Isekai: My Steal My Way

Isekai: My Steal My Way
Eps. 2.Dunia lain dan alasan pemanggilan.


__ADS_3

Bersamaan dengan redupnya cahaya seketika mereka sekelas berada di sebuah lapangan dikelilingi pilar.


"Aku berhasil" Ucap seseorang.


Semua murid jadi panik dan bingung dimanakah mereka saat ini.


"Apa yang baru saja terjadi?" Ucap Kaito dengan bingung.


"Hah Dimana ini?" Ucap salah seorang murid dengan panik.


("Tap..tap..tap..") Suara langkah kaki.


"Selamat datang para kandidat pahlawan" Ucap seorang kakek tua yang ditemani prajurit berzirah sembari menghampiri Kaito dan teman-temannya.


"Hah pahlawan?" Ucap Hugo dengan wajah bingung sembari penasaran.


"Dimana Ini sebenarnya hah! jangan bercanda kau pak tua!" Ucap salah seorang Murid dengan kasar.


"Kurang ajar jaga mulutmu rendahan!!" Ucap prajurit berzirah sembari mengarahkan pedang ke murid yang berbicara kasar tadi.


"Tenanglah..." Ucap kakek tua tersebut sembari menenangkan si prajurit.


Si prajurit pun menyarungkan pedangnya sembari meminta maaf.


"Baiklah namaku Radgast aku adalah penyihir yang memanggil kalian semua, aku tahu kalian semua pasti bingung dengan situasi ini jadi aku akan menjelaskan alasan kalian semua dipanggil secara singkat" Ucap Radgast sembari menenangkan para murid yang bingung dan panik.

__ADS_1


"Baiklah akan ku mulai cerita dan alasan kalian dipanggil" Ucap Radgast


"Saat ini... dunia di ambang kehancuran dikarenakan makhluk raksasa misterius yang turun dari langit dia berukuran sebesar gunung dengan sayap hitam yang menutupi langit dan makhluk itu membuat bencana dimana mana, makhluk itu di kelilingi energi magis yang besar yang membuat lubang penghubung neraka dan dunia tecipta, yang mengakibatkan iblis iblis keluar dari lubang itu dan iblis iblis tersebut mulai menyerang kami dan mereka juga menginvasi beberapa wilayah dan memiliki seorang pemimpin yang mengatur mereka, namun di tengah keputus asaan, kami menemukan secercah harapan yaitu gulungan kuno ritual suci pemanggilan pahlawan... yaitu kalian semua" Penjelasan dari Radgast.


"Dan untuk sementara makhluk raksasa itu berhenti bergerak, tak diketahui alasan makhluk itu berhenti namun sepertinya makhluk itu sedang tidur untuk sementara waktu" Ucap Radgast.


"Apakah kami dipanggil untuk menghentikan semua itu" Tanya Seorang murid perempuan dengan takut setelah mendengar situasinya.


"Yah... begitulah keadaan saat ini" Jawab Radgast.


"Hah!! tapi kami harus kembali kedunia kami " Ucap ketua kelas.


ketua kelas kami Shimura dia adalah orang yang pintar dan juga tegas.


"Jangan bercanda dengan ku!!" Ucap Shimura dengan kasar.


"Sudah tenanglah Shimura.." Ucap seorang murid sembari menenangkan Shimura.


"Bagaimana bisa tenang!!! lagi pula kenapa kau bisa setenang itu Akira!! " Ucap Shimura.


Akira laki laki paling tampan disekolah ia juga pernah menjadi model majalah fashion.


"Jika benar gulungan pemulangan dicuri oleh bawahan raja iblis, itu artinya satu satunya cara kita pulang adalah dengan mengalahkan raja iblis dan merebut gulungan itu" Ucap Akira sembari menenangkan Shimura.


"Baiklah biar saya antar ke aula untuk mengetahui job kalian semua dan juga para anggota kerajaan menunggu disana" Ucap Radgast sembari mengantar mereka ke aula.

__ADS_1


"Sial jadi kita hanya bisa pasrah dan menurut" Ucap Shimura dengan kesal.


"Sudahlah sebaiknya kita menurut saja" ucap Akira menenangkan Shimura.


"Aku mengerti situasinya baiklah untuk sekarang mari kita ikuti kakek itu" Ucap Hugo.


Mereka pun berjalan menuju aula dan kaito berjalan di paling belakang.


"Hei Kaito" Ucap seorang murid sembari menghampiri Kaito.


"Oh kau Touya" Jawab Kaito.


Touya Satu satunya murid yang tak membuli ataupun mengejek ku dia adalah satu satunya orang yang menganggap ku sebagai teman dan juga dia seorang otaku maniak.


"Jika benar ini dunia lain seperti game Rpg atau novel kuharap aku mendapat job yang bagus bagaimana denganmu" Ucap Touya dengan berharap sembari bertanya pada kaito.


"Yah aku juga" Jawab Kaito.


"Kurasa.. mungkin ini akhir dari kesialanku" Bisik Kaito dengan pelan berbicara sendiri.


"Para kandidat pahlawan memasuki Ruangan!!!!" Teriak prajurit sebelum kami masuk.


"Yosh mari lihat job apa yang akan ku miliki" Ucap kaito sebelum memasuki aula.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2