empat,dan ternyata jam 10 pagi,rombongan keluarga ku yang mengantar anakku sudah pulang
Senyum sumringah,terkembang dari mulut anakku
Aku peluk anak pertama ku,anak kesayanganku,buah cinta ku dengan suamiku sebelum ada godaan pelakor dalam rumah tangga kami
Kuamati wajah anakku...serupa dengan bapaknya...dari segi rupa,watak,sifat.Memang anak pertamaku lebih dominan mirip pada ayahnya
Kucium pipinya,dan aku ucapkan nasihat untuknya " kak...kamu udah besar sekarang,sudah baligh...sudah remaja menuju dewasa.jaga amanah ibu ini ya.baiklah perilakumu,baiklah ibadahmu,baiklah dan santun kepada semua orang,dan tetap rendah hati.doa baik selalu ibu lantunkan untukmu nak"
tak terasa bulir bening mengalir begitu saja di pelupuk mataku
aku tak bisa menahan nya
...****************...
Dua hari sudah terlewati,masih banyak tamu datang kerumah untuk menengok keadaan anakku
Namun tiba tiba saja kaki ini nyeri sekali,badanku capeknya bukan main.seperti sendi sendi ku lolos dari tulang dan kulitnya
Aku seketika lemas,badanku seketika itu juga panas
Ya Allah bagaimana ini
__ADS_1
Padahal aku belum menyelesaikan semua kerjaan ku,aku harus memasak untuk nanti bila tamu yang datang masih banyak.
Sementara ibuku berangkat bekerja,aku hanya sendiri dengan kedua anak kecilku dan anak ku yang masih berasa nyeri di *********** dan masih juga harus kurawat
sedangkan bapaknya sudah kembali ke Jogja untuk meneruskan pekerjaan nya,dia akan pulang malam setelah pekerjaannya selesai untuk mengurus anak pertama kami.
Semakin malam,tubuhku semakin sakit.Ketika bapaknya anak anak pulang dan mendapati keadaanku yang terbaring lemah seperti itu,dia langsung berkata "kamu kecapean dek,dan ini juga gejala Corona,sepertinya kamu kena Corona dek.karena kemaren aku juga merasakan apa yang kamu rasakan"
hah...benar saja,aku jadi takut untuk keluar rumah,seminggu keadaanku belum normal,hidungku tak merasakan bau,keringat tak mengucur di badanku,aku lemah dan lesu.
Tak enak makan,rasa semua makanan pahit.namun aku masih memaksakan untuk makan walau sedikit.agar aku lekas sembuh...mengingat aku juga berbadan dua...dan usia kehamilan ku juga sudah memasuki bulan ke 5...aku takut bila aku tak sembuh juga,itu akan berpengaruh pada janin yang ku kandung
ku ajukan cuti ke bosku, aku katakan yang sejujurnya bahwa aku terkena gejala Corona
Keadaanku masih lemas,dan belum dapat melakukan aktivitas apapun.karena jujur saja...badan ku berasa sakit sekali,pegal yang teramat sangat pegal.
Mbak Vidi mengijinkan ku untuk rehat sampai aku sembuh ...
...****************...
lanjut besok ya reader ...
untuk bab Corona seharusnya banyak banget yang mau mbak min jabarin...karena disaat itu benar benar sedang gentingnya masalah Corona ini
__ADS_1
suaminya itu tokoh utama juga sebenarnya keluar masuk Jogja temanggung juga harus menggunakan surat sehat dan surat jalan dari dinas terkait ya .. supaya lolos jalan dan tidak usah dikarantina ..