
Selama bekerja di tempat baru aku merasa cukup nyaman dengan semua nya,baik itu partner kerja,atasan,jam kerja maupun makanan yang di berikan perusahan,justru bisa terbilang lebih terjamin.semua berjalan normal,namun sudah beberapa hari ini ada beberapa senior pria yang ku rasa saat bertemu jadi senyum-senyum seakan menggoda,hanya perasaanku saja,atau memang benar ada nya,tapi kenapa?aku juga ga kenal mereka,juga tidak pernah bersinggungan dengan masalah kerjaan.sampai suatu hari ada senior pria yang tiba-tiba datang kepada ku di sela-sela waktu santai karena produksi sedang tidak kejar target...
"hei,kamu Haura kan??"di tanya tiba-tiba seperti itu aku agak kaget dan bingung,tapi tak urung ku jawab dengan anggukan kepala.tapi tak berhenti di sana,dia kembali melontarkan pertanyaan lagi..
"kamu disini ngekos?"
ku jawab "iya"
"kos di daerah mana?"aku sempat ragu untuk menjawab,karena jujur aku agak risih dengan pertanyaan-pertanyaan yang nyerempet ke privasi,tapi rasa nya tidak sopan kalo tidak menjawab
"tidak jauh dari sini,kosan putri,milik ko Aheng" yupz benar pemilik kosan ku sekarang adalah orang cina,dia pemilik toko material di sebelah tempat kosan ku.
"owhh,,,kosan putri itu,ku dengar disana peraturan nya ketat ya?ga boleh bawa pria sembarangan?"
"iya benar" dan itu lah juga alasan ku untuk memilih kos disitu,selain jarak dekat tempat kerja,aturan ketat itu lah yang jadi alasan utama ku.aku tidak merasa terbatasi dengan aturan itu,malah terasa aman,teman pria akan segan dan mundur jika tau aku tinggal di sana,itu sudah terbukti dari beberapa teman pria yang iseng ingin main ke kosan katanya,tapi saat aku kasih tau kosan ku mereka langsung segan,dan itu tentu jadi suatu keuntungan buat ku,serasa ada jaminan keamanan dari ganguan pria-pria iseng berniat tak baik.pintu gerbang kosan tidak sembarangan orang bisa masuk,karena kunci memakai password yang hanya di berikan kepada penghuni kosan,dan jika ada yang nekad melanggar aturan,teman kosan sebelah kamar ku bisa jadi contoh,karena dia kedapatan bawa pacar nya bermalam,dia harus rela di grebeg dan di bawa ke rumah pak RT untuk di interogasi,selain itu dia juga harus secepatnya pindah dari kosan itu.Ko Aheng memang tegas,mungkin orang cina semua seperti itu,tidak seperti orang kita yang kadang masih plin plan dengan aturan yang mereka buat sendiri.ok kembali ke topik semula,setelah itu senior ku minta no wa ku,aku bilang aku gak bawa hp,lupa no wa nya,pedahal itu hanya alasan,aku malas memberi no pribadi ke lawan jenis,apa lagi yang baru kenal.bukan nya sok suci,tapi aku memang benar-benar malas bila nanti jadi banyak no asing menghubungi dengan iseng.mungkin karena seniorku tidak berhasil mendapat no wattshap,dia pun pamit pergi,tapi belum berapa langkah,dia tiba-tiba berbalik "o ya Ra,da yang titip salam katanya sama kamu!!"dia bilang sambil tersenyum menggoda,aku sempat bingung apa maksudnya,tapi secara reflek aku bertanya "siapa?" dia jawab "nanti juga kamu tau"dia pergi berlalu begitu saja.
__ADS_1
aku hanya mampu menaikan pundak ku tanda tak peduli,buat apa mikirin orang yang gak jelas siapa yang di maksud.
Namun saat malam menjelang,ketika aku sedang asyik rebahan,tiba-tiba ada pesan baru wattshap yang masuk,nomor baru,aku cuma mengernyitkan dahi,siapa kira-kira?karena penasaran ku buka pesan tersebut
"asslmualkum,,maaf menggangu waktu istirahat nya,apa benar ini nomor Haura anak packing Snack??"
aku sempat lucu membaca pesan nya,formal banget dech kaya karyawan ingin bertanya ke pihak kantor 😂😂 tapi tak urung ku balas,takutnya memang ada hal yang penting
"iya benar,maaf ini dengan siapa?" ku balas dengan formal juga,takutnya kan pihak staf perusahaan yang menghubungi.tak lama masuk lagi pesan balasan
Beberapa hari ini no asing tersebut tetap rajin mengirim pesan,walaupun tak pernah ku balas,isi pesan nya tidak jauh dari sedang apa?sudah makan apa belum?sudah solat apa belum?pesan-pesan yang sering di kirimkan seorang kekasih sebagai bentuk perhatian.namun karena dia tidak memberi identitas,aku tentu saja malas untuk membalas pesan-pesan tersebut.
