
Kini Sudah 3 bulan alika berteman dengan satria. Dan setelah 2 bulan dagangan alika mulai sepi pembeli tidak seperti biasanya. Alika curhat dengan satria bahwa jualan nya sudah mulai sepi pembeli dan sudah jarang diminati oleh orang orang.
"Gimana yaa Sat! Daganganku sekarang sepi banget! Enaknya jualan apa yaa yang laku laris tiap hari?" Ujar alika mencurahkan isi hatinya.
"Mmm gimana kalo kamu posting dagangan nasi goreng aku! Nah yang pesan sama kamu terus kamu anter pesanan nya! Habis itu uang ongkir nya buat kamu!" Sahut satria memberi saran.
"Ide bagus itu! Terus aku nganterin pesanan nya sampe jam berapa?" Tanya alika lagi karena alika harus selalu membawa anaknya.
"Dari jam 7 malam sampe jam 10 malam!" Sahut satria santai.
"Terus anakku mau ditaruh dimana kalo aku pergi jam segitu? Kamu kan tau aku harus selalu bawa anakku!" Ucap alika lagi memikirkan solusinya.
"Anakmu kamu tinggal dirumah sebentar! Toh kamu pergi kan cari uang bukan main!" Sahut satria tak paham maksud alika.
"Masalahnya anakku gak mau ditinggal sama aku! Dia pasti bakal terus menangis kalo aku tinggal!" Tambah alika lagi.
"Yaa kamu tukar pikiran dulu sama mama kamu! Biar sama sama enak!" Sahut satria.
"Yaa nanti aku pikirkan lagi deh!" Ucap alika pasrah.
Setelah mengobrol cukup lama satria pamit pulang karena hari sudah hampir sore dirinya harus mempersiapkan jualan nya untuk nanti malam. Alika dan satria semakin dekat dan sudah saling terbuka satu sama lain. Satria tidak menyerah meski dapat larangan dari ibunya.
***
Setelah satu minggu alika berfikir untuk menjadi ojek makanan akhirnya memantapkan hatinya. Alika mempromosikan kata kata nya di media online bahwa dirinya adalah ojek makanan. Alika juga mencantumkan nomer ponselnya jika ada yang ingin dibelikan makanan oleh alika dan diantar nya juga. Dengan semangat alika terus berjuang demi mendapatkan uang untuk kebutuhan nya. Kini banyak orang yang memakai jasa alika sebagai antar jemput makanan. Dengan begitu ramai nya jasa alika semakin laris.
"Mbak alika! Tolong belikan nasi padang rendang 3 bungkus di antar ke alamat x yaa? Sekarang!" Ujar pelanggan alika menghubungi alika di whatsapp.
"Mbak alika tolong antarkan pesanan ku ke alamat xx yaa! Ini alamat rumahku dan nanti mbak alika kerumahku dulu untuk ambil barang nya!" Ujar pelanggan alika yang lain.
Dengan begitu banyak notifikasi hingga sore hari alika tidak sempat makan dan minum karena ramai pelanggan. Setelah menyelesaikan semua urusan nya alika pulang jam 6 sore dan sudah adzan maghrib.
__ADS_1
"Assalamualaikum..!" Ucap salam alika baru memasuki rumah nya.
"Waalaikumsalam..!" Sahut ema dari dalam.
"Mamaaaaaaa...!" Teriak lala berlari ingin memeluk alika yang seharian sudah dirindukan nya.
"Eeeeh anak mama! Sudah mandi belum?" Tanya alika menyambut lala dipelukan nya.
"Tudah mah! Didah yang andiin!" ( "Sudah mah nenek yang mandiin") Sahut lala yang baru bisa bicara.
"Pinter anak mama!" Ucap alika mengecup kening lala dengan lembutnya. "Sebentar yaa.. Mama mandi dulu! Bau acem!" Tambah alika membuat lala tertawa.
Alika langsung bergegas melangkah menuju kamarnya dan mengganti bajunya dengan handuk lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai dengan ritual mandinya alika duduk diruang tv bersama ema dan lala yang sudah menunggunya dari sore. Alika duduk mengeluarkan tas nya dan menghitung uang yang masih berantakan di dalam tas nya. Alika mengeluarkan semuanya dengan uang pecahan 10.000/20.000/50.000/100.000, semua alika keluarkan dan dihitung nya. Ema yang melihat jumlah uang alika tersenyum lebar.
