
"Tok! Tok! Tok! Assalamualaikum!" Ucap satria kencana didepan pintu rumah alika.
"Yaaa Waalaikumsalam!" Sahut alika teriak dari dalam. Alika berlari kecil ke depan untuk membuka pintu rumahnya. Setelah dibuka mata satria kencana membulat dan bibirnya terdiam seakan melihat hantu dihadapan nya. Alika yang melihat satria diam saja lalu menepuk bahunya.
"Mas! Mas! Nasi goreng yang aku pesan tadi?" Tanya alika membuyarkan lamunan satria kencana.
"Ah iya mbak! Ini!" Sahut satria masih terpaku dihadapan alika. "Gila nih cewek! Cantik banget! Aku baru nemu cewek cantik kayak dia disini!" Gumam satria dalam hati menatap alika tanpa berkedip.
Alika yang melihat satria bersikap aneh hanya senyum senyum saja membuat satria semakin terpesona dengan kecantikan alika. Satria masih berdiri terpaku dihadapan alika yang sudah menyodorkan uang untuk membayar pesanan nya.
"Mas! Ini uang nya.. Jadi 15.000 sama ongkir yaa?" Ujar alika namun satria masih terpaku memandang wajah alika. "Mas!" Panggil alika menepuk bahu satria.
"Ah iya mbak gimana?" Sahut satria yang baru sadar dari lamunan nya.
"Ini uang nya! Jadi 15.000 sama ongkir nya yaa?" Ujar alika mengulang ucapan nya.
"Ah gak usah mbak! Ini saya buat khusus buat mbak! Jadi gratis karena mbak sudah sering membantu saya di media online!" Sahut satria lagi.
"Loh kok gitu! Aku kan tujuan nya beli mas bukan minta!" Ucap alika tak mengerti jalan pikiran si tukang nasi goreng.
"Gak apa mbak! Saya beneran kasih promo gratis hari ini buat mbak!" Sahut satria dengan senyum lebar nya. "Bayar nya pake kenalan ajah mbak!" Tambah satria menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Kok ada ya penjual nasi goreng yang minta dibayar pake kenalan!" Gumam alika dalam hati tak mengerti maksud satria. "Oke baiklah! Namaku Alika!" Ucap alika menyodorkan tangan nya untuk bersalaman.
"Aku satria!" Sahut satria membalas menyalami tangan alika. "Mmm kita teman yaa sekarang?" Tambah satria memastikan hubungan nya dengan alika.
"Iyaa mas kita Berteman!" Sahut alika dengan senyum simpulnya.
__ADS_1
"Yaa sudah nanti kita ngobrol lewat facebook yaah! Aku permisi dulu.. Nasi goreng nya aku tinggal takut ada yang beli!" Pamit satria melangkah menuju motornya dengan menoleh ke belakang beberapa kali ke arah alika.
"Trimakasih nasi goreng gratis nya!" Teriak kecil alika yang melihat satria sudah diatas motornya.
Satria menyalakan motornya dan melajukan motornya dengan senyum bahagia yang selalu terpancar diwajahnya. Alika yang mendapati nasi goreng gratis hanya menggelengkan kepalanya dan melangkah masuk untuk segera memakan nya. Alika makan dengan lahapnya hingga habis satu bungkus nasi goreng. Sedangkan nasi goreng satu bungkus yang masih utuh diberikan pada zaki yang baru saja pulang main bersama teman nya. Zaki juga menghabiskan nasi goreng nya tanpa sisa. Mereka berdua yang belum tidur di jam 1 malam akhirnya menonton tv sebentar dan menuju kamar masing masing untuk istirahat.
Keesokan harinya alika kembali melakukan aktivitas nya menjual bitingan di media online. Begitu juga dengan satria yang memposting dagangan nya dari sore hari hingga tengah malam. Dan kini alika berjualan sudah berjalan sampai 1 bulan lamanya. Alika juga semakin dekat dengan satria karena satria yang selalu mendekati alika. Bahkan satria juga sampai main kerumah alika untuk sekedar silaturahmi dan ngobrol dengan alika. Bahkan satria juga tidak segan segan mengajak alika untuk main kerumahnya dan dikenalkan dengan keluarganya. Dengan bangga nya satria mengenalkan alika pada keluarganya.
