IN ANOTHER WORLD WITHOUT MY EQUIPMENT

IN ANOTHER WORLD WITHOUT MY EQUIPMENT
Penyelesaian


__ADS_3

“Ho... Ada yang bisa lepas dari sihirku ternyata.”Ucap Ververion sambil tersenyum kemudian dia melanjutkan“Baiklah tidak masalah,Kalian bertiga tolong bunuh mereka semua.”


Setelah Ververion mengucapkan itu sebuah palu dengan cepat bergerak ke punggung Argo.Argo tidak memperhatikan bagian belakangnya dan saat dia menyadarinya dia tahu dia tidak akan sempat mengelak.


“Shield Protection !”


Tepat sebelum palu itu mengenainya,Lily menciptakan sihir penghalang untuk melindungi Argo.


Prang


Sayangnya penghalang tersebut hancur karena tidak kuat menahan serangan Soul.Serangan itu mengenai Argo dan dia pun terlempar hingga cukup jauh.Tapi Argo sama sekali tidak terluka karena kekuatan fisiknya yang kuat.itu juga karena salah satu kemampuan perisainya.


Lily langsung berlari mendekati Argo yang terlempar.“Kamu tidak papa Argo.Soul,apa yang kau lakukan kenapa kau menyerang Argo?”Ucapnya.


Argo yang telah bangun setelah dibantu oleh Lily.Dia menatap Soul kerena terkejut dengan serangan tadi.


“Karena kami telah diperintahkan untuk membunuh kalian.”Ucap Soul dengan lantang.Kemudian Soul berjalan kearah mereka berdua.


“Apa?Apa mungkin sihir yang tadi... sihir pengendali?”Ucap Lily yang mencoba menganalisa keadaannya.


“Mundur Lily aku akan menahannya dengan perisaiku.”Ucap Argo yang telah mempersiapkan perisainya.Dia berdiri didepan Lily untuk menerima serangan Soul.


“Alfred! Kenapa?”Di sisi lain Elina juga sedang menahan serangan tiba-tiba dari Alfred.


“Sudah dengar kan,kalian harus segera dibunuh!”


“Alfred juga terkena sihir itu?”Ucap Lily yang melihat mereka dengan wajah khawatir.


BAM!


“Sialan kau Soul... Kenapa kau mengkhianati kami,hah?”Ucap Argo yang sedang menahan serangan Soul menggunakan perisainya.


“Berkhianat?Heh,jangan bercanda! Dari awal kita memang bermusuhan,bukan.”Jawab soul yang terus menekan serangannya kepada Argo.


“Apa yang telah kau lakukan pada mereka Bngst!”Erina berteriak sambil berlari ke arah Ververion yang masih berdiri didepannya.


“Heh,Dengan melihatnya saja kamu bisa mengetahuinya kan.”


Sebelum Erin mencapai Ververion Kelvin telah menggunakan panahnya untuk menyerangnya.


“?”


Erin terkejut ketika menyadari puluhan busur yang sedang mengarah ke arahnya.


Untungnya serangan beruntun tersebut berhasil dia hindari dengan mudah.Tapi serangan tersebut tidak berhenti dan terus-menerus datang.


“Kamu juga yah, Kelvin.... Sial!”Ucapnya sambil menghindari serangan Kelvin yang tidak ada hentinya.


“Kamu sebaiknya segera bergabung dengan mereka.”Ucap Ververion.Kemudian dia berjalan secara perlahan menuju tempat duduknya untuk menonton pertarungan para pahlawan tersebut.


Iblis bangst


Gumam Erin saat melihatnya.Pergerakannya telah dikunci oleh serangan Kelvin jadi dia tidak dapat membantu teman-temannya.


“Tahan dia Argo!Aku akan menggunakan sihir penyadaran kepadanya.”Ucap Lily sambil mengarahkan tangan dan tongkatnya ke arah Soul.


“Enlightenment of conscience”


Kemudian muncul lingkaran sihir di depannya yang mengeluarkan sinar cerah dan mengarah ke Soul.


“Tidak bisa?Tapi kenapa,apa itu bukan sihir pengendali?”Ucap Lily dengan ekspresi yang sangat panik.