"Banyak sekali uang nya alika? Itu uang siapa?" Tanya ema pada alika yang duduk dilantai beralaskan karpet diruang tv.
"Uang aku mah! Seharian menjadi ojek makanan dan antar jemput makanan juga barang yaa alhamdulillah ini hasil dari pagi hingga sore!" Sahut alika sembari merapikan uang nya.
"Waaahh.. Memang nya banyak yaa yang pakai jasa kamu?" Tanya ema lagi.
"Berapa itu semuanya?" Tanya ema penasaran.
"Setelah aku hitung semuanya jadi 276.500 rupiah mah!" Sahut alika bahagia.
"Alhamdulillah.. Yaa sudah simpan uang nya! Jangan sampai fahri melihatnya!" Ujar ema memberi kode pada alika.
"Iyaa mah! Mama pengen makan apa? Atau kita mau makan diluar ajah mah?" Tawar alika ingin membahagiakan mamanya.
"Mama lagi pengen Mie Ayam Bojo Loro yang di jalan x itu loh..! Yang lagi viral!" Sahut ema antusias.
"Ooooh yang itu! Ayoo kalo gitu! Mau makan sekarang?" Tawar alika lagi.
__ADS_1
"Ayoo..! Mumpung yang lain belum pada pulang!" Sahut ema bergegas untuk bersiap akan makan diluar dengan alika.
"Yaa sudah! Aku siap siap dulu yaa mah!" Ucap alika membawa lala ke kamar nya dan menggantikan bajunya untuk makan diluar.
Alika senang yang bisa membawa ema makan diluar bersama anaknya. Dengan bangganya alika membawa ema dan anaknya kerumah makan mie ayam yang sedang viral dikotanya. Alika juga tidak lupa memberi kabar bahagia ini pada teman yang selalu mendukung nya selama ini siapa lagi kalau bukan Satria. Satria yang mendapat kabar dari alika ikut bahagia mendengarnya. Satria juga semakin kagum dengan alika yang tidak punya rasa gengsi sedikitpun untuk menjadi ojek makanan. Setelah perjalanan singkatnya kini alika sudah sampai dirumah makan mie ayam. Alika duduk di pojokan dan menyuruh ema memesan nya lebih dulu.
"Nih..! Mama pesan dulu ajah!" Ujar alika menyodorkan menu makanan pada ema.
"Mama gak tau harus pesan yang mana! Kamu saja yang pesan dan mama disamain sama kamu makanan nya!" Sahut ema tak mengerti nama nama makanan di rumah makan itu karena baru pertama kalinya.
"Ya sudah sini..!" Ucap alika mengambil menu makanan dan memilihnya yang sesuai dengan selera nya.
"Maass..!" Teriak alika memanggil pelayan disana.
"Iyaa mbak! Mau pesan apa?" Tanya pelayan.
"Aku pesan mie ayam pangsit kuah nya 3 yaa!" Jawab alika memesan yang ia inginkan.
"Baik...! Minum nya apa?" Tanya lagi pelayan dengan ramah.
"Aku es jeruk tanpa gula!" Jawab alika singkat. "Mama mau minum nya apa?" Tanya alika tak tau apa yang ema inginkan.
"Jeruk panas saja tanpa gula yaa mas!" Sahut ema kepada pelayan agar dicatat.
"Ah tambah satu lagi mas! Air putih nya 1 yaa!" Ucap alika lagi.
"Baik.. Apa ada lagi?" Tanya pelayan masih memegang kertas dan pulpen untuk mencatat pesanan nya.
"Gak ada mas! Itu ajah!" Jawab alika lalu menengadahkan kedua tangan nya di atas meja lalu mengajak lala bercerita.
Setelah menunggu cukup lama kini pesanan alika sudah datang. Alika sengaja memesan 3 porsi mie ayam karena memang alika belum makan dari siang karena padatnya pesanan ojek nya yang begitu laris. Alika makan mie ayam dengan begitu lahapnya sampai habis tak tersisa. Bahkan alika memesan es jeruk lagi satu gelas karena kurang. Ema juga ikut bahagia karena alika kini sudah mendapatkan penghasilan di atas rata rata dan sampai bisa membuat ema bisa makan mie ayam yang sudah di impikan nya sejak lama.
__ADS_1
...****************...
BERSAMBUNG