
Dua Minggu setelah pertemuan di ruang secret.Perang melawan raja iblis Ververion akhirnya dimulai.
Pasukan yang berjumlah 500.000 kesatria yang merupakan gabungan dari keempat ras telah siap menyerang kastil milik raja iblis.Mereka berkumpul di sebuah dataran rumput yang jaraknya puluhan kilometer meter dari kastil raja iblis.Menunggu hari esok untuk memulai penyerbuan.
Di sore harinya saat angin mulai bertiup kencang telah datang kabar yang buruk.
“Gawat ...!,tuan Zane ada kabar buruk!”Seorang prajurit dengan tergesa-gesa masuk kedalam tenda milik Zane Bevor yang merupakan pemimpin utama untuk misi penyerangan Raja iblis.
“Bodoh!Apa kamu tidak memiliki sopan santun!?”Ucap seorang pria yang sedang berdiri disamping tuan Zane.Tuan Zane sedang duduk sambil membaca ulang strategi yang telah disiapkan.
“Sudah cukup Rei.”Ucap tuan Zane sambil mengangkat tangannya.
“Baik”
“Jadi ada apa.Apanya yang buruk?”
“Ya.Mohon maaf atas kelancangan saya.Saya dari kelompok penjaga pasukan sihir.Ini tentang pasukan pengintai yang sebelumnya kita kirim.Sepertinya mereka telah mati tuan.Dan ini adalah pesan yang mereka tinggalkan.”Ucap prajurit itu sambil menunjukan sebuah gulungan berwarna merah.
Para prajurit pengintai yang mati akan meninggalkan pesan dalam sebuah gulungan.Warna gulungan berbeda-beda tergantung tingkat bahaya yang tertulis.Dan gulungan merah artinya sangat berbahaya atau bisa juga sangat penting.
“Gulungan berwarna merah!?Rei cepat periksa”
“Baik tuan.”
Rei segera mengambil gulungan itu dan membukanya.
“Baiklah,apa saja yang tertulis di situ?”
“Musuh,musuh telah menyiapkan pasukan untuk melawan kita!”
“Pasukan?Apa,itu tidak mungkin? ...hmm.Ada berapa jumlah mereka dan juga... apa saja ras mereka?”Ucap tuan Zane sambil mengusap-usap jenggot tipis di dagunya.
“Yang tertulis di sini adalah mereka mungkin berjumlah sekitar 400.000.Mereka terdiri dari Undead,Orc, lizardman,Goblin, Troll,para monster seperti di dungeon dan masih banyak monster lainnya lagi tuan.Dan mereka sepertinya dipimpin oleh para iblis tinggi.”
Duar.Tuan Zane memukul meja didepannya.
“Tidak mungkin!Mereka bisa menyiapkan dan mengatur para monster sebanyak itu.”
“Bu-bukan hanya itu saja tuan.Para monster itu juga menggunakan perlengkapan tempur sempurna.”
“Apa?Apa maksudmu?”
“Ya.Mereka menggunakan zirah,perisai dan senjata yang terlihat kuat.Mereka juga sepertinya memiliki pasukan pengguna sihir.”
“Mu-mustahil.sampai seperti itu?Ini benar-benar hal yang buruk.”
Tuan Zane diam sambil memegangi kepalanya.Dengan ekspresi khawatir kemudian dia melanjutkan.”Seperti apa yang kaisar Zeroz katakan.Pertempuran ini tidak akan mudah.Akan tetapi kita tidak mungkin mundur dari pertempuran ini.Rei panggil para pemimpin lainnya.Kita harus merundingkan strategi kita kembali.Cepat!”
“Siap tuan Zane! saya akan segera kembali”Ucap Rei kemudian berlari keluar dari tenda tersebut.
“Kamu juga terima kasih.Kembali ke pasukan mu dan perkuat penjagaan.cepat.”
__ADS_1
“Baik.Permisi tuan.”
Setelah prajurit itu pergi tuan Zane menghela nafas berat.
Kenapa mereka memiliki kekuatan tempur sebanyak itu.Bukankah kastil itu baru dibuat dua bulan lalu?
Dan sejak kapan mereka benar-benar siap berperang sampai memakai perlengkapan tempur.Ini sangat aneh karena mereka itu monster,dari mana mereka mendapatkan itu.Apa sebelum kami membentuk pasukan atau mereka baru membuatnya setelah mengetahui kami akan menyerang.Sepertinya ada yang membocorkan misi penyerangan raja iblis.
Tapi kami memiliki para pahlawan.Dan juga para kesatria kami itu tidak lemah.Kami pasti bisa menghadapi mereka.
Dia menghela nafas lagi.
“Sepertinya besok akan menjadi hari yang sulit.Kenapa bisa sampai seperti ini.”
Dan malamnya dia bertemu pemimpin perang yang lain dan membahas rencana dan strategi baru.
***
Keesokan harinya ketika matahari masih belum terbit.Seluruh pasukan telah berada dalam jarak lima kilometer dari kastil raja iblis.Mereka bisa melihat para monster raja iblis yang sedang bergerak kearah mereka.Akan tetapi mereka hanya diam,mereka sedang menunggu perintah dari pemimpin mereka.
