
Part 1
Laura adalah gadis yang berumur 23 tahun, dia adalah gadis yang baik hati dan juga, Dia adalah anak yang sangat berbakti kepada orang tua bahkan dirinya menjadi anak yang paling pintar di antar siswa.
Dia bisa saja dibilang anak yang berbakat, tetapi di sisi lain dia adalah gadis yang sangat suku dan juga jelek karena tampilannya, dia lebih mementingkan pembelajaran sekolah dibandingkan penampilannya agar disukai oleh orang lain.
Laura adalah gadis yang lahir di keluarga yang miskin karena itu dia berusaha untuk belajar dan mengubah kehidupannya dengan dirinya fokus dengan pendidikan, dia juga ingin membahagiakan kedua orang tuanya.
Walaupun begitu dia sama sekali tidak pernah sakit hati dengan perkataan orang lain yang selalu mengejeknya, di sisi lain juga kadang Siswa siswi membutuhkan bantuan dari Laura untuk mengerjakan sebuah tugas.
Gadis yang sangat baik hati dan pulau sini baru saja akan menerima kelulusan dari kuliahnya, Dia sangat bersemangat dan gembira karena sebentar lagi dia akan mencari sebuah pekerjaan dan mendapatkan uang untuk mencukupi kebutuhannya.
Pada Senin,17 April hari ini adalah kelulusan dirinya dan kedua orang tuanya yang mengetahui hal tersebut bersiap-siap untuk pergi melihatnya.Kini anaknya yang berusaha sejak kecil ingin jadi sarjana kini dirinya sudah tercapai.
"Ayah, aja buat pakai bajunya sebentar lagi mereka akan selesai"kata sang ibu yang sudah berdiri di depan pintu dengan sangat rapi untuk melihat anaknya yang lulus.
"Iya Bu"sangat terlihat sangat gembira ketika memakai sebuah kancing bajunya dan bergegas keluar rumah.
Sang ayah langsung menaiki sebuah motor kecilnya dan berboncengan dengan saya mau menuju ke sebuah kampus, di sisi lain Laura sangat bahagia dia ingin melihat kedua orang tuanya saat kelulusan tersebut, ya terus saja tersenyum lebar sambil menunggu kedua orang tuanya datang, dia orangnya sabar dan mengerti mungkin saja kedua orang tuanya sudah tua jadi terlambat datang ke kampus.
Di sisi lain, kedua orang tuanya yang baru saja siap-siap ke kampus tiba-tiba terjadi sebuah kecelakaan di belokan jalan.
BRUAKKKK ....
"Kyaaaaa....."sang Ibu berteriak karena melihat mobil yang tidak sengaja menabraknya disaat belokan.
__ADS_1
Al hasil kedua orang tua yang baru saja ingin melihat anaknya bahagia tertabrak sebuah mobil dan terguling di jalan raya, mobil tersebut tiba-tiba berhenti dan melihat keadaan sekitar, dengan keadaan yang cukup pusing orang yang ada di dalam mobil tersebut keluar untuk membantunya karena para warga yang ada disekitar mulai menghampirinya.
Pria yang berada di mobil itu sangat ketakutan ketika melihat warga yang berdatangan, dia langsung saja meminta warga untuk membantunya membawakan kedua orang tua tersebut ke dalam mobilnya dan bersiap-siap untuk membawanya ke dokter.
Warga yang mendengarkan tausiyah dari pria tersebut yang ingin bertanggung jawab langsung membantunya membawanya masuk ke dalam mobil, pria tersebut merasa sangat gelisah sehingga dirinya bercucuran air keringat.
Kini pria tersebut harus menanggung akibatnya dan membawanya ke rumah sakit,karena dirinya tidak tahu harus berbuat apa-apa dia langsung memanggil kedua orang tuanya datang ke rumah sakit, pria tersebut langsung menceritakan kejadian yang dialaminya kepada kedua orangtuanya.
