
"Baiklah sekarang sisanya tinggal kalian" ucap Kaito melihat ke arah Greg, Ninya, dan celart.
"Hm.. tapi bagaimana cara mencuri skill atau pun sihir mereka ya? " ujar Kaito dengan wajah bingung sambil berfikir.
"Gawr!!! " metal tortoise kesakitan terkena serangan dari Ninya dan Greg "Sial... tangguh sekali " ujar Greg sedikit kelelahan dengan wajah berkeringat.
"Greg akan ku buat sibuk dia lalu serang dia dengan semua yang kau miliki" ucap Ninya "Baiklah tolong buat dia sibuk sebentar" balas Greg "tenang saja huft... quick step! " ucap Ninya mengaktifkan skill nya dan seketika bergerak dengan sangat cepat memutari metal tortoise.
"Celart! beri aku sihir pemulihan dan berkat akan kuhabisi cangkang besi itu dengan sekali serang" ucap Greg menghampiri Celart "Baiklah bersiaplah, wahai dewi belas kasih yang maha suci lagi maha penyayang pulihkan lah dia Restoration!" seketika tubuh Greg menyala kehijauan "Sekali lagi, wahai dewi belas kasih yang maha suci lagi penyayang beri dia berkat mu yang ilahi Blessing! " tubuh Greg kali ini bercahaya ke kuningan "Baiklah sudah" ucap Celart kelelahan menggunakan banyak sihir.
("Swosh Swosh Swosh") pergerakan Ninya yang sangat cepat memutari metal tortoise sembari "Wahai dewi sihir tebas dan hancurkan musuhku wind blade! "menembakan sihir tebasan angin ber bekali kali yang membuat metal tortoise sibuk.
"Huah!!!!! " Teriak Greg dan petir mengelilingi pedangnya " Wahai dewi sihir yang maha pintar dan kuat musnahkan musuhku dengan amarah mu! " teriak Greg merapal mantra dan ("Crack! ") tanah dibawah pijakan Greg Retak karena Greg menggunakan skill Strength dan itu menarik perhatian Kaito " Ho... menarik.. dia menggabungkan skill dan sihir" ujar Kaito dengan pelan sembari memperhatikan.
Lalu Greg berlari ke arah metal tortoise yang dibuat sibuk oleh Ninya "Rasakan ini! Lightning burst!! " teriak Greg ("Ting!") pedang Greg tertahan kulit metal tortoise yang keras namun ("Crack, Jleb! ") kulit metal tortoise hancur dan tertusuk " Gawr!!! " Metal tortoise kesakitan tak cukup sampai disitu Ninya menyerang dari arah sebaliknya "Wahai dewi sihir Kumpulkan angin disekitarku jadikan mereka tombak ilahi mu Wind Lance!! " teriak Ninya dan Angin yang membentuk seperti tombak melesat menusuk metal tortoise.
"Woah bukan kah ini momen epic" ucap Kaito melihat dari jarak aman lalu ia melirik ke arah Celart yang kelelahan "Appraisal" ucap Kaito melihat status Celart.
[Status]
[Nama: Celart]
[Ras: Manusia]
[Job: Priest]
[Gelar: none]
[Skill:none]
[Unik Skill: none]
[Mana:50]
[Sihir: Suci{B}]
[Magis:10/{120}]°Kembali penuh dalam 25 menit°
___________________________
__ADS_1
"Sepertinya ini kesempatan dia kehabisan magis itu berarti nanti Greg dan Ninya tidak bisa meminta di pulihkan olehnya, berarti dia tak bisa memakai sihir nya sementara dan tidak akan ada yang sadar bukan jika sihirnya menghilang hahaha" ujar Kaito sembari tertawa kecil "Maaf ya... tapi ini demi tujuanku" ujar Kaito mengulurkan tangan nya ke depan mengarah ke Celart "Steal" ucap Kaito mencuri sihir suci Celart.
[Mencuri sihir baru] •[Sihir suci {B}] terlintas di dalam kepala Kaito.
"Gawr!!! " ("Buk!") metal tortoise terjatuh tumbang setelah menerima serangan dari Ninya dan Greg "Yes! kita berhasil" ujar Greg dengan sedikit bersemangat dan terduduk kelelahan.
*Yosh metal tortoise itu mati mari curi skill dan sihirnya* batin Kaito dengan sedikit antusias menggunakan steal.
[Mencuri skill baru] •[Burst of metal spike] terlintas di dalam kepala Kaito sembari ia tersenyum kecil.
"Ha... ha.. baiklah tinggal kita keluarkan saja dia dari tempurungnya" ujar Ninya dengan lelah.
"ya.. lalu kita harus cepat walau bellote sudah ku sembuhkan dia kehilangan banyak darah tadi" ucap Celart.
"Baiklah kalau begitu mari lepas dia dari tempurungnya " ujar Greg
"Hei! ada yang bisa ku bantu!? " teriak Kaito bertanya dari jarak yang tidak terlalu jauh "Tidak usah! jaga saja Bellote! " teriak balas Greg.
Lalu Greg dan Ninya mulai melepas Metal tortoise dari cangkang nya.
"Yosh... sepertinya mereka tidak akan sadar jika skill dan sihir mereka menghilang Steal" ucap Kaito dengan pelan.
[Status]
[Nama:Greg]
[Ras: Manusia]
[Job: Blade master]
[Gelar: none]
[Skill: Strength, Martial arts, Sword mastery]
[Unik Skill: none]
[Mana:80/{120}]°Kembali penuh dalam 10 menit°
[Sihir:Petir{B}]
__ADS_1
[Magis:0/{100}]°kembali penuh dalam 25 menit°
___________________________
[Status]
[Nama: Ninya]
[Ras: Manusia]
[Job: Assassin]
[Gelar: none]
[Skill: Quick Step]
[Unik Skill: none]
[Mana:20/{120}]°Kembali penuh dalam 25 menit°
[Sihir:angin{B}]
[Magis:20/{100}]°kembali penuh dalam 20 menit°
___________________________
[Mencuri skill dan sihir baru] •[Martial arts, sword mastery, quick step, sihir angin{B}, sihir petir {B}] terlintas di dalam kepala Kaito.
"Woah.. aku baru tau bisa mengambil lebih dari satu skill atau sihir dari target yang sama" ujar Kaito dengan pelan setelah mencuri skill dan sihir milik Greg mau pun Ninya.
"Buahahaha ini adalah panen kurasa rencana menjadi pengangkut barang ini terbaik haha" ucap Kaito dengan pelan sembari tertawa kecil.
Setelah sekitar 15 menit Greg dan Ninya melepas Metal tortoise dari tempurungnya akhirnya mereka berhasil.
"Yosh selesai" ujar Greg selesai melepas tempurung metal tortoise "sayang sekali ya dagingnya tak bisa dijual" ucap Ninya "yah mau bagaimana lagi dagingnya keras dan rasanya juga tidak enak" balas Greg.
"Hei Kelvin bawa tempurung ini ikat kan ditas" ucap Greg menghampiri Kaito "Baiklah " balas Kaito "Hup " ujar Kaito diam diam menggunakan skill Strength.
"Hup" Greg menggendong bellote "Baiklah mari kembali ke kota lalu antarkan tempurung ini ke guild lalu bawa Bellote ke tabib " ujar Greg sembari berjalan dengan yang lainnya mengikuti sembari menggendong Bellote kembali ke kota.
__ADS_1
Bersambung......