
Para pahlawan telah sampai di aula tengah Kastil raja iblis.Mereka berdiri di depan pintu aula yang telah hancur dan menatap wanita sedang yang duduk di ujung ruangan tersebut.
Alfred menoleh kearah dark Elf disampingnya lalu dia bertanya.“Bagaimana Kelvin apa benar dia orangnya?”
“Yah,tidak salah lagi dia adalah raja iblis Ververion.”Jawab Kelvin.
Kelvin adalah satu-satunya dari mereka yang mengetahui rupa dari raja iblis Ververion.Karena informasi yang dia dapatkan dari ingatan kesatria Elf yang pernah datang ke kastil.
“Argo?”Tanya Alfred kepada pahlawan yang memakai perisai paling mencolok.
Salah satu kemampuan spesial dari pahlawan perisai adalah dapat mengetahui adanya jebakan sihir atau hal semacamnya.
“Tidak ada apapun di sana.Yang lebih penting dia ternyata benar-benar seorang wanita ya.”Ucapnya setelah menggunakan perisai di tangan kirinya itu.
“Bodoh, untuk apa kau mengatakan itu hah.”Ucap Elina yang berdiri di belakangnya.
“Kenapa sih”
Ucap Argo yang bingung karena dikatai bodoh.
“Cukup.Ayo cepat kita masuk.”Alfred menghentikan pembicaraan tidak berguna mereka dan mulai berjalan.
Mereka berjalan masuk secara bersamaan kedalam ruangan besar itu.Saat mereka melihat ruangan di dalamnya mereka terlihat kagum.Karena ruangan yang begitu luas dan megah.Sangat berbeda dengan tempat lain yang mereka temui sebelumnya.Kastil yang baru dibuat dua bulan ini tampak sebanding dengan ruang tahta di kekaisaran Zeroz.
Hebat, tempat ini luar biasa.Gumam mereka.
“Sepertinya raja iblis ini memiliki selera yang bagus yah.”
Rasa kagum itu hanya sementara mereka kemudian kembali fokus kepada raja iblis yang sedang duduk jauh didepan ruangan.Ververion duduk di kursi singgasana dengan kepala yang ditumpu oleh tangan kanannya.Kaki kanannya ditaruh diatas kaki kiri.Dan dia menggunakan gaun yang bisa dibilang uwooh gitu kerena dadanya yang besar.Dengan wajah datarnya dan mata hitamnya itu dia juga melihat kearah para pahlawan tersebut.
“Jadi engkau adalah raja iblis Ververion.Bersiaplah,kematianmu akan segera datang.”Ucap Alfred sambil mengarahkan pedang miliknya kedepan.Meskipun jarak mereka puluhan meter,suaranya masih bisa terdengar hingga ujung ruangan.
Ververion terlihat tidak mendengarkan dia dan tetap memasang wajah datar.
“Sepertinya dia tidak dengar deh.”Ucap Argo.
“Tidak,dia bisa mendengarnya meskipun dari jarak ini.”Ucap Erin si gadis serigala perak.Pendengaranya adalah yang terbaik diantara mereka itu sebabnya teman-temannya langsung menerima pendapat itu.
“Bagaimana menurutmu Lily?Apa kamu merasakan sesuatu yang aneh darinya.”Tanya Alfred.
“Aku ...tidak bisa melihat apapun,bahkan kekuatan sihirnya sepertinya tidak ada sama sekali.”Ucap Lily setelah menganalisis Ververion.
“Memangnya apa yang bisa sampah lakukan?”Tiba-tiba Ververion berbicara.
“Apa?”
“Sombong sekali kau yah!”Ucap Kelvin yang kemudian menarik busur dari panahnya.
“Mari kita lihat bagaimana kau akan mengatasi ini.”
Splart
Busur yang melesat dengan kecepatan tinggi mengarah tepat ke arah Ververion tapi dia masih tidak berekspresi atau bergerak.Tiba-tiba serangan tersebut menghilang sebelum mencapai Ververion.
Ternyata busur itu mengenai penghalang yang ada diantara pahlawan dan Ververion.Para pahlawan benar-benar terkejut dengan itu.
“Ini.... ”
“Hoi Lily.”
