Janda 100 Juta

Janda 100 Juta
Saling Tatap


__ADS_3

Dania menarik kakinya, saat Gilang meletakan kakinya di pangkuannya.


"Saya hanya mau lihat luka di kakimu saja. kalau parah mau Saya kasih obat,"sambil mengangkat kaki Dania lagi .


"Ngga usah Mas. nanti juga sembuh kok,"sambil Dania mau menarik lagi,tapi Gilang menahannya.


"Sudah diam lah,!"suara Gilang sedikit tegas dan sambil menatap Dania. membuat Dania langsung menunduk dan diam.


Gilang lalu melihat kaki Dania yang hanya merah saja dan untungnya tidak lecet.setelah di lihat hanya merah Gilang menurunkan lagi kaki Dania.


Tanpa bicara Gilang lalu bangun dan menuju koper untuk ambil baju ganti. Dania melihatnya, tapi Dania tetap diam.


Gilang menuju kamar mandi setelah dapat baju. Dania mengangkat wajahnya setelah Gilang masuk kamar mandi.dan Dania bisa bernafas lega .


"Ya Tuhan .ini kamar kenapa indah sekali. coba kalau pernikahan ini di landasi cinta,pasti akan sangat bahagia menikmati malam ini,"Dania sambil memainkan kelopak bunga yang bertebaran di atas kasur.


Gilang sudah keluar dari kamar mandi dan sudah pakai kaos dan celana pendek. Gilang memang cukup tampan ,tapi Dania tidak berani menatapnya.


"Sanah ganti baju. biar lebih nyaman tidurnya,"Dania hanya mengangguk ,lalu bangun dari duduknya dan menuju koper untuk ambil baju.


Dania berjalan pelan dan menahan sakit.tapi Dania memasang wajah biasa saja.agar Gilang melihat nya tidak khuatir lagi.


Setelah ambil baju,Dania masuk kamar mandi.di kamar mandi Dania melepaskan ikatan rambut dan hiasan yang menempel di kepalanya dulu.


Setelah terlepas,baru Dania mau melepaskan gaun pengantinnya. Dania di kamar mandi cukup lama.sampai sekitar setengah jam.


Dania kesulitan buka gaun pengantinnya.tapi karena tidak mau memanggil Gilang untuk membantunya,Dania cari akal sendiri.makanya Dania lama di kamar mandi.


Dania pakai baju tidur serba panjang.lalu Dania keluar dari kamar mandi dan berjalan pelan.


Dania melihat Gilang yang sudah tiduran di kasur. di atas kasur sudah tidak ada kelopak bunga lagi.kelopak bunga sudah berserakan di lantai. rupanya Gilang membersihkan tempat tidurnya dari kelopak bunga.


"Saya tidak suka di kasur banyak bunga.makanya bunga Saya buang,"Dania hanya mengangguk pelan. Gilang sepertinya tau yang di pikirkan Dania.

__ADS_1


"Ya sudah tidurlah,ini sudah malam.kalau kamu mau tidur di kasur silakan,di sofa pun sialakan. Saya tidak akan memaksa apa mau mu."


Gilang teringat saat tadi siang Dania yang tidur di sofa .pikir Gilang Dania tidak mau tidur bersamanya.


Gilang lalu memeluk guling dan membelakanginya. Dania jadi bingung harus gimana. karena Dania sebenarnya tidak keberatan kalau memang Gilang meminta hak nya.karena ini sudah kewajiban dirinya sebagai istri untuk melayaninya.tapi karena Gilang bilang begitu,jadi Dania merasa ngga enak.


Dania ngga mungkin tidur di sofa karena sofa nya kecil. dan ngga mungkin juga tidur di lantai kan. Dania yang sudah merasa lelah di tambah kaki sakit, akhirnya memutuskan tidur di kasur saja.walau pun nanti Gilang mau gimana gimana ,mereka sudah halal ini.


