
Part 10
Laura mulai bermake-up di pagi hari, biarkan bersiap-siap menuju ke perusahaan Dava.Dia terlihat sangat angkuh sekali, setelah mengingat masa lalunya yang terus dihina oleh keluarga mereka.
"Nak ingat, yang dulu biarlah berlalu mata kamu fokus kedepannya, Laura yang dulu berbeda dengan Laura yang sekarang maka kamu harus buktikan pada mereka Kalau kamu bisa berubah!"Kata Sang nenek.
Mengingat perkataan dari sang nenek dia jadi semangat, semakin mengingat masa lalu dia semakin membenci mantan suaminya.
"Oke!!! tidak akan kulepaskan dia dan menginjak harga diri ku lagi!!! akan ku buat dia membayar semua perbuatan nya!!"ucap laura di dalam hati dengan tekad yang sangat kuat.
Di kantor....
Tik.... tik...tik....
Terdengar ketika dari laptop Dava, setelah itu tugas nya kini udah selesai,dia langsung bergegas ke depan untuk tugas arsipan ini kepada Laura.
Baru saja keluar dari ruangannya tiba-tiba Laura sudah berada di depan pintu.
Bruakk....
"Eh ,ini berkas yang kamu minta"kata Dava situ karena dia sudah membuatnya dari semalaman.
Laura masih mengingat perkataan dari sama dia dan dia akan mulai membalaskan dendamnya dari hal terkecil.
"Oke mana saya liat"sambil membuka lembaran berkas yang dibuat oleh Dava semalaman.
Raut wajah Laura menandakan dia tidak suka dengan berkas yang dibuat oleh Dava.
"Ih apaan ini, Saya tidak suka dengan yang kamu buat saya sudah bilang jangan seperti ini, kenapa di bagian ini kamu malah berbeda? jika kamu tidak bisa melakukan tugas ini saya bisa memberikan kepada sekretaris saya!"ucap Laura dengan tegas.
"Dih apaan sih, sekarang kok lu sombong banget sih? emangnya nggak sadar dulu siapa?"Dava mengelak dirinya agar tidak di marahin.
"Heh!! asal kamu tahu ya! aku yang dulu berbeda dengan yang sekarang!!! Kalau kamu tidak suka saya bisa batalkan perjanjian ini!!"Nada Laura dengan tegas.
"Eh iya iya maaf, lalu apa lagi? apalagi kesalahan dari berkasnya saya buat? saya minta maaf"sambil menunduk meminta maaf kepada Laura.
"Oke, sekarang kamu buat lagi sesuai yang saya minta, Saya pergi dulu karena saya ada janji dengan orang lain"Laura dengan penuh bangga meninggalkan mantan suaminya karena dia pertama kalinya memarahi mantan suaminya .
Namun dengan seperti ini mantan suaminya tidak terima atas perlakuan dari Laura, dia langsung menelpon ibunya dan mengatakan yang sebenarnya kalau dia bertemu dengan Laura yang sudah kaya raya.
__ADS_1
"Bu ...ibu tau gak? si Laura mantan istriku kini sudah cantik dan kaya raya, dan dia adalah pemimpin dari perusahaan terbesar itu Bu, setelah membuat perjanjian dia malah seenaknya menyuruhku Bu"dapat langsung menelepon ibu nya.
"Apa!!!!!? kamu diperlakukan seperti itu sama mantan istrimu? pokoknya kamu jangan kalah jangan sampai kamu direndahin oleh dia!!"ibunya tidak terima dan meminta anaknya untuk membalaskan dendam.
"Iya Bu saya juga tidak tau, Apa yang harus kita lakukan agar dia kapok?"Kata Dava berkata dengan serius sambil duduk di kursi pribadinya.
"Iyah, coba kita ketemuan sama dia , Ibu ingin lihat perubahan dia dan lihat yang sebenarnya"sang Ibu meminta pertemuan dengan Laura bersama Dava.
"Baik bu"
Dava akan membuat sebuah pertemuan dengan Laura, tetapi Laura yang kini dia selalu menjadi orang yang sibuk dengan bisnisnya, dan agar Laura bisa melakukan pertemuan dengan ibunya Dava,dia harus memuat alasan yang tepat.