Hingga tepat hari Sabtu,kebetulan tidak ada lemburan,jadi jam kerja untuk hari ini hanya setengah hari,pulang lebih awal artinya buat ku jadwal bersih-bersih kosan dan jadwal cuci baju.seperti biasa aku berjalan pulang beriringan dengan Lilis,Dwi,dan Sri,sambil jalan kita selalu sambil bercanda ria,hitung-hitung penghilang lelah dan penat setelah seharian bekerja.namun beberapa langkah dari pintu keluar aku melihat manusia bernama Eza sedang berdiri di dekat pintu seperti sedang menunggu seseorang,seperti penjaga pintu saja pikir ku 😂😂 kulihat banyak teman pria nya yang menyapa sambil menggoda,tak ketinggalan pula para wanita yang berusaha tebar pesona,atau yang hanya sekedar mencuri-curi pandang.ya tuhan ini cowok sungguh menyebalkan untuk apa berdiri disitu tebar pesona segala,karena males lihat wajahnya aku ajak ketiga teman ku untuk berjalan lebih cepat keluar dari pintu,namun saat aku mendekati pintu,Eza tiba-tiba saja berdiri di depan ku,menghalangi jalan untuk aku dan ketiga teman ku keluar.aku yang sudah ingin segera pulang mendadak tambah kesal.ku beranikan untuk bilang "kak maaf bisa geser sedikit?saya mau lewat..."bukan nya minggir dia malah tambah maju ke arah ku,aku sempat bingung,ini orang mau apa???tak lama terdengar suara maskulin berbicara
" Haura bisa kita bicara berdua??" aku sempat tersentak kaget luar biasa,dengan bodoh nya aku masih bertanya "saya kak?da apa ya??" oh iya aku sebut dia kakak sebagai tanda hormat ke orang yang lebih tua,juga kita tidak akrab jadi aku panggil saja kakak.
__ADS_1
" iya kamu,bisa minta waktunya?aku ada yang mau di bicarakan" sontak aku bingung,juga malu banyak orang yang melihat ke arah aku dan Eza berdiri,ada perlu apa sebenarnya ini cowok,gak ada angin gak ada hujan,ngajak ngobrol berdua.sementara ketiga teman ku sudah saling lirik,entah siapa di antara mereka malah mendorongku untuk ikut dengan eza,karena tidak siap hampir saja aku jatuh menubruk tubuh Eza yang berdiri di depan ku,untung reflek keseimbangan ku baik jadi tidak sampe benar-benar jatuh dan bikin malu.aku berbalik dan ku plototi mereka bertiga,mereka hanya cengar cengir kaya orang stress bikin aku tambah kesal saja.dengar isyarat tangan mereka menyuruhku cepat mengikuti Eza,mau tak mau aku terpaksa mengikuti Eza tentu dengan perasaan tak menentu,ada cemas,bingung juga malu karena banyak orang yang berbisik dan melihat kami berjalan berdua.aku cukup risih dengan kondisi ini,tapi mau gimana lgi?harus kah aku lari sekarang,benar-benar lucu jika aku lari seperti anak TK takut di kejar anjing 😱😱
sampai di gerbang perusahaan,dia menyuruhku menunggu sebentar,tidak lama Eza kembali muncul sudah membawa motor,tunggu dulu kenapa dia harus bawa motor?bukan nya dia bilang ada perlu dengan ku,jangan bilang dia ingin mengerjai ku,awas aja dia kalo berani mengerjai aku.
Eza menghampiri ku" ayo Ra naik!!"
"hah????" sepontan aku agak berteriak
"issh,,,kenapa kamu teriak Ra,malu tau..."
"eh maaf!!!"sambil nengok kanan kiri "bukannya kakak bilang da perlu dengan ku?"
"iya makanya ayo naik!!"
"kita mau kemana?gak bisa kita bicara disini sja?"
__ADS_1
"gak usah banyak tanya dulu,cepet naik,ga enak ngehalangin jalan orang-orang,nanti baru kita bicara lagi!!! hiyyy,,,dasar cowok tukang perintah seenaknya aja nyuruh-nyuruh orang.karena tak enak juga sama orang-orang walaupun canggung aku terpaksa naik ke motor yang Eza bawa,tak lama dia nyalain motor dan aku gak tau dia mau bawa aku kemana.....