Di sisi lain di bukit yang tidak jauh dari para prajurit itu.Tempat para pemimpin mengawasi jalannya pertempuran yang akan dimulai.Di dekat tebing bukit tersebut.Terdapat seorang wanita yang sedang berdiri mempersiapkan mantra sihir besar dengan tongkatnya.Wanita tersebut adalah Lily.
“No-nona pahlawan?”Ucap tuan Zane yang sedang menunggu di belakang Lily.Dia khawatir melihat para monster yang bergerak dengan cepat ke arah mereka sudah semakin dekat.
“Ini sudah sempurna!”Ucap Lily.
Kemudian muncul lingkaran sihir berdiameter satu meter didepannya.Dan muncul lagi lingkaran sihir yang lebih besar dan lebih jauh di depannya.Terus seperti itu hingga lingkaran sihir ke tujuh yang berdiameter lebih dari lima belas meter.
“Greater....Exploooooosion...!”
Lingkaran sihir didepannya langsung bersinar kemudian mengeluarkan sinar plasma berwarna oranye kearah para monster yang mendekat.Ukuranya yang sangat besar bisa menjangkau banyak monster sekaligus.Hampir seratus ribu monster yang terkena sinar tersebut langsung menghilang menjadi abu.Bersama dengan sinar matahari yang mulai muncul perang pun akhirnya dimulai.
“Serang...!”
Huraaa....
“Bunuh mereka semua...!”
Huaaa....
Teriak para prajurit di ikuti oleh suara kuda yang berlari secepat mungkin.
“Itu adalah sihir yang sangat luar biasa nona pahlawan.”Ucap Zane dengan semangat.
Orang-orang dibelakang Lily benar-benar terlihat kagum dengan sihir tersebut dan mengatakan semacam pujian.
“Dengan ini sudah cukup bukan?”
“Iya.Terima kasih banyak nona pahlawan.”Ucap mereka sambil menundukkan kepalanya.
“Kalau begitu aku harus pergi ke tempat teman-temanku berada.Kuserahkan yang ada di sini kepada kalian.Sampai jumpa.”
__ADS_1
Lily kemudian melambaikan tangannya sambil mengucapkan mantra.
“Teleportation”
Setelah mengucapkan itu muncul lingkaran sihir dibawah kakinya.Dan dalam sekejap Lily menghilang dari sana.
“Semoga para pahlawan dapat menyelesaikan misinya dan kembali dengan selamat.”Ucap tuan Zane dan yang lainnya sebelum dia menghilang.
****
Di dalam kastil raja iblis yang sunyi hanya terdengar langkah kaki dari beberapa orang yang sedang berjalan.Mereka adalah para pahlawan yang sedang menyelusuri kastil tersebut dan mencari keberadaan raja iblis Ververion.
Tiba-tiba muncul sebuah lingkaran sihir didekat mereka dan terlihat seorang wanita dari sana.Tapi mereka tidak terkejut karena yang muncul adalah rekan mereka Lily.
“Bagaimana, semuanya aman bukan?”
“Iyah,kalian bagaimana apa saja yang kalian temukan disini.”
“Tidak ada apapun,benar-benar kosong disini.”
“Jadi begitu yah.”Ucap Lily.Kemudian mereka lanjut berjalan lagi.
“Benar-benar mirip seperti didalam dungeon yah.”
Lorong yang sedikit gelap,tembok-tembok yang terbuat dari batu yang disusun dengan rapi dengan sedikit berlumut.
“Yang membuat dungeon memang raja iblis kurasa wajar saja jika mirip.”
“Tapi entah kenapa semakin kita masuk kedalam terasa semakin mewah dan semakin bersih.”
“Itu benar”
Mereka terus melanjutkan berjalan semakin ke dalam dan memeriksa setiap ruang yang mereka temukan.
“Apa raja iblis itu memang masih disini?Mungkin saja dia ketakutan dan kembali ke Lembah kematian kan”Ucap Argo.
“Karena Kelvin tidak melihatnya di pasukan monster itu.Pasti dia ada disini ,tapi kalau memang dia tidak ada maka kita hancurkan saja tempat ini.”
“Itu...”
Kemudian mereka berhenti saat melihat sebuah pintu besar dalam jangkauan pandang mereka.Pintu besar setinggi lima meter itu terbuat dari besi yang terlihat mewah dengan ukiran yang indah.
“Sepertinya disini yah.”
“Tidak salah lagi kan”
“Biar aku saja yang membukanya.”Ucap Kelvin dengan menunjukkan panahnya yang berwarna emas.
“Kalau bisa semoga saja langsung mengenai raja iblis itu.”
Dia mengangkat panahnya kemudian muncul busur yang entah darimana datangnya.Dengan panahnya itu dia menghancurkan pintu tersebut hingga berkeping-keping.Saat debu menghilang dari pandangan mereka terlihat seorang wanita yang menggunakan gaun berwarna hitam yang sedang duduk di ujung ruangan.
__ADS_1
...****************...