Di dalam mobil,David menjemput Laura dari kantor tersebut, tiba-tiba David mengatakan sesuatu kepada Laura yang membuat dirinya terdiam sejenak.
"Untuk Apa kau masih memakai cincin pernikahan itu? kau bilang dia seperti binatang memperlakukanmu? Apakah kamu masih mencintainya?"David mengatakan hal itu sambil mengemudi sebuah mobil mengantar Laura.
Laura yang baru saja puas mengerjai Dava kini dia terdiam,dia baru sadar dengan yang dikatakan David kalau sebenarnya dia tidak perlu mencintainya lagi dan dia pantas mendapatkan hukuman yang dilakukan oleh Laura.
Tanpa habis pikir, Laura mengambil cincin pernikahan tersebut dan melemparkannya keluar jendela.David yang melihat itu hanya menganggarkan jamuannya menandakan Laura hebat .
"Oke!!! aku akan fokus pada diriku sendiri dan ku bongkar semua perbuatan busuk mereka yang telah dilakukan kepadaku!!!"ucapan Laura penuh semangat.
David yang awalnya cuek dan dingin tiba-tiba dia ingin membantu Laura membalaskan dendamnya untuk membongkar kebusukan dari keluarga mantan suaminya.
Jam 12.00 Siang.
Teettt....tetttt ...tett...
Terdengar dering telepon milik Laura, Laura yang tengah sibuk makan di restoran Dia segera mengangkatnya.
"Ya halo?"
"Ini aku Dava, berkas-berkas yang kamu minta sudah aku buat tadi, dan juga aku ingin bertemu denganmu"ucap mantan suaminya.
"Maaf, bertemu kapan?"
"Besok, besok kita bertemu dan membahas untuk kontrak kita"
"Oke"
__ADS_1
David yang menyeruput minuman dari sebuah sedotan dia langsung bertanya siapa yang menelpon Laura tadi.
"Siapa?"
"Ouh itu dava, dia memintaku untuk bertemu besok dengannya mengenai pembahasan perjanjian perusahaan"
"Ouh oke, kamu hati-hati ya sama dia"
"Oke"
Laura rasa curiga kenapa dia harus bertemu dengan mantan suaminya, padahal jika ingin menanyakan tentang bisnisnya maka dia bisa bertanya dan datang ke kantornya, tetapi karena Laura ingin membalaskan dendamnya kepada keluarga mereka maka dia hanya bisa mengikuti alur mereka.
Singkat waktu....
Ibu Dava sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Laura yang sekarang, dari tadi pagi dia sudah berdandan dan sudah menyiapkan kata-kata untuk memarahi Laura.
Kini ibu Dava datang terlebih dahulu ke sebuah restoran yang dituju, dia datang lebih awal bersama Dava anaknya.
"Ishhh..... Laura ke mana sih kok dia belum datang juga? apa jangan-jangan dia takut? apa jangan-jangan dia tahu semuanya kalau ibu mau ke sini?"ucap sang ibu kepada Dava anaknya yang tengah duduk berhadapan di meja makan.
"Udah bu sabar, lagian dia kan lagi sibuk jadi mungkin terlambat tunggu aja dulu"baru saja mengatakan hal itu tiba-tiba aura datang dengan tampilan yang sangat berbeda dan memukau hingga orang-orang yang di sekitar melihatnya.
Banyak sekali orang-orang yang memuji penampilannya.
"Wahhh cantik sekali"sang pria yang duduk di meja makan padahal sudah punya pacar di depannya.
"ih apaan sih"
"Eh maaf sayang"
Laura dengan Rok pendek,tas mahal dan baju lengan pendek putih membuatnya sangat cantik,Laura yang sudah di tunggu Dava kini duduk di Meja yang sudah di sediakan.
"Hay maaf sudah menunggu lama"Laura langsung duduk di hadapan mantan ibu mertuanya.
Ibu mertuanya sangat kaget melihat perubahan Dari Laura,karena benci ibu dava mengambil tas Laura dan mengatakan kalau produk itu palsu.
Namun, ketika dilihat ternyata produk yang dipakai oleh Laura asli.
"Gak, ini pasti bohong kamu pakai gelang palsu kan"ibunya masih tidak terima yang dihadapinya.
__ADS_1
"Maaf, ini karena ada perjanjian bisnis bukan ingin melihat kan produk palsu"Kata Laura tidak senang .