
Kebetulan Regas sampai di kantor pada pukul delapan dan Michael sedang berdiri di depan pintu kantor.
Melihat Regas datang terlambat, Michael pun berkata setelah melihat arloji di tangannya, “Kamu sedikit terlambat hari ini. Ingatlah untuk datang lebih awal.”
“Jangan khawatir, tidak ada lain kali lagi,” jawab Regas. Setelah itu, dia langsung duduk di meja kerjanya.
Michael tidak mengerti maksudnya. Melihat jam kerja sudah tiba, dia menyuruh resepsionis untuk mencatat orang-orang yang terlambat, lalu menyerahkannya pada bagian keuangan.
Setelah itu, dia kembali ke ruangan kantor untuk melanjutkan menyeduh teh dan menikmati hidup.
Proposal 'mendesak” yang dibutuhkan kemarin malah tidak mendesak lagi.
Walaupun ingin mengundurkan diri, Regas tetap mengerjakan tugasnya dengan baik.
Melihat jam pulang hampir tiba, Regas baru membawa proposal yang sudah diselesaikannya kemarin, lalu datang mencari Michael yang sedang menonton film.
“Pak Michael, ini proposal yang kamu inginkan kemarin.”
Setelah membaca dua halaman, Michael langsung melemparkannya kembali sambil berkata, “Proposal ini tidak bisa digunakan, ganti lagi.”
“Baiklah, aku akan menggantinya besok.”
Membuat dua halaman dan sudah selesai? Disuruh mengganti lagi?
Seharian ini Michael tidak mengungkit tentang proposal, sepertinya memang tidak mendesak.
Namun, mengingat dirinya akan mengundurkan diri, Regas pun menahan diri. Dia mengambil proposalnya dan bersiap untuk pulang.
Namun, ketika mendengar Regas akan menggantinya besok, Michael langsung tidak setuju. “Oi, oi. Jangan besok, malam ini lembur dulu. Klien butuh buru-buru.”
Regas mulai percaya diri, dia langsung menolaknya. “Malam ini aku ada urusan lain. Jadi, tidak bisa lembur.”
__ADS_1
Michael langsung duduk tegas dan menggunakan trik sebelumnya. “Regas, kenapa kamu tidak mengerti? Kamu harus memanfaat kesempatan dengan baik.”
Regas sangat marah, “Jangan ungkit lagi tentang belajar atau kesempatan. Aku datang untuk mencari uang, bukan mendengar ocehanmu.”
“Lalu, setelah besok, aku tidak akan datang lagi. Jangan lupa transfer gajiku di tanggal sepuluh bulan depan.”
Ocehan tidak berguna!
Regas tidak tertarik. Awalnya, dia ingin pergi dengan baik. Siapa sangka Michael masih menyuruhnya lembur. Benar-benar tidak tahu diri.
“Kamu ….” Michael sedikit bingung. Setelah itu, dia langsung berkata, “Kamu mau mengundurkan diri?”
“Perusahaan memiliki aturan bahwa pengunduran diri harus diajukan satu bulan sebelumnya. Kamu tidak bisa mengundurkan diri secara mendadak. Kalau kamu benar-benar ingin pergi, perusahaan akan menganggapnya sebagai bolos kerja.”
Regas terkekeh dan menggelengkan kepalanya. “Perusahaanmu tidak menandatangani kontrak kerja, dan sebagian besar karyawan tidak ada kontrak. Kalau kamu ingin membuat keributan, kamu yang akan rugi besar.”
Melihat bahwa Regas tidak takut, Michael menyipitkan matanya lagi sambil mengancamnya, “Aku ingat kamu adalah orang lokal. Kalau kamu melakukan hal seperti ini, apakah kamu tidak takut tidak bisa mendapatkan pekerjaan di kota ini?”
“Kamu tidak perlu khawatir. Awalnya, aku masih berpikir untuk datang lagi besok. Kita bisa berpisah dengan baik-baik. Tapi melihat kondisi ini, aku tidak akan datang lagi besok. Besok, kamu langsung transfer saja gaji 29 hari ke rekeningku.”
