
Setelah Greg, Ninya, Celart, Bellote, dan Kelvin (Kaito) berhasil menyelesaikan misi mengambil tempurung metal tortoise mereka bergegas kembali ke kota untuk membawa tempurung itu ke guild dan membawa Bellote yang terluka ke tabib.
Setelah mereka berjalan cukup lama bahkan sampai langit mulai gelap mereka akhirnya sampai di depan gerbang kota.
Ketika mereka sudah melewati gerbang Greg terdiam sebentar "Hei Kelvin setelah menyelesaikan misi hari ini dan membawa Bellote ke tabib kami tidak akan mengambil misi permintaan sampai Bellote sembuh, bagaimana dengan mu apa kau mau menunggu kami atau kalau kau mau kau bisa mencari party lain? " tanya Greg dengan nada serius.
".. Menunggu ya.. " ujar Kaito sembari merenung sesaat "Greg, Celart, Ninya, Bellote, Terimakasih sudah mengizinkan ku bergabung dan menyelesaikan misi bersama hari ini tapi kurasa aku akan bergabung ke party lain atau solo mengerjakan permintaan lain" jawab Kaito dengan tegas.
"Baiklah kalau begitu" ucap Greg "Yosh dari sini aku dan Celart akan membawa Bellote ke tabib dan kalian tolong bawa tempurung itu guild dan ambil uangnya lalu Ninya berikan bayaran Kelvin sebesar 20%" ujar Greg lalu berlari sembari menggendong Bellote bersama Celart meninggalkan Kelvin (Kaito) dan Ninya.
"Baiklah langsung saja ke guild" ucap Ninya berjalan menuju guild di ikuti Kaito dibelakang membawa tas dan tempurung metal tortoise.
sekitar 10 menit mereka berjalan mereka sampai ke guild.
("Ngek...") pintu Guild dibuka oleh Ninya dan Kaito lalu menuju resepsionis ("Tap tap tap tap").
"Ouh.. Ninya selamat datang kembali hm... mana yang lain? " tanya petugas resepsionis wanita.
*Hm.. petugas resepsionis nya berbeda dengan yang tadi pagi * batin Kaito.
"Mereka sedang pergi ke tabib untuk mengobati Bellote " jawab Ninya "Apa! kenapa dengan Bellote apa dia terluka parah? " ucap petugas resepsionis yang sedikit terkejut.
"Ya tidak terlalu parah karena Celart sempat mengobati nya dengan sihir namun tetap saja dia kehilangan banyak darah" jelas Ninya pada resepsionis.
"Ha.. syukurlah.. Sepertinya kalian berhasil menyelesaikan permintaanya ya" ujar resepsionis itu melirik kearah tempurung metal tortoise yang dibawa Kaito.
__ADS_1
"Yosh letak kan cangkang besar itu di ruang sana" ucap resepsionis itu menunjuk ke arah pintu "Baiklah" jawab Kaito.
Lalu Kaito meletakkan tempurung metal tortoise di sebuah ruangan yang berisi cukup banyak kulit dan tanduk monster.
Setelah menaruh tempurung metal tortoise Kaito kembali ke meja resepsionis "Ini hadiah Kalian 4 koin emas atau kalian mau koin perak saja agar mudah membaginya" tanya petugas resepsionis.
"Koin perak saja dan dibagi 5 ya " jawab Ninya "Baiklah tunggu sebentar " ucap resepsionis itu menghitung koin perak.
"Ini ada 80 koin perak atau setara 4 koin emas jika dibagi 5 masing masing dapat 16 koin perak " ujar resepsionis itu selesai membagi koin.
"Baiklah.. ini 16 koin perak mu" ucap Ninya mengambil semua koin perak dan memberi Kaito 16 koin perak "terimakasih" ucap Kaito menerima hadiahnya.
"Baiklah sekarang aku akan menyusul yang lain ke tabib terserah dengan mu" ucap Ninya pada Kaito "Baiklah aku akan kembali ke penginapan ku dan terimakasih atas kerja samanya hari ini " ucap Kaito.
"Ya baiklah sampai ketemu lagi" ujar Ninya berjalan meninggalkan Kaito perlahan Kaito juga berjalan mengarah kembali ke penginapan nya.
Dalam perjalanan Kaito kembali ke penginapan " Yosha sekarang kurasa uang ku cukup banyak hm... " ujar Kaito lalu melirik ke arah toko daging yang ditusuk dengan kayu lalu dibakar (sate) "Kebetulan sekali ,aku belum makan malam" ujar Kaito lalu membeli beberapa tusuk dengan harga 1 koin perak dan memakan nya sembari jalan pulang ke penginapan.
("Ngek") Kaito membuka pintu masuk penginapan "Oh kau sudah kembali" ucap nenek pemilik penginapan yang sedang menyapu "Iya yasudah nek aku akan ke kamar ku saja aku ingin tidur cepat" Ujar Kaito "Iya baiklah tapi jangan berisik ya dikamar sebelah mu ada orang" ucap nenek lalu Kaito naik keatas dan masuk ke kamarnya.
"Huah hm... " ujar Kaito sembari meregangkan tubuhnya karena lelah lalu duduk diatas kasur dan "Yosh saat nya Status" ujar Kaito memunculkan status.
[Status]
[Nama:Kaito]
__ADS_1
[Ras: Manusia]
[Job:Thief]
[Gelar: Manusia dunia lain]
[Skill:Acid Spray, Strength, Quick step, Bow mastery, Sword mastery, Martial arts]
[Unik Skill: Appraisal,Trans Langguage,Steal]
[Mana:50]
[Sihir: Sihir angin{B} Sihir petir {B} Sihir suci {B}]
[Magis:50]
___________________________
"Wah... jika seperti ini terus bukan kah aku akan cepat kuat" ujar Kaito tersenyum sendiri.
"Hm.. tapi mengapa setiap aku menggunakan Steal tidak mengonsumsi mana apa karena itu unik skill? atau memang tipe skill yang tidak menggunakan mana?" ujar Kaito sembari berpikir.
"Juga.. kenapa kapasitas mana dan magisku tidak bertambah? apa akan bertambah dengan sendiri nanti? ah... aku pusing masih ada terlalu banyak hal yang tidak ku ketahui" Kaito yang pusing memikirkan terlalu banyak hal.
"Ha... sepertinya memang lebih baik tidur saja dulu selesaikan masalah dan pertanyaan besok saja" ujar Kaito sembari berbaring dan dengan perlahan tertidur.
__ADS_1
Bersambung.....