“Maaf,aku tidak menyadarinya sama sekali.”
__ADS_1
“Jangan salahkan dia aku juga tidak menyadarinya.”Ucap Kelvin yang terlihat sedikit kesal karena tidak menyadarinya.
“Itu benar aku juga tidak menyadarinya.”Tambah Argo sambil mengangkat satu tangannya.Teman-temanya sebenarnya sama sekali tidak perduli dengan ucapan Argo itu.
“Panah milik Kelvin bahkan tidak bisa menembusnya, penghalang itu sangatlah kuat.Tapi jika kita menyerangnya secara bersamaan dengan seluruh kekuatan kita.Kita pasti bisa menghancurkan penghalang itu.”Ucap Alfred setelah menganalisis penghalang sihir didepannya.
“Tunggu,biar aku saja yang mencoba,jangan buang-buang kekuatan sihir kalian.”Ucap Soul.Dwarf tersebut memiliki tubuh yang besar dan berotot.
Pada dasarnya dwarf memiliki tubuh yang pendek tapi tidak dengan Soul karena kekuatan dari senjata palu dia bisa memperbesar dan memperkuat bagian tubuhnya.Bisa dibilang dia adalah tanker kedua setelah Argo.
“Baiklah,kamu boleh mencobanya Soul.”
Soul menganggukkan kepalanya setelah mendengarnya.
“Magical penetration”
Soul memberikan mantera Sihir ke palunya kemudian dia berlari ke arah penghalang sihir didepannya.
“God Hammer!”
Teriak soul sambil mengayunkan palunya kedepan.
Duang~ngingngngng
Suara nyaring yang terbentuk akibat benturan gada dan penghalang sihir tersebut.
“Bohong! bagaimana bisa seperti itu?”
Mereka terkejut karena serangan soul tidak mampu menghancurkan penghalang itu.
Serangan itu adalah serangan terkuat milik Soul.Seharusnya itu bisa menghancurkan gunung dalam satu kali serangan.Tapi penghalang tersebut bahkan tidak retak sama sekali.
“Sudah kuduga kita harus menyerangnya secara bersamaan.”Ucap Alfred.
Mata Ververion langsung melihat ke arahnya. Kemudian sebelum belati itu mendekat,Erin terhempas oleh semacam serangan hingga dia terbang cukup jauh.
“Ugh,Apa itu?Sihir angin?”Ucap Erin saat mendarat.
Salah satu kemampuan senjata belati kembar adalah dapat membuat sang pengguna menembus segala jenis penghalang selama itu bukan mahluk hidup.Erin telah menggunakan kemampuannya itu untuk menembus penghalang sihir milik Ververion. Dia juga menggunakan sihir kamuflase sebelumnya dan menciptakan ilusi tubuh yang berada samping Lily.
Ververion kemudian bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuruni lantai didepannya.
“Karena kamu sudah sampai disini maka aku akan menemanimu bermain sebentar.”Ucapnya dengan sedikit senyum.
Erin kemudian berlari kearah Ververion untuk mencoba menyerangnya lagi.Begitu serangannya mendekat tiba-tiba sebuah sabit muncul dan menangis serangannya.
Ting
Muncul sedikit kembang api ketika belati tersebut berbenturan dengan sabit yang berwarna ungu gelap tersebut.
Ini?
Erin yang terkejut dengan penampakan sabit tersebut langsung meloncat jauh kebelakang.
“Itu adalah...”
Mereka yang berada diluar penghalang juga terkejut dengan hal tersebut.
“Kenapa? Apa hanya dengan melihat senjata ini kalian sudah ketakutan?”Ucap Ververion dengan senyum diwajahnya.Dia kemudian mengangkat sabit yang dia pegang dan memutarnya di udara kemudian menancapkannya ke lantai dengan wajah sombong.
“Siapa yang kau bilang ketakutan hah.Jangan salah paham aku hanya sedikit terkejut.”Ucap Erin yang kemudian maju lagi untuk menyerang Ververion.Meskipun dia mengatakan itu sebenarnya dia benar-benar waspada terhadap sabit tersebut.