Kebanyakan rekan kerja juga menyadari situasi ini. Rekan kerja di samping Regas ingin bertanya, tetapi melihat ekspresi Michael yang masam, dia langsung ketakutan.
…
Setelah meninggalkan kantor, Regas merasa sangat lega.
Ternyata mengundurkan diri merupakan hal yang paling menyenangkan. Dia juga tidak perlu khawatir mencari kerja. Satu-satunya hal yang merepotkan adalah menjelaskan kepada keluarganya. Jadi, dia terpaksa merahasiakannya dulu.
Setelah kembali ke kontrakan, Regas segera menghubungi pemilik untuk mengembalikan kontrakan itu. Malam itu, Regas sudah membereskan semua barang-barangnya ke dalam mobil. Dia ingin kembali ke rumah tua dan tinggal di sana untuk sementara waktu.
Kampung halaman Regas terletak di tengah gunung, ada jalan setapak lebih dari dua puluh meter di halaman belakang yang cukup untuk dilewati mobil.
__ADS_1
Sisi lain jalan adalah jalan menanjak, jadi Regas tidak perlu melewati pintu tetangga untuk pindahan. Dia cukup memarkirkan mobil di halaman belakang.
Sesampainya di rumah, dia mengeluarkan kunci untuk membuka pintu, lalu memindahkan semua barang bawaannya ke dalam rumah terlebih dahulu.
Walaupun dikatakan rumah tua, sebenarnya hanya terlihat tua di luar dan bagian dalamnya baru saja direnovasi setahun sebelumnya.
Regas dan keluarganya sering datang tinggal di sini sehingga dalamnya juga tidak kotor.
Rumah tua ini memiliki dua lantai. Masuk dari pintu belakang, ada satu lorong menuju ruang tamu. Sisi kiri adalah dapur dan sisi kanan adalah tangga dan kamar mandi.
Menelusuri koridor ke depan merupakan ruang tamu, tempat mereka biasanya makan.
Ada sebuah ruangan di sebelah ruang tamu, yang dulunya adalah tempat tinggal kakek-nenek Regas. Namun, mereka telah meninggal lebih dari sepuluh tahun yang lalu, ruangan itu dikosongkan dan digunakan sebagai gudang barang.
Keluar dari ruang tamu adalah halaman depan, halaman depan tidak kecil, ukurannya hampir sama dengan rumah. Luasnya tujuh puluh hingga delapan puluh meter persegi.
Ada sumur air dan tempat cuci pakaian di sisi kiri halaman.
Regas membawa barang bawaannya ke lantai dua. Tata letak lantai dua sangat sederhana, hanya dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Awalnya ada tiga kamar tidur, tetapi kamar tidur yang terhubung ke kamar mandi sangat kecil, dan tidak banyak ruang untuk tempat tidur berukuran 1,2 meter. Itu adalah kamar masa kecil Regas.
Sekarang tidak ada yang tinggal di rumah ini, sehingga dinding kamar kecil itu sudah dihancurkan untuk membangun kamar mandi yang lebih besar. Di dalamnya juga ada sebuah bak mandi.
Setelah mandi, Regas berbaring di kamar untuk menghitung tabungannya sekarang.
Dia mendapatkan Rp3.160.000,- kemarin, sehingga total tabungannya sekitar empat puluh enam juta lebih.
Michael seharusnya tidak mungkin mengurangi gajinya. Dia akan mendapatkan gaji sekitar tiga belas juta lebih pada tanggal sepuluh. Dengan begitu, total tabungannya mendekati enam puluh juta.
Sementara ini, uang tabungannya sudah cukup. Sekarang, semoga kemampuan ajaib dapat membantunya mencari makan.
__ADS_1
Ke depannya, dia tidak khawatir tidak bisa mendapatkan uang.
Dia hanya perlu menaikkan level beberapa binatang air yang lebih umum dalam jumlah besar, sehingga bisa menjamin kehidupannya.