Dania berjalan pelan menuju kasur.setelah sampai kasur,Dania menidurkan badanya. Dania merasa sangat nyaman. kasurnya sangat empuk,ada AC dan badan yang seharian kecapekan.


Dania memejamkan matanya.hanya 5 menit Dania sudah tidur dengan nyaman dan nyenyak.


Gilang rupanya belum tidur. Gilang mendengar dengkuran halus dari Dania,lalu tidurnya berbalik dan menghadap ke Dania.


Gilang menatap wajah Dania yang sedang tidur. saat sedang menatapnya,Dania memiringkan badanya. membuat Gilang jadi bisa melihat wajah Dania dengan jelas.


Gilang tersenyum tipis melihat wajah Dania yang ternyata sangat cantik dengan wajah cabi nya.


Mata Gilang lama lama terpejam,dan akhirnya tertidur.


Dania membuka matanya pelan.dan saat buka mata,ternyata wajah Gilang ada di depan nya dan sangat dekat. tangan Gilang juga memeluk perutnya ,begitu juga tangan Dania ada di atas perut Gilang.


"Ya Tuhan .kenapa jadi begini,"sambil bicara dalam hatinya,Dania juga sambil menatap wajah Gilang yang tampan.


Dengan pelan Dania menarik tanganya,tapi saat Dania mengerjakan tanganya,Gilang merasakan dan seperti mau bangun. Dania langsung memejamkan matanya lagi.


Benar saja,Gilang membuka matanya.Gilang juga sama merasa kaget saat melihat posisi tidurnya. Gilang melihat tangan nya dan Tangan Dania yang saling peluk.


Gilang menatap wajah Dania yang ada di depanya,dengan pelan tangan Gilang terangkat dan mengarah ke pipi Dania.


Gilang lalu mengusap pipi Dania dengan pelan.rupanya Gilang seperti terhipnotis dengan kecantikan Dania yang ada di depan matanya.


Dania yang merasakan sentuhan tangan di pipinya,dengan pelan membuka matanya.keduanya pun jadi saling tatap mata.

__ADS_1


Tangan Gilang masih mengusap pipi Dania yang mulus .Dania juga seperti sangat menikmatinya dan membiarkan Gilang melakukan apa yang di lakukannya.


Sampai akhirnya Gilang dengan berani mendekatkan bibirnya ke bibir Dania.saat bibir sudah menempel,tiba tiba terdengar ketukan pintu yang cukup kencang.


Tok...tokk...


Ketukan pintu itu langsung membuat Dania dan Gilang sadar dan langsung menarik kepalanya ke belakang.


Keduanya sama sama merasa malu dan grogi. sampai sampai keduanya turun dari kasur bersama juga. lalu mau buka pintu pun bersama.


Dania lalu hanya berdiri,sedang Gilang membukakan pintu kamar nya.


"Sayang,ini sudah siang.ayo kita sarapan dulu baru pulang."


Ternyata yang datang Bu Sindy bersama Ibu Dania.


"Iya Mah. tunggu sebentar. Gilang dan Dania baru bangun .Mamah tunggu di bawah aja.nanti Gilang sama Dania menyusul."


"Iya baiklah. apa kalian tidur dengan nyenyak,?"Gilang hanya mengangguk pelan sebagai jawaban.


Setelah itu kedua ibu turun ke bawah untuk sarapan dulu. Gilang menutup pintunya.


Gilang dan Dania jadi kikuk.dan keduanya jadi kaku saat mau bergerak.


"Kamu bersiaplah dulu."


"I,,iya Mas."


Dania lalu main masuk ke kamar mandi,dan di kamar mandi Dania langsung mandi.baru selesai mandi Dania baru sadar kalau tidak bawa baju ganti.


"Mati Aku,"kata Dania sambil tepuk jidat.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


Hai Kaka semua,,mampir ke cerita temanku yuk.. trimakasih...



__ADS_2