Ini Kah Luka?

Ini Kah Luka?
9


__ADS_3

Hai-hai, part ini menceritakan konten dewasa. cuman sedikit saja.. soalnya aku juga bingung berimajinasinya.. bingung juga membuat kata-kata untuk mengekspresikannya... maafkan .. happy reading..


Desahan desahan kenikmatan menggema memenuhi ruangan itu. Bibir mungil itu tak melewatkan satu inchi pun untuk ditelusuri. ******* bibir dengan penuh nafsu dan gairah. Lidahnya bergerak menjangkau seluruh isi dalam mulut. Hanya desahan-desahan yang keluar. Puas dengan bibir, bibir mungil itu turun ke area leher meninggalkan bekas gigitan-gigitan kecil yang memerah. Lagi-lagi desahan kenikmatan keluar.


Wanita itu duduk dipangkuan Oky, bercanda mesra. Sesekali Oky mengecup lembut pipi wanita itu dan mencubit gemas hidungnya. Dia terlihat begitu bahagia, tanpa beban sesikitpun. Wanita itu merangkul Oky dengan manja.


"Aku sayang kamu Ky!"


"Iya,, aku juga!"

__ADS_1


Hanya kalimat itu yang mampu terucap bahkan berulang-ulang. Tangan Oky mengusap lembut kepalanya, dan menciumi puncak kepalanya. Merapikan anak rambut yang sesekali menutupi wajahnya.


Oky beranjak berdiri, wanita itu mengikuti.


"Aku menyelesaikan laporanku dulu ya!" Ucap Oky berjalan menuju meja komputernya. Wanita itu mengikuti Oky. Dia merangkul tubuh Oky dari belakang dan menciumi pipi Oky berkali-kali seolah dunia ini miliknya berdua.


Sesekali Oky mencium bibirnya. Melumatnya dengan rakus, seperti tak ingin melepaskannya. Nafasnya memburu, masing-masing dari mereka tak ingin melepaskan kenikmatan ini. Oky asik kembali dengan komputernya, tapi perempuan itu masih asik menggodanya. Memainkan apa saja yang bisa dia mainkan di tubuh Oky.


Lagi-lagi ciuman Oky beralih turun ke area leher wanita itu menggigitnya kecil dan meninggalkan jejak kepemilikan. Tangannya tak tinggal diam memainkan squishi yang ada di atas dada perempuan itu. Desahan-desahan perempuan itu keluar memenuhi ruangan yang sempit ini. Oky tampak rakus dan asik dengan pekerjaannya. seperti seorang anak kecil yang memiliki mainan baru.

__ADS_1


Tubuh wanita itu menggelinjang, menahan deru nafsu yang bergemuruh di dalam dadanya. Nafsu yang semakin memuncak yang tak dapat mereka kuasai.


Adegan demi adegan nyata terpampang dengan jelas. Sampai akhirnya mereka meraih kenikmatan yang mereka cari. Tubuh Oky ambruk di samping perempuan itu, sesekali dia tersenyum mengusap wajahnya lembut dan mengecup keningnya berkali-kali. Wanita itu menenggelamkan wajahnya di dalam pelukan Oky. Mereka tak langsung beranjak dari tempat tidur itu, mereka langsung tertidur pulas menikmati apa yang telah mereka lakukan.


***


Tubuhku seketika membeku. Tak dapat bergerak, serasa ada palu yang menghantam kuat di atas kepalaku. Aku terluka, tapi aku tek mengeluarkan darah. Aku menangis, tapi air mataku seolah ikut membeku bersama tubuhku.


Dingin di sekujur tubuhku ku rasakan begitu menusuk sampai ke ulu hatiku.

__ADS_1


Aku langsung berpikir apa yang salah dengan masa laluku. Apa yang salah dengan diriku sampai aku mendapat hukuman seperti ini.


Terimakasih sampai sejauh ini sudah setia membaca karyaku yang masih jauh dari kata sempurna ini. Please minta like nya yaa buat para pembaca sekalian. Terimakasih juga sudah selalu mendukung karyaku para pembaca yang baik hati.


__ADS_2