Ikan Yang Kupancing Bisa Upgrade

Ikan Yang Kupancing Bisa Upgrade
Bab 4 Mencoba Memancing


__ADS_3

Regas masih belum memikirkan rencana selanjutnya.


Sementara ini, dia tidak bisa bepergian jauh. Alat menangkap ikan yang diberikan oleh Buku Ilustrasi Perairan hanya tangan dan alat pancing. Hal itu artinya Regas bisa menangkap ikan dengan tangan atau memancingnya. Namun, untuk sementara ini, Regas tidak bisa menyewa kapal untuk pergi menangkap ikan.


Mungkin saja, dia bisa membeli alat pancing untuk memancing ikan.


Sebagai seorang pekerja kantoran, Regas sering mencari binatang air di pantai atau keluar dengan kapal saat liburan. Namun, dia belum pernah memancing.


Alasan utamanya adalah hiburan ini bisa membuatnya ketagihan begitu dicoba. Regas sedikit khawatir akan kehilangan kendali atas dirinya sendiri setelah mencobanya, jadi dia tidak pernah mencobanya.


Setelah mengundurkan diri, nelayan diperkirakan akan menjadi mata pencaharian utamanya.


Namun, kekurangan exp juga menjadi masalah. Regas membaca banyak pengetahuan tentang memancing pada malam hari. Dia memutuskan untuk memancing ikan air tawar terlebih dahulu.


Alasan utamanya adalah biaya memancing ikan laut lebih mahal, dia juga masih pemula sehingga tidak bisa menanganinya. Jadi, Regas lebih baik berlatih dengan ikan air tawar terlebih dahulu.


Keesokan harinya, Regas tidak perlu bekerja. Dia bangun sendiri sekitar pukul sembilan lewat sepuluh menit.


Biasanya dia juga bangun pukul setengah sembilan di hari kerja. Sepertinya dia sudah terbiasa bangun pagi.


Regas tidak bermalas-malasan di tempat tidur. Setelah mandi dan gosok gigi, dia baru ingat tidak ada makanan di rumah.


“Aduh, sepertinya aku harus menangkap beberapa binatang air di pantai untuk stok makanan.”


Penghasilan dari pekerja lepas tidak tetap, bahkan lebih sulit di awal. Regas memutuskan untuk menabung sebanyak mungkin di awal.


Ketika pendapatan mulai stabil kedepannya, dia tentu saja tidak perlu terlalu perhitungan lagi.


Keluar dari pintu belakang, dia pergi untuk sarapan.


Lokasi rumahnya relatif ke dalam dan jauh dari jembatan penyeberangan laut. Tetangga di sekitar rumahnya merupakan pasangan paruh baya, sehingga tidak ada tempat untuk sarapan.

__ADS_1


Untuk sarapan, Regas harus berkendara sepuluh menit untuk sampai di dekat jembatan.


Pantai di dekat pulau ini dikelilingi oleh vila dan hotel, dan tentu saja terdapat banyak restoran untuk sarapan.


Satu porsi nasi ketan dan sebotol susu segar harganya tujuh belas ribu rupiah. Dia benar-benar harus berhemat.


Setelah makan, Regas pergi membeli alat pancing di toko pancingan.


Ada tempat memancing di pulau itu dan ada waduk di puncak gunung yang tidak dimiliki oleh siapa pun. Jadi, Regas memutuskan untuk memancing di sana.


Hari ini, dia akan menangkap ikan mas, lalu membeli sebotol bir untuk masak ikan mas alkohol.


Untuk memancing ikan mas, kecocokan tali pancing berbeda dengan setiap musim.


Misalnya, ketika musim di mana suhu masih tinggi, tali pancing umum yang digunakan adalah ukuran 0,6 untuk tali cadangan dan ukuran 1,0 untuk tali utama. Lalu, mata kail yang digunakan adalah nomor 3 atau 4.


Saat suhu turun, kita bisa menggunakan 0,4 tali cadangan dan 0,8 tali utama dengan mata kail nomor 2 atau 3.


