
Pagi Hari, Istana Kekaisaran Cahaya
Kaisar Xie Yan menerima balasan surat dari Jian Rui , tertulis :
"Baginda ! aku tidak ingin berbohong kepadamu, dalam pengintaianku itu aku melihat mereka melakukan itu. apakah yg Mulia ingin aku mengatakan bahwa "aku tidak mendengar suara apapun ! tapi aku melihat mereka masuk kamar !". Jadi percuma Baginda mengirim surat konfirmasi kesaksian kepadaku dengan nada seperti itu".
Kaisar Xie Yan mendesah, sebelumnya kaisar Xie Yan ragu tentang kesaksian Jian Rui, bukti sudah lengkap hanya kekurangan saksi, makanya kaisar mengirim surat konfirmasi kesaksian pada Jian Rui di perjalanan.
" Umumkan pada rakyat bahwa permaisuri telah di pancung secara tertutup, dengan alasan berkhianat !" perintah kaisar Xie Yan.
" laksanakan !" jawab seorang pejabat peradilan. Semua hadirin keluar ruangan kecuali kaisar Xie Yan dan Zu Geng.
Di Perbatasan, malam hari.
Jian Rui menerima surat dari Zu Lei, dia membukanya, tertulis :
__ADS_1
" Permaisuri diberitakan telah dipancung karena berkhianat pada kekaisaran. Ini berita untuk rakyat, kenyataannya adalah permaisuri telah dihipnotis untuk waktu yg lama oleh musuh, beliau aman.
Jun He adalah nama palsu sebagai pengalih perhatian, sosok Jun He dicitrakan Kaisar Xie Yan dalam ingatan permaisuri. Lelaki yg kamu laporkan adalah salah satu pemilik indera ke enam dengan kemampuan mata ilusi, dia belum tertangkap.
Penyedia misi yg kau temui ternyata mata - mata pihak pencakar langit, dia telah dihukum pancung dihadapan rakyat.
Anggota Elang yg bertarung denganmu adalah salah satu pemilik indera ke enam dengan kemampuan perasa logam. Dia mata - mata dan telah di pancung.
Istrimu akan melahirkan, apakah kamu tidak kangen pulang ? Dia juga mata- mata dari pencakar langit.
Nenek itu benar - benar cerewet ! dia mata - mata juga
Jian Rui membakar surat itu dengan wajah yg menggemaskan. 250 prajurit pilihan membuat kemah - kemah sepanjang sungai hijau, di tambah dengan prajurit penjaga perbatasan, jumlah mereka 20.000 prajurit.
Sementara itu di kekaisaran Pencakar langit, 50.000 prajurit bersiaga di tepi sungai hijau menanggapi 20.000 prajurit kekaisaran Cahaya.
__ADS_1
Para pemuda pemilik Indra ke enam tidak hanya sebagian yang ikut dari masing - masing dua kekaisaran itu. Kondisi masih tenang, pameran jumlah pasukan belum ada pergerakan memulai peperangan.
Pedang biru telah menyerahkan buku profil 50 pemuda pemilik indera ke enam. Setelah dipelajari, Jian Rui mengernyitkan dahinya.
" pedang biru ? siapakah diantara mereka yg pandai mengatur strategi ?" tanya Jian Rui.
" ada dua orang !" jawab pedang biru.
" seorang laki - laki dan seorang perempuan, si laki - laki adalah pemilik mata ilusi sedangkan si perempuan pemilik mata pemikat, mereka adalah sepasang kekasih" jawab pedang biru.
" apakah si perempuan sedang hamil ?" tanya Jian Rui.
" mungkin sekarang dia mendekati masa melahirkan " tegas pedang biru.
Jian Rui tidak meneruskan percakapan, ada pikiran di depan wajahnya. Matanya tenang menatap kemah - kemah 50.000 prajurit kekaisaran pencakar langit.
__ADS_1
Jian Rui melesat dengan cepat lari di atas air sungai dengan sedikit suara, sampai di tengah sungai melambat, semakin lambat, dan lambat, tercebur dan tenggelam di dalam sungai dengan arus yg tenang.
70.000 prajurit yg sempat menyaksikan hal itu sama - sama heran. Jika untuk unjuk kepandaian hendaknya berhasil sampai ke tepi sungai musuh, jika hendak mandi mestinya cukup di tepi sungai sendiri.