"Apaa!!!!! kamu tidak sengaja membunuh orang lain?"sang Ibu sangat histeris mendengar anaknya menabrak orang lain di jalan raya.
"Bu.... aku mohon Bu sekarang tolong datang ke rumah sakit karena mereka sedang aku bawa ke rumah sakit"pria tersebut dengan gugup menelpon ibunya.
"Baik,baik"kata Sang Ibu langsung bergegas dan menarik lengan ayahnya.
Sedangkan Laura yang dari tadi tersenyum lebar tiba-tiba senyumannya itu menjadi pudar, giliran dirinya mendapat kelulusan dan penghargaan dari para dosen dia tidak melihat kedua orang tuanya datang dan memberikan ucapan selamat, dan benar saja Laura merasa amat kesal dan kecewa kepada kedua orang tuanya karena dirinya tidak datang.
Laura Amat kesal sehingga dirinya memperlihatkan wajah yang begitu cemberut, dia langsung mencoba menelpon kedua orang tuanya setelah kelulusan selesai.
"Ishh.... kenapa sih ibu sama ayah nggak datang"dengan nada yang cukup tinggi ingin melontarkan amarahnya.
Laura mengambil handphone kecilnya dan mencoba menelpon kedua orang, sambil bolak-balik ia mencoba mendapat jawaban dari telepon tersebut.
Tuuutt.....
Dan ternyata telepon tersebut menyambung dengan milik handphone ibunya.
__ADS_1
"Bu..... Ibu ada di mana? kelulusan aku udah selesai dan ibu belum saja datang"dengan nada yang rendah karena merasa kecewa.
Namun hal yang membuat dirinya terkejut lebih dalam adalah dia mendengar suara pria yang berada di telepon ibunya.
"Maaf,ini siapa? ini aku adalah Dava, kedua orang tuamu kini berada di rumah sakit dia mengalami kecelakaan tadi"kata pria itu dengan nada yang sangat dingin kepada Laura.
Laura tidak bisa menerima sebuah kenyataan ini, dia mulai menjadi lemas dan berkaca-kaca, mungkin ini adalah sebuah prank atau permainan yang dibuat oleh kedua orang tuanya kepada Laura.
Laura langsung mendapat sebuah lokasi rumah sakit, dengan perasaan yang begitu panik dia langsung pergi ke rumah sakit tersebut menaiki semua taksi.
Sang ibu Dava mulai bingung karena anaknya menabrak orang lain di saat dia sedang mabuk, ibunya tidak ingin diadili dan masuk penjara, jadi dia ingin membuat suasana yang di mana anaknya menjadi penolong orang tersebut.
Laura kini sudah sampai di rumah sakit tersebut, dengan mata yang berkaca-kaca ia berhasil memasuki sebuah ruangan yang di mana kedua orang tuanya telah ditutupi oleh kain.
"Bu...... ayahhh!!!!!!"Laura langsung berteriak melihat mayat kedua orang tuanya sudah tertutup kain.
Laura Langsung menangis histeris dan memeluk ibunya, Dia meminta maaf kepada ibunya karena belum bisa membahagiakannya.
Sang ibu Dava yang di mana dia adalah pemilik perusahaan yang terkenal tidak ingin namanya tercoreng karena hal seperti ini, jadi dia langsung bilang kalau anaknya telah membantu ibunya di saat kecelakaan tadi, Laura yang tidak ingin mendengar apa-apa hanya mengingatkan nya dan tidak memasukkan ke dalam pikirannya.
Dia menangis karena telah kehilangan kedua orang tuanya.
Di sisi lain,ibu Dava untuk menanggung semua ini langsung membantunya untuk memakamkan kedua orangtuanya dengan sangat baik, agar ia juga terlihat baik di depan mata semua orang.
Dan sang ibu Dava terlihat sangat banyak sekali hingga pemakaman selesai, Dava hanya terdiam saja ketika semua ini terjadi seolah-olah Dia tidak peduli.
__ADS_1