Janda Berkarat

Janda Berkarat
07.HADIAH


__ADS_3

"Mas yuda kan?" Tanya alika dan langsung diangguki oleh yuda.


"Iyaa..! Kamu sendirian ajah?" Tanya yuda yang hanya membawa 1 koper saja.


"Iyaa aku sendirian kesini naik becak!" Sahut alika dengan nada grogi nya. "Mau langsung pulang atau mau mampir dulu kerumahku?" Tanya alika basa basi.


"Kita cari tempat potong rambut dulu! Setelah itu kita ke konter!" Ujar yuda ingin memperbaiki penampilan nya karena rambut panjang nya yang acak acakan. "Bagaimana kabarmu dan keluarga?" Tanya yuda yang sudah memeluk bahu alika sembari mencari becak di depan stasiun.


"Alhamdulillah baik mas!" Sahut alika berusaha menetralkan detak jantung nya dan hanya di angguki oleh yuda.


Kini mereka berdua sudah menaiki becak dan mencari tempat potong rambut yang bagus. Tak berselang lama akhirnya mereka sampai ditempat potong rambut dan yuda ingin memotong rambutnya agar lebih rapi karena setelah ini dirinya akan mampir kerumah alika lebih dulu. Alika dengan setianya menunggu yuda merapikan rambutnya agar lebih segar dan bersih. Alika sambil menunggu yuda selesai memotong rambutnya mengajak lala bermain bercanda dan mengajaknya berjalan kesana kemari agar anaknya tidak bosan dan rewel. Setelah berkutat selama satu jam menemani yuda memotong rambutnya akhirnya yuda selesai memotong rambutnya dan membayar semuanya lalu keluar dan mengajak alika berjalan menyusuri alun-alun dikota nya sambil memeluk bahu alika yuda merasa sangat bahagia karena alika masih setia menunggunya meskipun dengan waktu yang tidak sedikit. Yuda ingin membelikan hadiah untuk alika agar alika senang. Yuda membelikan alika hadiah karena menganggap alika sudah mau dengan sabar menunggunya. Setelah sampai alika bingung kenapa yuda mengajak alika ke konter handphone. Yuda memilih milih handphone yang bagus sederhana namun mewah untuk alika.


"Mmm mbak aku mau lihat 2 handphone yang ini!" Ujar yuda kepada pelayan konter.


"Ini mas! Yang ini merk terbaru dari Xiaomi mas!" Sahut pelayan konter dengan ramah hanya diangguki oleh yuda.


"Menurut kamu yang bagus yang mana alika?" Tanya yuda menyerahkan 2 box handphone pada alika disamping nya.


"Mmm bagus yang ini mas!" Sahut alika memilih salah satunya.


"Yaa sudah aku beli kedua nya mbak!" Ujar yuda membuat alika membulatkan matanya.


"Buat siapa ajah mas?" Tanya alika yang tiba tiba penasaran.

__ADS_1


"Nanti kamu juga tau!" Sahut yuda yang ingin memberi surprise pada alika.


Yuda meminta pelayan konter untuk mengisi kartu perdana dan memori nya agar alika menerima handphone nya dalam keadaan komplit. Setelah melakukan pembayaran kini yuda mengajak alika untuk pulang.


"Mas yuda mau kerumahku dulu atau langsung pulang?" Tanya alika penasaran karena yuda tak mengucapkan apapun.


"Kita kerumahmu dulu! Aku ingin memberi sedikit hadiah untuk mamamu!" Sahut Yuda senyum senyum memeluk bahu alika.


Alika hanya diam saja diperlakukan seperti itu oleh yuda. Alika ingin sedikit membuka hatinya untuk pria yang mau dengan tulus menerima dirinya yang sudah mempunyai satu anak. Yuda dan alika sudah menaiki becak untuk segera pulang kerumah alika. Saat perjalanan hampir mendekati rumah alika ada rumah makan sate kambing dan yuda menghentikan becaknya sebentar untuk memesan sate kambing. Yuda memerintahkan paman becak untuk menunggu sampai pesanan nya selesai.


"Tunggu sebentar yaa pak? Saya mau pesan makanan dulu! Bapak sudah makan?" Tanya yuda dengan ramah pada paman becak.


"Belum mas!" Sahut paman becak melebarkan senyumnya.


"Jika bapak mau saya pesankan sekalian untuk makan bapak!" Tawar yuda dengan ramah dan tulus.


"Bapak mau pesan apa? Sate kambing dengan nasi satu porsi atau yang lain?" Tanya yuda tak tau selera paman becak dihadapan nya.


"Disamakan saja seperti mas nya!" Sahut paman becak dengan sungkan.


Yuda langsung masuk ke rumah makan sate kambing dan memesan untuk makan malam bersama dirumah alika. Dirinya juga sudah sangat rindu makan makanan khas dikota nya.