“Sihir pengendali?Yang benar saja,hahah... tidak ada hal seperti itu pada kami.”


Tidak menyerah,Lily kemudian menggunakan sihir lainnya yang berefek sama.Dia juga mencoba menggunakannya kepada Alfred dan Kelvin.Tapi itu tidak ada gunanya.Mereka tetap saja tidak sadar kembali dan terus menyerang mereka.


“Hentikan ini Alfred!Kita adalah temanmu cepatlah sadar!”


Elina sudah mulai kewalahan menghadapi Alfred.Dia dipukul untuk terus mundur tanpa ampun.Meskipun kemampuan istimewa tombaknya adalah dapat memprediksi gerakan yang akan diambil musuh tetap saja dia tidak dapat menahan serangan brutal dari Alfred.


'Ini buruk,aku tidak bisa mengimbangi Alfred' Gumamnya dalam hati.


Lily yang melihatnya kesulitan berusaha untuk membantunya.Dia menciptakan banyak sihir untuk menghentikan Alfred.Tapi Alfred selalu saja mampu mengatasi serangan sihirnya dengan mudah.


“Es block!”


Muncul lingkaran sihir jauh di atas kepala Lily.Kemudian lingkaran sihir itu mengeluarkan beberapa balok es yang cukup besar dan bergerak dengan cepat ke arah Soul.


Soul menggunakan palunya untuk menghancurkan balok-balok es tersebut.Percikan dari balok es yang hancur kemudian membekukan tangan dan kaki Soul.Tapi Soul bisa dengan mudah membebaskan dirinya.


“Kau benar-benar merepotkan yah Lily.Benar juga,yang pertama yang harus dibunuh seharusnya adalah kau.”


“Awh...,”


Salah satu busur milik Kelvin telah mengenai lengan kiri Erin.


“Sial,dia semakin pandai memahami pergerakan ku.”


“Auto heal ”


Meskipun pergerakannya terkunci,dia masih berusaha mencari celah agar bisa mendekati Kelvin.


“Minggir kau mahluk tidak berguna!”Soul mengucapkan itu kepada Argo didepannya.


Kemudian dia menyerang Argo dari arah samping kirinya.Serangan itu adalah serangan yang digunakan untuk membuat lawannya terpental.Sehingga Argo yang terkena serangan tersebut langsung terpental jauh kesamping.

__ADS_1


Lily yang sudah tau kalau Soul akan mengincarnya dia segera berlari kebelakang.


Apa yang harus aku lakukan?Sihir penyadaran tidak berguna pada mereka.Menyerang mereka juga tidak mungkin.Kita harusnya mundur untuk sekarang tapi kami tidak mungkin meninggalkan mereka kan.


“Sialan.Kau pikir kau bisa lari dariku!?”Teriak Soul yang mengejar Lily.


Argo tiba-tiba muncul didepan Soul.“Aku masih ada disini Soul.Tidak akan kubiarkan kau menyentuh Lily.”


“Hah?”Soul be like :gw udah muak!


Soul kemudian mendekatinya dia mengangkat palunya berniat untuk menyerang.Tapi dia berubah pikiran dan segera menghentikan serangannya itu,dia justru meraih lengan Argo dengan tangan satunya.Dia mengangkat tubuh Argo dengan satu tangan.


“Sial! Lepaskan aku Soul!”


Argo berusaha untuk melepaskan diri dari soul tapi dia tidak cukup kuat.Karena Soul memiliki tubuh tiga kali lipat lebih besar dari Argo.


Soul kemudian mengunci tangan Argo kebelakang dan menahannya dilantai.


“Lepaskan,lepaskan aku ajg kamu Soul!”Argo terus menggeliat untuk melepaskan diri dan meneriakan banyak hal kepada Soul.


Tanpa memperdulikan ucapan Argo Soul kemudian mengangkat palunya.Dia mengayunkan palunya dengan cepat dan tepat ke kepala Argo.


Cratt...


Suara berisik yang berasal dari Argo sebelumnya seketika lenyap.Kepalanya yang pecah dan hancur memberikan noda berwarna merah di lantai.Tidak hanya di lantai tapi di lengan dan wajah Soul juga.


Cratt...


