Jatuh Bangun Asmara

Jatuh Bangun Asmara
Bab 1 : Pasangan yang serasi


__ADS_3

Asmara Asha Danurdara atau biasa di sapa Ara, perempuan cantik dengan segudang kemampuan yang dimilikinya membuatnya digilai oleh banyak kaum baik itu kaum adam ataupun kaum hawa ikut mengidolakannya.


Siapa yang tidak kenal dengannya, seorang gadis berusia 25 tahun, yang kecantikannya bak putri dari negeri dongeng yang juga merupakan pebisnis wanita termuda yang berdiri dengan kakinya sendiri.


namun dalam waktu singkat semua yang telah di bangunnya dari nol itu kini telah berpindah tangan.


bagaikan langitnya runtuh, masih tidak percaya dengan apa yang di alaminya.


Ariz laki laki yang dicintainya itu menipunya dan memindahkan semua aset yang dimiliki Aruna beralih ke tangannya. dan yang lebih membuatnya hancur adalah ketika lelaki itu mencampakkannya tepat sehari sebelum malam pernikahan mereka setelah mendapatkan seluruh harta Aruna.


"Jahat kamu Riz, aku gak nyangka ya ternyata selama ini aku telah salah memelihara binatang seperti mu." teriak Asmara marah.


"Hahaha Ara..Ara terserah kau ingin berbicara apa, aku tidak perduli, yang jelas aku sudah mendapatkan apa yang aku mau" seringainya tanpa rasa bersalah sedikitpun.


"Tega kamu Ariz memperlakukan aku seperti ini? salahku apa sama kamu?" ucap Asmara melemah.


"haha kau mau tau apa salahmu? kamu terlalu gampang percaya dan mudah di bodohi" ucap Ariz sambil tangannya berusaha menyentuh dagu Asmara.


membuang muka, Ara menepis tangan yang berusaha menyentuhnya. "Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu"

__ADS_1


"wooaahh galak sekali" Ariz pura pura kaget.


sementara itu seorang wanita yang sedari tadi menyaksikan keduanya pun memilih keluar dari mobil.


tap tap tap suara high heels itu menghentikan obrolan keduanya dan menoleh.


tepat saat itu sang wanita terus berjalan mendekat dan ketika sampai tangannya langsung melingkar di lengan pria yang tak lain adalah Ariz.


"Honey apa masih lama berbicara dengan wanita ini" ucapnya manja sambil melirik Asmara dengan pandangan merendahkan.


Ara terbelalak melihat wanita itu "Sa..sandra" ucapnya terbata sambil menutup mulutnya tidak percaya.


"ja.. jadi selama ini kalian berselingkuh di belakang ku, kalian menghianatiku" tanya Asmara tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"oh soal itu maaf ya Ara habisnya pacar mu ini tampan sih jadi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak menggodanya" ujar Sandra membuat Ariz senyum sumringah mendengar penuturan wanitanya.


Asmara hanya bisa menggeleng lemah dengan senyuman getir


"kalian benar benar pasangan yang serasi"

__ADS_1


"terimakasih atas pujiannya Ara" ujar Sandra dengan senyum kemenangannya.


"iya kalian serasi, yang satunya laki laki penipu dan tukang selingkuh dan yang satunya lagi, perempuan yang tidak tau malu dan penghianat" skakmat Asmara.


Karna geram mendengar ucapan Asmara, membuat Sandra ingin maju menghajar Asmara tanpa ampun, namun tujuannya urung karna Ariz langsung meraih pinggangnya dan memeluknya seakan memperlihatkan kemesraan mereka.


"sudahlah baby tidak perlu mendengarkan wanita gembel itu" ucap Ariz sambil membalik wajah Sandra dan mencium bibir wanita itu tepat di depan Aluna.


"cihh kalian benar benar menjijikkan" desis Ara lalu pergi meninggalkan keduanya.


'lihat saja nanti akan ku balas perbuatan kalian padaku' gerutunya di dalam hati, sambil terus melangkah entah ingin kemana. gadis itu seakan tak punya arah tujuan, dia sama sekali tidak berminat untuk pulang ke rumah. dia butuh waktu untuk menenangkan hati dan pikirannya.


setelah lelah berjalan akhirnya gadis itu memutuskan untuk duduk sejenak di sebuah kursi di dekat danau.


tidak ada yang dilakukannya, gadis itu hanya duduk merenung dengan pandangan lurus kearah danau menatap pantulan bulan di dalam air tersebut, hingga tanpa sadar matanya mulai tertutup masih dengan posisi duduk.


****


Happy Reading 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2