"Alika..! Kamu mau gak kalo aku ngajak kamu main kerumahku?" Tanya satria yang sedang silaturahmi dirumah alika.
"Mau kalo kamu yang ngajak! Tapi kalo aku yang sengaja main duluan kerumah mu kayaknya gak deh!" Sahut alika dengan senyum simpulnya.
"Oke.. Nanti malam aku jemput kamu buat main kerumahku yaa!" Ajak satria dengan antusias.
"Iyaa.. Tapi aku harus bawa lala juga!" Sahut alika tak ingin pergi berdua saja dengan pria yang belum menjadi suaminya.
"Baiklah! Nanti malam aku tunggu yaa..!" Sahut alika memberi kesempatan untuk satria yang ingin mendekatinya.
"Kalau gitu aku pulang dulu yah! Aku kan harus bilang dulu sama orangtua dan kakakku kalo kamu mau main nanti malam!" Ujar satria yang merasa bangga bisa mendapatkan wanita cantik seperti alika.
"Iyaa hati hati yaah..!" Sahut alika dan mengantar satria hingga pagar rumahnya.
Satria melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dan segera memberitahu pada keluarganya bahwa wanita yang dia sukai akan datang malam ini. Setelah sampai dirumahnya satria langsung berlari memberitau keluarganya dengan riang nya. Alika yang sudah berada di dalam mempersiapkan pakaian yang akan dipakainya saat akan pergi kerumah satria nanti malam. Alika juga mempersiapkan lala agar selalu harum dan cantik dan tidak membuat keluarga satria malu jika satria mengenalkan nya.
***
Malam hari.
__ADS_1
"Mau kemana alika?" Tanya ema yang sudah melihat alika rapi.
"Aku diajak satria untuk main mah!" Sahut alika sembari merapikan baju anaknya.
"Oooh.. Main kemana?" Tanya ema lagi yang duduk diruang tv.
"Main kerumah nya! Katanya satria ingin mengenalkan aku dengan keluarganya!" Sahut alika lagi.
"Oooh.. Yaa sudah kalo gitu.. Jaga sikap disana yaa! Jangan bikin malu!" Ucap ema mengingatkan.
"Iyaa mah!" Sahut alika memberi senyum simpulnya.
Saat sedang mengobrol alika mendengar suara motor yang berhenti di depan rumah nya. Alika sudah tau bahwa satria yang akan datang menjemputnya. Alika beranjak dan langsung menghampiri satria di depan pintu rumah nya.
"Kamu sudah datang!" Ucap alika yang sudah melihat satria didepan pintu.
"Kamu sudah siap?" Tanya satria yang terpesona melihat kecantikan alika menggunakan hijab dan pakaian tertutupnya dipadukan dengan liftik nya.
"Aku sudah siap! Sebentar aku ambil lala dulu!" Sahut alika dan melangkah masuk mengambil anaknya dan menggendong nya. "Mah aku pergi dulu yaa! Mama gak apa kan kalo aku tinggal sebentar? Ada zaki kok yang nemenin mama!" Ujar alika dengan sopan berpamitan dengan ema.
"Gak apa! Pergilah! Jangan terlalu malam pulang nya! Ingat kamu bawa anakmu!" Ucap ema menasehati alika.
"Iyaa mah! Alika pergi yaa!" Sahut alika berteriak kecil sembari melangkah keluar.
Kini alika dan satria sudah dalam perjalanan menuju rumah satria. Alika merasa gugup takut dirinya akan membuat malu satria yang membawa nya untuk dikenalkan dengan keluarganya. Status alika dan satria sekarang masih teman dekat. Namun satria terus berusaha untuk mendapatkan hati alika dan memantaskan dirinya mendapatkan wanita cantik seperti alika. Dengan bangga nya satria membawa alika menggunakan motor butut nya yang selalu ia kendarai kemanapun dan dimanapun. Satria adalah anak ke tiga dari 6 bersaudara. Dua kakaknya adalah perempuan dan ketiga adiknya adalah lelaki. Satria anak lelaki yang paling tampan diantara adik lelaki lain nya. Satria juga pria yang dengan tinggi standar dan putih bersih membuat alika juga ingin membuka hatinya untuk satria.
...****************...
__ADS_1
BERSAMBUNG