Untuk kedua kalinya Soul kembali memukul kepala Argo dengan palunya.Membuat lantai disana semakin kotor saja.


“Argo...?Ini...Ini bohong kan.Hoi!”Lily membeku ketakutan ketika melihat darah.


Dia berniat untuk berlari mendekati Argo.Tapi pemikiran itu langsung menghilang ketika matanya berpapasan dengan wajah Soul yang penuh dengan darah.


Erin yang juga menyaksikan hal tersebut,kemudian berteriak kepada Lily.“Teleport! Lily,gunakan teleport untuk kita bertiga.Kalau kita tetap disini kita pasti akan mati!”


Teriakan yang sangat keras dari Erin bergema dalam ruangan tersebut.Tapi Lily tidak langsung menerimanya dia masih terpaku dengan Argo yang telah tewas.Sampai kemudian Erin berteriak lagi.


“Cepatlah Lily!”


“Ghk”


“Teleportation!”


Cling ³


Dalam sekejap Lily Erin dan Elina menghilang dari tempat tersebut.Tapi mereka bertiga kembali muncul tepat di depan pintu masuk ruangan tersebut.


“Kenapa kau teleport kesini Lily!”Ucap Elina.


Kemudian mereka berdua juga menyadari adanya penghalang sihir yang mengelilingi ruangan tersebut.


Benar-benar buruk.Apa aku harus meninggalkan mereka berdua?


Tidak,apa gunanya kembali sendirian.Aku sudah menanggung terlalu banyak hal memalukan.Meninggalkan mereka sama saja mati.Itu artinya hanya ada satu pilihan ...


“Dasar iblis bajingan!!! ”


Erin berlari dengan cepat ke arah Kelvin.


Pertama aku harus membunuh mereka.Kalau memang tidak bisa disadarkan maka mereka hanya menghalangi.


Erin menyerang Kelvin dengan cepat dan berhasil menggores lehernya sedikit.Kelvin yang tidak bisa melawan dia justru memeluk tubuh Erin.


Dan kemudian...


Pedang panjang milik Alfred menusuk perut Erin dari belakang bersama dengan Kelvin yang memeluknya.


“Kalau untuk ratu Ververion maka aku akan melakukan apapun...”Ucap Kelvin.kemudian dia melepaskan pelukannya.


Tidak mungkin yah,aku bisa mengalahkan mereka bertiga.Bahkan saat terluka mereka masih tidak sadar,sial.


Alfred kemudian menarik pedangnya dengan cepat.Kemudian Erin dan Kelvin menjatuhkan diri ke arah berlawanan.


Di detik-detik terakhir kematiannya Erin menatap wajah Ververion.


Apa-apaan dengan ekspresi itu.


Apa kami benar-benar sampah di matanya.


Apa dia senang?apa hal seperti ini terlihat menarik baginya ?


Tidak, Sepertinya tidak seperti itu aku tidak mengerti apa yang sedang dia pikirkan.


Ah... perih.Semuanya menjadi berantakan.


Semuanya sudah pasti akan mati kalau begini.


Seperti apa dunia di masa depan yah.Kalau memang ada semoga kehidupanku tidak terlalu parah.


“Baiklah sekarang giliran kalian berdua.”Ucap Alfred yang berjalan meninggalkan mayat Erin dan Kelvin.


Alfred dan Soul semakin dekat dengan Lily dan Elina yang dari tadi hanya diam dan ketakutan ketika melihat hal yang teman-temannya lakukan.


Lalu tiba-tiba....

__ADS_1


Sring


Leher Alfred dan Soul terpotong oleh sabit berwarna ungu gelap.Kepala mereka pun terjatuh kelantai dan leher mereka memuncratkan sirup yang sangat gurih bersamaan dengan tubuh mereka yang mulai tumbang.


Sprat


Ververion mencipratkan darah yang menempel di sabit miliknya.


“Baiklah siapa yang akan pulang dan juga siapa yang harus mati.Kalianlah yang akan menentukannya. Akan kuberi waktu lima belas detik.”


“Eh?”Lily dan Elina benar-benar tidak sadar apa yang telah terjadi.


Dan kemudian”Huekh...Huekh...”Lily mengeluarkan cairan pelangi dari mulutnya.


