Ikan Yang Kupancing Bisa Upgrade

Ikan Yang Kupancing Bisa Upgrade
Bab 14 Berkomunikasi


__ADS_3

Setelah Regas pergi, Yanti tersenyum dengan sedikit ejekan di wajahnya, “Merysa, apakah kamu benar-benar menyukai pria tampan itu?”


“Apa? Mana mungkin aku menyukainya setelah bertemu dua kali? Aku tidak tahu siapa dia. Aku hanya ingin berkomunikasi dengannya. Lagi pula, tidak mudah bertemu dengan seseorang yang begitu tampan,” ucap Merysa dengan tak berdaya.


Yanti juga mengangguk setelah mendengarnya. Dia tahu sifat sahabatnya sangat terus terang dan tidak suka basa basi. Jadi, Merysa memang berkata jujur.


Jangakan Merysa, Yanti sendiri juga ingin berkenalan dengan Regas. Hanya saja, Merysa sudah bergerak lebih dulu, jadi Yanti tidak berani berbicara.


Hal ini sangat normal. Ketika seorang pria bertemu dengan wanita cantik, mereka pasti ingin mendekatinya. Begitu juga sebaliknya.


Regas kembali ke posisi semula, mengeluarkan umpan pancing dan mulai memancing.


Regas sudah menangkap tiga ekor Ikan Aligator pagi tadi. Ditambah satu ekor di waduk sebelumnya, persentase penangkapan sudah meningkat ke 40 persen.


Walaupun belum melewati 50 persen, nilai itu sudah tidak rendah.


Pagi tadi, dia harus melempar alat pancing sebanyak dua puluh kali untuk mendapatkan ikan pertama. Kali ini, dia hanya melempar sepuluh kali sebelum Ikan Aligator memakan umpannya.


Regas mulai menarik talinya dengan mahir. Ikan aligator yang ditangkapnya ini paling kecil, sekitar 1,5 kilogram. Jadi, Regas bisa menariknya ke pinggir danau dalam waktu beberapa menit.


Regas memegang pancing dengan satu tangan, lalu tangan lainnya mengambil jaring di samping. Namun, sepasang tangan putih tiba-tiba mengambil jaringnya dan memberikannya pada Regas.

__ADS_1


Melihat Merysa yang tersenyum, Regas sedikit terpana. Regas lalu tersenyum dan mengambil jaring untuk menangkap ikan aligator itu.


“Terima kasih, tapi bukankah kalian sedang membuat video, kenapa kamu datang ke sini?”


“Sudah selesai, jadi kami jalan-jalan di sekitar sini.”


Regas tertegun ketika menatap Merysa. Merysa benar-benar cantik dan tampak seperti bidadari.


“Baguslah. Menurutku kamu menari dengan sangat baik. Apakah kamu belajar menari?” tanya Regas sambil mengeluarkan pisau untuk membunuh ikan aligator.


“Betul! Ayo kenalan, namaku Merysa Tobing. Aku adalah seorang konten kreator di Youtube. Ini sahabatku, Yanti Floresia dan fotograferku, Hanna Toreja.’


Yanti dan Hanna hanya tersenyum pada Regas, tetapi mereka tidak berbicara.


“Memancing? Ternyata kamu bekerja sebagai nelayan.”


Merysa baru sadar bahwa pantas saja pria ini begitu pandai memancing. Tidak ada satu pun orang yang berhasil mendapatkan ikan aligator. Namun, Regas justru bisa mendapatkannya dengan mudah. Hal itu membuat Merysa bingung.


“Biasanya orang-orang yang menjadi nelayan pasti berkulit gelap dan tampak kasar. Bagaimana bisa kulitmu begitu bagus?”


“Betul, betul. Bagaimana cara perawatannya?” tanya Yanti yang penasaran. Mereka juga sering menghabiskan banyak uang untuk perawatan.

__ADS_1


Kalau bisa mendapatkan cara perawatan yang baru, itu akan lebih baik.


“Kalian jangan salah paham, aku baru saja mengundurkan diri. Biasanya sering duduk di kantor, makanya kulitnya lebih terang. Setelah berlama-lama di laut, kulitku pasti akan menjadi gelap.”


Regas juga tak berdaya. Ternyata, penampilan adalah titik perhatian wanita.


Setelah membunuh ikan aligator, dia pun menyimpan alat pancingnya, memasukkan ikan aligator ke dalam jaring, lalu pergi ke titik selanjutnya.


Merysa dan yang lain sedikit kecewa ketika tidak mendapatkan metode perawatannya. Melihat Regas ingin pergi, dia buru-buru berkata, “Kamu sudah selesai memancing?”


“Bukan, aku melihat jejak ikan aligator di depan sana. Jadi, aku ingin pindah tempat,” ucap Regas menjelaskan. Dia menjelaskan karena khawatir mereka mengira Regas sengaja menghindar.


Walaupun Regas tidak ingin menjadi pemandu, dia tidak mungkin bersikap angkuh ketika ada wanita yang mendekatinya.


Merysa tertegun sejenak. Namun, pengambilan video hari ini sudah selesai. Mereka hendak pergi makan dan jalan-jalan setelah itu.


Ketika ingin pergi, mereka kebetulan melihat Regas, sehingga menghampirinya.


“Bagaimana kalau kita bertukar nomor kontak? Kamu juga orang lokal sini, aku bisa bertanya tempat wisata dan tempat makan padamu. Kalau kamu berkenan, kamu juga bisa mengikuti aku di Youtube. Bantu aku menaikkan jumlah viewnya.”


Regas berkata sambil tertawa, “Bagaimanapun aku juga termasuk penggemar langsung, tidak masalah.”

__ADS_1


Namun, Regas sudah terbiasa dimintai nomor kontak oleh wanita. Dia pun mengeluarkan ponsel dan memberikan nomornya.


__ADS_2