"Mas.. Aku pesan 2 kodi sate kambing. Setengah kodi sate kambing dipisah dan satu porsi nasi untuk paman becak di depan yaa? Mmm satu lagi.. Sop kambing nya 2 porsi! Bungkus semua yaa?" Ujar Yuda langsung diangguki oleh pelayan rumah makan sate kambing.

__ADS_1


Yuda menunggu pesanan nya selesai sembari sesekali melirik alika yang duduk di atas becak menunggu dirinya dan melemparkan senyum nya pada alika. Alika yang dapat senyuman dari yuda juga menyambut senyum manisnya sedikit malu malu. Tak berselang lama pesanan yuda sudah selesai dan langsung membayarnya. Setelah selesai membayar semua pesanan nya yuda langsung keluar dan menyerahkan satu pesanan untuk paman becak yang mengantar dirinya sampai rumah alika. Tak membutuhkan waktu lama kini mereka berdua sudah sampai dirumah alika dan disambut hangat oleh ema yang sudah menunggunya dari jam 5 sore sampai jam 8 malam. Yuda turun dari becak dan membayar becak nya dengan jumlah uang yang tidak sedikit. Yuda membayar dengan jumlah 100 ribu rupiah karena dirinya baru pulang dari korea dan jelas saja mempunyai banyak uang yang ber puluhan juta. Yuda menyerahkan nya pada paman becak dan langsung disambut bahagia oleh paman becak yang merasa mendapat rejeki nomplok hari ini. Yuda langsung menghampiri alika dan mengajak alika masuk kerumah sambil menyeret kopernya. Ema sudah menunggunya didepan pintu rumahnya dengan bahagia karena calon menantunya datang kerumahnya lebih dulu sebelum pulang kerumah orangtua nya.


"Yaa Allah nak Yuda tampan sekali..!" Ucap ema yang menyambut uluran tangan yuda yang menyalaminya.


Yuda tersenyum lebar dan menyalami ema dengan takzim. "Hehehehe ibu bisa saja!" Sahut yuda dengan senyum lebarnya. "Ini ada sedikit makanan buat makan malam bersama bu!" Ujar yuda menyerahkan bungkusan yang baru saja ia beli bersama alika.


"Oooh.. Yaa ampun! Repot repot..! Ayo masuk nak yuda! Kita makan didalam yuk!" Titah ema dengan wajah sumringah nya.


Alika hanya diam menggendong anaknya dan melebarkan senyumnya melihat ema dengan ramah menyambut yuda dan mengajaknya masuk untuk makan bersama. Alika menyiapkan piring sendok dan gelas juga mangkuk untuk makan bersama diruang tamu yang beralaskan karpet permadani. Alika menyuguhkan semuanya dan menyuruh yuda untuk mengambilnya lebih dulu. Mereka kini makan malam bersama dengan diselingi canda tawa hingga membuat rumah ema jadi ramai. Fahri yang ikut bergabung karena disuruh ema membuat mood alika jadi berubah tidak enak. Alika yang tadinya berwajah sumringah kini berubah menjadi seperti kuburan yang tanpa ekspresi dan datar. Setelah semuanya selesai makan akhirnya ema mengemasi kembali peralatan makan nya kedalam dan membuatkan teh untuk yuda dan mengajak nya mengobrol sebelum yuda pulang.


"Bagaimana di korea nak yuda? Wanita nya pasti cantik cantik yaa?" Ujar ema membuat yuda terkekeh yang sambil menghisap rokok nya.


"Hehehehe cantik tapi tidak ada yang semanis alika bu!" Sahut yuda membuat alika tersipu malu.


"Hahahahaha.. Nak yuda bisa saja!" Ucap ema menepuk bahu yuda karena lucu.


"Mmm bu maaf jika aku tidak sopan dan lancang! Ini aku ada sedikit hadiah untuk ibu mohon diterima. Meskipun jumlahnya tidak seberapa tapi aku mengucapkan banyak trimakasih karena berkat ibu aku bisa berangkat ke korea!" Ucap yuda membuat ema merasa terharu.


"Yaa Ampuun..Ibu ikhlas melakukan ini semua! Jangan repot repot seperti ini! Dan jangan merasa sungkan!" Sahut ema merasa tidak enak.


"Nggak apa bu..! Anggap ajah sebagai hadiah yang dititipkan Allah melalui aku!" Ucap Yuda dengan senyum lebarnya. "Dan ini alika buat kamu! Aku sengaja membelikan nya untuk mu!" Ucap yuda sembari menyerahkan satu dus box berisi handphone yang tadi alika pilih.


Alika terkejut dan membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang yuda berikan padanya. Alika tak tau harus bagaimana. Yang pasti alika sangat bahagia hari ini karena dirinya mendapatkan apa yang di inginkan nya. Dirinya ingin membeli handphone android terbaru agar bisa memasarkan usahanya lebih luas lagi di aplikasi medsos dan online lain nya.

__ADS_1


...****************...


BERSAMBUNG


__ADS_2