Elina yang melihatnya juga tiba-tiba ikut mual dan muntah.


“Huek Huek huek”


“Hei serangga.Aku sedang bertanya pada kalian loh.”


Elina kemudian segera bersujud dan memohon ampunan untuk dirinya.


“Saya,saya masih ingin hidup.Tolong biarkan saya hidup.Saya akan melakukan apapun untuk anda tolong.... Saya juga memiliki keluarga yang menunggu kepulangan saya.”Kemudian dia menoleh kearah Lily di sampingnya.


“Kamu... tidak memiliki keluarga kan yah Lily...Tolong matilah ...demi diriku...”


Lily hanya terdiam mendengar hal tersebut.


Tidak,Aku juga.... masih memiliki keluarga ...


“Kau tidak memiliki pembelaan?”


Ververion menunggu selama tiga detik tapi dia tidak mengatakan apapun.


“Kalau begitu selamat tinggal.”


Croot


Leher Lily terpotong oleh sabit Ververion kemudian kepala dan tubuhnya terjatuh.


“Baiklah...”Ucap Ververion.Kemudian Dia menjentikkan jarinya.


Dalam waktu singkat muncul seorang iblis laki-laki bersayap kelelawar.


“Saya telah datang memenuhi panggilan anda yang mulia Ververion.”Ucapnya dengan membungkukkan badannya sedikit.


“Bagaimana dengan keadaan mereka yang diluar?”


“Kita telah berhasil menghabisi mereka semua,yang mulia.Kemenangan ini adalah persembahkan untuk anda.”


“Baiklah sudah cukup.Ada hal yang harus kamu lakukan.”


“Hal apakah itu yang mulia? Apapun yang anda perintahkan dengan senang hati akan saya lakukan.”


“Yah,tunggu sebentar.”Dia kembali mengalihkan pandangannya kepada Elina.


“Ada yang harus kukatakan padamu telebih dahulu dan kau perlu menyampaikan ini kepada para pemimpin ras.”


“Ap-apa itu,yang mulia.”


“Kau sudah tau kan,kalau aku ingin memusnahkan seluruh ras kalian.”


“Ya.”


“Aku telah memikirkan ini sebelumnya.Aku akan memberikan kemudahan untuk kalian.


Pertama aku memberi waktu untuk kalian selama 500 tahun.Selama waktu itu kami akan mengikis jumlah kalian setiap lima tahun sekali.


Kedua aku sendiri tidak akan turun tangan,yang akan menyerang kalian adalah para bawahan ku.Aku hanya akan menonton penebusan dosa-dosa kalian.


Ketiga kalian diperbolehkan untuk mencoba bertarung melawan ku dan apabila kalian menang maka akan aku hentikan pembantaian ras ini.Itu kalau kalian menang.Ah ,benar aku ini bisa mengendalikan pria jadi kalian akan rugi jika membawa pria untuk melawanku.”


“Hanya segitu saja.Bagaimana?Ini keputusan yang hebat bukan.”


“Itu sangat luar biasa,anda terlalu banyak memberi keringanan kepada mereka yang mulia.”


“Te-terima kasih banyak yang mulia.Saya pasti akan menyampaikan pesan Anda kepada mereka.”


“Baiklah,ini tugas untukmu Drefh antar dia keluar dan jangan sampai dia mati.Sepertinya ada pasukan bantuan yang sedang menuju ke sini,Kau berikan saja dia kepada mereka itu akan lebih mudah.


Dan setelah kembali kamu harus membersihkan tempat ini.Lalu kirim pasukan kita dan pasukan yang tersisa dari perang tadi untuk pembantaian pertama melalui dungeon.Apa kamu sudah mengerti.”


“Siap!Saya mengerti yang mulia.”


“Baiklah aku ingin kembali ke kamarku.Tolong jangan mengganggu waktu istirahatku.”Ucap Ververion sambil berjalan meninggalkan mereka berdua.


“Dimengerti.”Setelah membungkukkan badannya kepada Ververion yang semakin menjauh Drefh kemudian mendekati Elina yang masih gemetar ketakutan.


“Kalau begitu ....


Saatnya kembali bekerja.”


[Tersenyum]


...****************...

__ADS_1


__ADS_2