Jodoh Dalam Penantian

Jodoh Dalam Penantian
Biang kerok


__ADS_3

Pemandangan yang ku lihat saat ini tak bisa ku percaya,seorang Eza yang selalu terlihat cuek dan sabar,saat ini dengan wajah merah,tangan terkepal seperti menahan amarah,sedangkan perempuan yang ada di depan nya saat ini sedang menangis sesenggukan,ada apa ini?sungguh tidak bisa dipercaya ternyata seorang Eza bisa berbuat kasar dan menyakiti perempuan.entah kenapa aku merasa sangat marah melihat nya merasa tak terima jika ada seorang pria yang berbuat kasar dengan seorang perempuan,walaupun aku tidak melihat langsung apa yang dia lakukan dengan perempuan yang ada di depan nya.


" kak Eza ada apa in?" ku putuskan untuk bertanya dengan sedikit menahan amarah,aku ingin maju tapi Lilis menahan tanganku,aku ingin protes,tapi ku lihat dia menggelengkan kepala dan tak lama membisikan kalo perempuan yang ada di depan kak Eza adalah orang yang sudah menyebarkan gosip tak enak antara aku dengan kak Eza,yang tadinya aku sudah emosi malah berbalik malu,ternyata aku udah berburuk sangka dengan eza.


" aku hanya ingin memastikan suatu hal dan mengkonfirmasi kebenaran,ku dengar ada orang yang menyebarkan berita tidak benar di perusahaan,maka dari itu aku ingin tau saja apa alasan dan tujuan nya melakukan itu,tapi tanpa di sangka aku baru mau bertanya dia sudah terlebih dulu menangis" Eza menjawab dengan cuek dan tanpa tersinggung sekali pun dengan intonasi menuduhku tadi,aku bisa bernafas lega,tapi akhirnya justru aku jadi merasa bersalah


" kak alangkah baik nya biar aku saja yang bertanya,rasa nya kurang pantas kalo kakak yang bertanya dan turun tangan mengurus masalah ini,kakak laki-laki orang akan cenderung menganggap kakak menindas perempuan,jadi gimana kalo urusan ini biar aku yang coba selesaikan?"


"huh....baik lah,karena ini urusan perempuan aku akan mundur,tapi kalo masalah ini tidak terselesaikan dan malah bertambah lebar,jangan salahkan aku kalo aku yang turun tangan,aku gak perduli yang bikin ulah perempuan atau laki-laki selama dia melakukan kesalahan,aku bakal beri dia pelajaran!!" sungguh menyeramkan memang kalo Eza marah,kalo aku si lebih baik tidak cari masalah dengan dia


" oke kak,aku sama teman-teman akan berusaha meng-clear-kan masalah ini,jadi kakak tenang aja"


ku lihat Eza segera beranjak dari loker,setelah punggung Eza hilang dari pandangan aku kembali fokus dengan perempuan yang saat ini masih sibuk terisak,ku dekati dia


" hai,boleh aku tau nama kamu siapa?kita berdua belum saling kenal kan?perempuan itu memandangku

__ADS_1


" aku Resti,anak packing drages"jawab nya kembali menunduk sambil masih sedikit sesegukan


" boleh aku tau,apa benar kamu yang menyebar gosip tentang aku dan kak Eza?" Resti tetp diam sambil menunduk,tapi aku tak patah semangat,aku harus lebih sabar jika ingin menyelesaikan masalah ini dengan baik


" oke,boleh aku tau alasan kamu menyebar berita tak berdasar ini?aku rasa kita belum saling kenal,selama ini aku juga merasa tidak pernah menyinggung atau mencari masalah dengan kamu,lantas kenapa kamu bisa menyebarkan berita yang jelas-jelas bisa mengakibatkan masalah?"


"sebenarnya aku gak ada masalah sama kamu,kebetulan saat itu aku lihat kak eza keluar masuk kosan kamu beberapa kali,aku cuma cerita itu sama anak-anak satu team,aku juga gak tau kenapa beritanya bisa sampe jadi melebar seperti itu?"dia menjawab dengan lirih


" maaf apa kamu yakin cuma ngomong kaya gitu sama yang lain?"


"iya sumpah aku cuma bilang sebatas itu,tapi...." resti menjeda ucapan nya


"iya mening jujur,dari pda tambah runyam"lilis ikut menimpali,resti terdiam cukup lama


"sebenarnya selain aku ada orang yang juga turut menyebar berita kalian,tapi berhubung aku jadi terjerat dan malah yang kena batunya,lebih baik aku clear in masalah ini,itu sebenarnya eriska yang bilang kak eza nginep di kosan kamu,makanya beritanya jadi heboh kaya sekarang"

__ADS_1


"eriska anak operator?" tanyaku tak yakin,ku lihat resti mengangguk,sontak dada ku terasa pengap,tak heran kalo eriska yang menyebar berita yang tak benar itu,bukan maksud ku berprasangka buruk,tapi memang belakangan ini dia selalu berusaha cari masalah dengan ku,penyebab nya sudah pasti eza....mungkin dia benar-benar tak suka aku dekat dengan eza,berulang kali dia selalu menyindir bila ada kesempatan.perempuan yang di butakan cinta memang menakutkan,mereka akan kehilangan akal sehat dan bahkan cenderung nekad.apa segitu terobsesinya kah eriska terhadap eza sehingga dia selalu menganggap ku musuh dan orang yang patut di jatuhkan,sungguh mirisπŸ˜”πŸ˜”


" kamu gak bohong kan,gak fitnah eriska?"


"aku berani bersumpah,bukan aku yang nyebarin berita itu"


" sudah-sudah,sekarang gak usah di perpanjang lagi,kita cari biang kerok nya nanti lagi,udah waktunya masuk kerja,kalian gak mau kan sampe kena SP atau potong gaji gara-gara telat?" sri mencoba menengahi


karena waktu masuk kerja,kami semua cepat berganti baju,dan masuk ke area tempat kerja,lupakan sejenak masalah pribadi segera masuk ke mode kerja.


Waktu terasa sangat lambat,mungkin karena suasana hati yang gak baik,tapi ku coba untuk mengatur mood supaya lebih baik.saat fokus kerja,tiba-tiba da bayangan tinggi yang menghalangi cahaya,saat ku angkat kepala ternyata eza yang sedang berdiri di depanku.ya tuhan ada apalagi ini makhluk satu ini datang kesini,aku pura-pura tidak melihat dan terus fokus kerja,mungkin dia merasa di abaikan sehingga dia memegang lengan ku,huh,,,ku hembuskan nafas lelah


" ada apa kak?ini jam kerja"


" nanti pulang aku tunggu di depan gerbang,kita pulang bareng"

__ADS_1


" kenapa,apa ada yang perlu di bicarakan?"


" ada hal penting yang harus kita bahas,aku tunggu pulang kerja" kata-katanya bukan permintaan tapi lebih ke perintah,dasar tukang merintah.tak lama eza langsung pergi dari hadapanku,walaupun kedatangan nya cuma sebentar tapi sudah pasti yang namanya eza selalu menjadi pusat perhatian,orang-orang terlihat penasaran memandang ke arah ku,apalagi di tambah gosip tadi pagi,tanpa terasa wajah ku berubah merah padam karena malu,walaupun gosip yang beredar lebih condong fitnah,namun ada sebagian yang juga fakta,kalo eza beberapa kali datang ke kosan ku,aku berasa anak kecil yang berbuat nakal dan ketauan orang tua nya.tapi aku berusaha mengabaikan semua pandangan penasaran mereka dan terus bekerja dengan fokus supaya pekerjaan cepat selesai.....


__ADS_2