__ADS_1
Sabit itu sebenarnya adalah senjata pahlawan kedelapan yang dimiliki oleh ras iblis.Atau mungkin bukan karena sebutan senjata pahlawan muncul setelah perang melawan raja iblis Lucifer.Para pahlawan seharusnya sudah mengetahui tentang senjata tersebut berdasarkan sejarah senjata pahlawan yang mereka pelajari.Bahwa sabit itu memiliki tingkat kekuatan yang sama dengan senjata pahlawan lainnya.
“Gawat Erin tidak akan bisa mengatasinya sendirian kita harus segera membantunya.”Ucap Alfred sambil melirik teman-temannya.“Pertama-tama kita hancurkan terlebih dahulu penghalang ini.Semuanya keluarkan seluruh kekuatan kalian.”Merekapun menyerang penghalang sihir itu dengan seluruh kekuatan mereka kecuali Argo.
“Aku,Apa yang harus aku lakukan?”Ucap Argo terlihat bingung dengan apa yang terjadi.
“Kamu hanya perlu diam dan mengawasi kami.”
Sementara itu Erin sedang menyerang Ververion dengan segala yang dia miliki.Dia menyerangnya dengan kecepatan maksimal tapi serangannya selalu saja dihindari atau ditangkis oleh Ververion.
Kenapa-kenapa-kenapa,kenapa dia sangat cepat!?
Padahal dia menggunakan pakaian semacam itu .Gumam Erin yang mulai frustasi karena serangannya tidak pernah mengenai Ververion sedikitpun.
“Ada apa?Wajahmu terlihat sedikit aneh.”Ucap Ververion menggodanya.
Erin hanya meringis kesal ketika mendengarnya dan tetap menyerang secara terus-menerus.
Ini konyol! Padahal aku adalah yang paling cepat diantara kami tapi ini...?ini sudah berada di tingkat yang berbeda.Aku tidak akan bisa menang.
Erin menghentikan serangannya dan meloncat mundur kebelakang untuk menjaga jarak.Dia terlihat kelelahan dengan nafas yang terengah-engah.Sebaliknya Ververion sama sekali tidak terlihat kelelahan dan tampak seperti sebelumnya.
“Sudah kuduga kalian ini tidak berguna.Aku sama sekali tidak bisa menikmati pertarungan ini.Bahkan kalian tidak bisa menghancurkan penghalang ku.”Saat Ververion menoleh kearah mereka yang sedang menyerang penghalang.
prang
Ternyata penghalang tersebut telah berhasil dihancurkan oleh mereka yang diikuti tiga buah busur dan beberapa peluru sihir yang mengarah kearah Ververion.Dengan cepat Ververion menangkis serangan tersebut dengan sabitnya.
“Sudah hancur yah.Hmm...tapi karena terlalu lama aku jadi tidak bersemangat.”
“Hoaa ....”
Alfred berteriak sambil memperlihatkan pedangnya dan berlari kearah Ververion.
“Absolute Barrier ”Ucap Ververion.
Tiba-tiba muncul penghalang sihir yang sama seperti sebelumnya tepat didepan Alfred.Seketika Alfred menghentikan langkahnya yang hampir menabrak penghalang tersebut.
“Sial,Penghalang lagi?”
“Woi ternyata raja iblis hanya seorang pengecut yang beraninya bersembunyi dibalik penghalang.”Teriak Argo yang terlihat kesal.
Kalau seperti ini kapan aku beraksinya.Gumam Argo dalam hati.
“Benarkah?Aku tidak peduli dengan itu.”Balas Ververion.
“Tapi ... Melihat kalian bertarung satu sama lain mungkin akan sedikit menyenangkan.”
“Hah,Apa maksudmu.”
“Ini maksudku”
“Love...”
Setelah mengucapkan itu Ververion meniup angin yang bergerak kearah para pahlawan diluar penghalang.
“Ini,ini giliranku.Semuanya cepat bersembunyi di belakangku!”Ucap Argo yang berlari kedepan dan memasang perisainya.Angin yang sedikit kencang berhembus kearah menabraknya.
“Apasih kok angin biasa?Kukira sesuatu yang mengerikan.”
“Ho... Ada yang bisa lepas dari sihirku ternyata.Baiklah tidak masalah,Kalian bertiga bunuh mereka semua!”Ucap Ververion.
__ADS_1
...****************...