Jatuh Bangun Asmara

Jatuh Bangun Asmara
Bab 3 : Semua akan bucin pada waktunya


__ADS_3

Setelah puas mendapat kata-kata mutiara dari papa dan mama pagi tadi kini Ara hanya meringkuk di dalam kamarnya.


Merutuki kebodohannya yang sudah terjebak oleh pria bajingan seperti Ariz.


Kebodohannya yang telah jatuh cinta oleh pria bajingan itu bahkan mereka sudah menentukan tanggal pernikahan.


Menghela nafas kemudian beranjak, berada di dalam kamar hanya akan membuatnya semakin frustasi.


Setelah berpakaian rapi akhirnya Ara memutuskan untuk keluar mencari angin segar.


"Mau kemana kamu?" tanya papa saat melihat putri semata wayangnya itu telah berpakaian rapi.


"Ara mau nyari angin sebentar Pa"


"kamu tidak lihat, di depan rumah sudah banyak sekali wartawan yang nunggu kamu" bentak sang Papa.


Ara hanya terdiam, pasalnya seumur hidupnya ini adalah kali pertama sang papa membentaknya.


"anakmu ini lagi ada masalah, lagi butuh dukungan papa, bukan bentakan dari papa" ingin rasanya Ara mengucapkan kalimat seperti itu, namun perempuan itu hanya mampu mengucapkannya di dalam hati.


"masuk kamar kamu, dan jangan coba-coba keluar sebelum papa suruh" nada papa naik satu oktaf.

__ADS_1


"pa.. sudah jangan teriak-teriak nanti jantung papa kambuh lagi" peringat sang mama.


Asmara pun berlari menaiki tangga dan masuk kembali kedalam kamarnya dan menguncinya dari dalam.


Lalu perempuan itu melihat ke jendela, dan benar saja di luar pagar sana sudah ada banyak wartawan yang menungguinya.


"mereka gak punya kerjaan lain apa selain ngurusin urusan orang" gerutu Ara kemudian membaringkan tubuhnya ke kasur dengan posisi kaki masih menjuntai kelantai.


Sementara seorang laki-laki yang baru saja lewat di depan rumah Asmara tidak sengaja melihat gerombolan wartawan itu yang berusaha mendesak masuk kedalam rumah tersebut.


Laki-laki itu bernama Radhika Rafardhan atau sehari-harinya biasa di panggil Dhika.


"Ada apa didepan sana, kenapa banyak sekali wartawan?" tanya Dhika kepada asisten sekaligus sahabatnya yang bernama Rafly.


"hadeeehhh.. kudet" ejek Rafly yang membuat Dhika langsung melotot.


"berani lo ngatain gue kudet" Dhika tidak terima atas ejekan Rafly, laki-laki itu menjepit leher Rafly menggunakan lengannya.


"ampun..ampun bos canda gue" ujar Rafly memohon, sekertaris itu menghentikan mobilnya tepat di depan rumah Ara. Dhika pun melepaskan jepitan lengannya dari leher Rafly.


Rafly terlihat mengusap-usap tenggorokannya yang terasa sedikit perih karena ulah dari bos sekaligus sahabat lucknutnya itu.

__ADS_1


"cepat katakan" ujar Dhika tidak sabaran.


"itu kan rumahnya Asmara Asha Danurdara, jadi wajar kalo banyak wartawan yang menunggunya" kata Rafly santai.


"emangnya dia siapa? artis baru kah?" Dhika kembali bertanya karena laki-laki itu memang tidak mengetahui nama yang tadi disebutkan oleh sekertarisnya.


"seriusan lo gak tau?" saking kagetnya Rafly refleks menoleh kebelakang untuk melihat wajah Dhika.


"kalo gue tau gak mungkin gue nanya sama lo, lagian gue gak ada waktu buat ngurusin urusan orang" sarkas Dhika. Rafly menepuk jidatnya karena sahabatnya ini benar-benar kudet alias kurang update.


"Perempuan ini tuh seorang pengusaha muda tapi, lagi viral banget tau nggak, harusnya hari ini adalah hari pernikahannya dia, namun karena ketahuan selingkuh oleh calon suaminya, jadinya calon suaminya itu membatalkan pernikahan mereka" jelas Rafly panjang lebar sesuai dengan berita yang dia baca di internet pagi tadi.


Dhika tersenyum sinis "perempuan jaman sekarang emang kayaknya gak cukup hanya dengan satu laki-laki" komentar pedas laki-laki itu.


"hehh gak semua perempuan gitu ya, bini gue contohnya" Seloroh Rafly tidak terima karena Dhika terdengar seperti menyamaratakan semua perempuan, padahal tidak semua perempuan seperti itu.


Dhika memutar bola matanya jengah "gue gak lagi ngomongin soal bini lu, dasar bucin"


Rafly tertawa mendengar nada sinis sahabatnya diakhir kalimat. "semua akan bucin pada waktunya" seloroh Rafly sambil menyalakan mesin mobilnya dan membelah jalanan untuk sampai kekantor.


*****

__ADS_1


Happy Reading 💞💞💞


__ADS_2