Ikan di waduk umumnya dilepas oleh orang, tetapi tidak ada yang menyewanya untuk pembibitan. Alasan utamanya adalah masyarakat di sini tidak suka makan ikan air tawar, sehingga ikan di dalamnya semuanya liar.


Regas juga tidak yakin. Jadi, dia membeli total empat kotak tali pancing. Satu kotak tali cadangan 0,8, satu kotak tali cadangan 1,0, satu kotak tali utama 1,0, dan satu kotak tali utama 1,2.


Satu kotak delapan rol, satu rol sekitar 4,5 meter.


Dia juga membeli mata kail ukuran 3 sampai 4.


Atas rekomendasi penjual, Regas membeli beberapa umpan, dua botol nasi anggur dan sekantong jagung untuk membuat sarang.


Regas menghabiskan lebih dari dua ratus ribu untuk membeli semua itu. Regas pun terkejut karena biaya untuk memancing cukup mahal. Memancing di laut benar-benar di luar jangkauan orang biasa.


Setelah itu, dia pergi ke pasar untuk membeli lauk dan beras, lalu pulang ke rumah untuk masak.

__ADS_1


Di zaman sekarang, pria tidak berani pacaran kalau tidak bisa masak.


Siang hari, Regas memasak dua makanan sederhana, kemudian pergi setelah makan.


Jarak waduk yang berada di puncak gunung tidak terlalu jauh dari rumah Regas. Hanya memerlukan waktu 20 menit berkendara.


Ketika Regas sampai, dia melihat beberapa orang sedang memancing di waduk, tetapi tidak banyak.


Benar juga. Orang yang tinggal di kepulauan jarang memancing ikan air tawar. Ketika dalam perjalanan pulang setelah membeli alat pancing tadi pagi, Regas juga melihat banyak orang berdiri di batu karang untuk memancing ikan laut. Memancing ikan laut yang lebih ganas tentu saja lebih menyenangkan daripada memancing ikan air tawar.


Apalagi banyak kolam penangkaran di dekat laut. Beberapa kolam penangkaran yang terbengkalai berisi banyak ikan bass dan ikan belanak yang masih hidup. Orang-orang yang mengerti pasti akan memancing di tempat itu.


Regas tidak pergi memancing karena dia tahu alat pancingnya tidak cukup bagus.


Alat pancingnya hanya cukup untuk memancing ikan-ikan kecil. Kalau bertemu ikan bass seberat satu kilogram, jangankan talinya putus, kemungkinan tiang pancingnya patah juga sangat tinggi.


Setelah memarkir mobil, Regas mengambil peralatan dan mencari tempat yang tidak ada orang di sekitarnya, samar-samar terlihat beberapa tumbuhan air di permukaan air yang merupakan tempat ikan bersembunyi.


Waduknya tidak kecil dan hanya ada sedikit orang, jadi Regas dapat menemukan lokasi yang bagus dengan mudah.


Kalau ingin mendapatkan ikan, kita harus menukarnya dengan makanan.


Nasi anggur dan jagung yang dibeli Regas sangat berguna, dia mengambil segenggam nasi anggur dan memercikkannya ke permukaan air sekitar 4 meter jauhnya.


Jangkauan pancingnya hanya sekitar 4,5 meter. Jarak ini sudah cukup.


Pada dasarnya butuh setengah jam agar sarang makanan itu menjadi efektif, tetapi Regas tidak mau menunggu.


Dia mulai memasang tali pancing dan kail. Kemudian menyiapkan ember dan bangku lipat yang dibawanya dari rumah.


Dia meremas umpannya dan menggulungnya menjadi bulatan seukuran kacang. Setelah membelahnya, Regas menggantung umpan itu di kail.

__ADS_1


Alat pancing seperti ini tidak perlu dilempar. Kita hanya cukup mengangkat alatnya, kemudian melepaskan tali pancingnya. Berat dari talinya akan secara alami membawa kail ke tempat yang seharusnya di permukaan air. Setelah itu, kita hanya perlu menunggu waktu yang tepat untuk memasukkan kailnya ke dalam air.


__ADS_2