
*flashback
Anakku terlihat girang dan sumringah ketika diangkot... bahkan bayiku sangat senang sekali berada didalam angkot...
mungkin bagi mereka,ini adalah jalan jalan ke tempat Bulik mereka, padahal sebenarnya bukan ...
aku kasihan dengan anak anakku,apalagi anak kedua ku,dia begitu dewasa menyikapi masalah ku,bahkan dia juga yang menghiburku
setelah sampai di perempatan tempat terakhir pemberhentian angkot, kami pun turun.
mereka ku berikan uang untuk membeli susu kemasan,air mineral,teh botol dan juga roti untuk mengganjal perut mereka yang sedari tadi belum terisi apapun dan juga meredakan haus yang sedari tadi mereka tahan
Aku memang membawa air putih,namun sudah habis semenjak tadi.
perjalanan dari tempat pemberhentian angkot hingga sampai ketempat tinggal adikku masih lumayan jauh
kutuntun dua anak ku agar mereka berjalan dipinggir jalan .karena yang kami lalui adalah jalan raya tanpa trotoar untuk pejalan kaki.
setengah jam kemudian,aku sampai ketempat adikku
ibuku belum pulang dari jalan santai ,hanya ada adikku yang terkaget kaget melihatku sudah berada dirumahnya
tanpa basa-basi adikku membawa kami masuk,membuatkan teh hangat..
__ADS_1
seketika itu juga,dua anakku lupa bahwa tadi mereka kecapean berjalan,bahkan saat ini sudah asyik bermain bersama keponakan mereka
maafkan ibu nak,ibu bukan ibu yang baik buat kalian,bahkan ibu tega memaksa kalian berjalan jauh demi kita bisa pergi ketempat yang ibu rasa aman untuk kita..
tuhan ampuni aku..
...****************...
selepas beberapa jam melepas lelah,aku dengan lancar menceritakan semua kejadian yang aku alami hingga aku nekat pergi kerumah adikku
tangis ibu dan adikku pecah seketika,mereka memelukku,bisa kurasakan mereka memberi semangat untukku
bahkan adikku menawarkan agar aku berada dirumahnya sesuka hatiku...bahkan mau sampai selamanya juga boleh
Namun biarpun aku berada dirumah adikku,aku tetap memiliki perasaan nggak enak
...****************...
3 hari sudah aku berada ditempat adikku,selama itu pula suamiku selalu menanyakan apa keinginanku,meminta maaf untuk kesalahan nya kemarin...
aku masih saja ingin mengontrak rumah untuk kami tinggal,maka dari itu suamiku mengirim pesan panjang mengatakan mengijinkan ku mencari rumah kontrakan,bahkan dia sudah mentransferkan sejumlah uang untuk aku mencari kontrakan
Dan benar saja,tuhan memberikan kemudahan jalan,lewat aplikasi biru yang aku punya,aku menjelajah grub rumah kontrakan,dan menemukan satu rumah kontrakan yang sederhana tapi bagus untukku dan anak anak
__ADS_1
Tanpa berfikir panjang ,aku langsung menghubungi nomer yang tertera dalam caption-nya
berganti dengan berbalas chat di aplikasi hijau, akhirnya kami deal untuk mengontrak rumah ini satu tahun
dari rumah adikku aku langsung menuju rumah kontrakan
sebelumnya aku pamit kepada adikku,suaminya dan semua keluarga adikku yang disana,tak lupa aku mengucapkan terimakasih kepada adikku , suaminya dan semua keluarganya,karena selama 3hari aku sudah merepotkan adikku
Aku dijemput anak sulungku,kami langsung menuju rumah kontrakan itu,ibuku sudah menungguku disana
Dan disini lah aku,dirumah kontrakan baru,meskipun aku belum mempunyai apapun didalam rumah,tapi niatku sudah bulat untuk tidak pulang ke rumah orangtuaku,aku juga tak kan pulang kerumah mertuaku
dan disinilah aku,dengan suasana baru yang menenangkan sedikit hatiku,rumah sederhana dengan area depan rumah yang jauh dari bisingnya kendaraan yang lalu lalang.mereka akan bebas bermain
terimakasih tuhan atas semua pemberian mu, walau pun hamba selalu meragukan takdir hamba dan selalu menghujat dan tak pernah bersyukur,namun engkau masih berbaik hati kepada hambamu yang hina ini
masih memberikan hak yang sangat aku perlukan. Alhamdulillah alla kulli haal
Alhamdulillah alla kulli haal
Alhamdulillah alla kulli haal
Alhamdulillah alla kulli haal
__ADS_1
Alhamdulillah alla kulli haal
Alhamdulillah alla kulli haal