Jodoh Dalam Penantian

Jodoh Dalam Penantian
Kondangan,,,,


__ADS_3

Akhir nya jam kerja berakhir juga,waktu seakan berjalan lambat,bukan nya aku sangat menantikan pergi dengan eza,tapi pandangan dari Eriska yang membuat aku ingin cepat-cepat kabur,sungguh sangat tidak nyaman.ku dahului orang-orang untuk keluar ruangan,setelah bel tanda pulang berbunyi,cepat-cepat aku antri untuk melakukan finger print,tanda aku sudah selesai bekerja dan siap pulang.kali ini aku pulang memang terkesan buru-buru,tidak seperti biasanya menunggu ke tiga temanku,aku pulang lebih dulu karena tidak ingin mencari masalah,biarlah ku siapkan mental ku dulu untuk menghadapi kekacauan yang mungkin aku dapat besok.


sesampainya aku di kosan,aku hempas kan tubuh lelah ku di atas tempat tidur mungil kesayanganku,sekitar 20 menit aku rebahan mengumpulkan tenaga,sebelum beranjak ke kamar mandi membersihkan diri dan bersiap-siap,barusan masuk chat dari Eza menanyakan keberadaan ku.cukup 40 menit saja aku sudah siap dan rapih,aku termasuk orang yang gak ribet,tidak perlu make up lama,ku pilih atasan tunik berwarna biru dengan sedikit aksen batik,ku fikir akan cocok dengan acara formal seperti pernikahan,ku padukan dengan celana bahan dan flat shoes yang senada dengan celana.ku pilih celana dan flat shoes karena akan lebih nyaman saat berkendara dengan motor,walaupun sudah ku pastikan saat aku nanti berdiri dengan eza,aku akan lebih terlihat seperti kurcaci.secara Eza berbadan tinggi tegap,sementara aku yang hanya memiliki tinggi badan 154cm,kepala ku hanya sampai setinggi dada nya saja.nasib orang pendek begini amat ya,tapi dari pada memaksa kan diri memakai high heels,yang di pastikan bakalan menyiksa aku lebih baik tetp terlihat pendek tapi nyaman.


tak lama setelah aku siap,ada chat masuk ternyata Eza sudah berada di gerbang kosan.tanpa buang waktu aku segera turun ke bawah,saat aku berjalan,aku sempat berpapasan dengan beberapa teman kosan,tak lupa saat menyapa mereka pasti sempat mengolok-ngolok ku yang di bilang mau pergi kencan.terserah apa kata mereka saja,aku tak mau ambil pusing apa yang mereka pikirkan.


saat sampai di gerbang ku lihat Eza sudah menunggu duduk di atas motor sambil asyik memainkan hp nya.aku sempat agk terpana melihat penampilannya,celana hitam,jaket hitam pas badan dengan sepatu cat putih membuat penampilannya lebih keren di banding saat dia di tempat kerja.aduh,,,ini jantung kenapa tiba-tiba berdetak lebih kencang gini si???tenang-tenang jantung jangan kaya gitu,gak boleh baperan sama jodoh orang,nanti malah sengsara sendiri.ku coba tarik nafas buang beberapa kali,setelah tenang aku hampiri Eza


"hai kak,maaf udah lama nunggu?" mendengar suaraku dia mengangkat kepalanya,tak lupa dia lempar senyum manis nya itu,ya Alloh sungguh indah ciptaan mu ini...


"gak ko,udah siap?kita berangkat sekarang!!"

__ADS_1


setelah aku naik Eza langsung tancap gas,perjalanan ke tempat pernikahan ternyata cukup jauh,hampir 1jam perjalanan,aku bersyukur berarti pilihan outfit yang aku pakai kali ini tepat coba kalo tadi maksa pake high heels sudah pasti kaki bakalan sakit dan pegel banget.


saat sampai di tempat acara,aku turun dan menunggu Eza di pintu masuk,sementara Eza sedang mencari dulu tempat parkir,tidak lama dia muncul menghampiri ku,tapi yang bikin aku mematung,saat dia membuka jaket,secara otomatis terlihat baju dalam yang dia pake,ternyata dia memakai kemeja lengan panjang yang di gulung sampe siku,yang jadi masalah dan membuat aku kaget adalah warna kemeja yang dia pake,entah kebetulan atau bagaimana warna nya juga biru,orang yang melihat pasti akan menyangka kita sengaja memakai warna baju yang senada seperti pasangan yang biasa memakai baju couple.aku sempat kikuk,kenapa bisa kebetulan begini warna baju nya,berbeda dengan eza yang terlihat santai dan tidak kaget dengan warna baju kita yang senada,atau mungkin dia lebih pintar menyembunyikan ekspresi dari wajah nya.


"ayo Ra kita masuk,yang lain kaya nya udah sampai,mungkin dah nunggu di dalam" aku sempat bingung,yang lain,berarti Eza datang bersama teman-teman yang lain,kenapa juga mesti mengajak aku kalo begitu.


Pas masuk ke dalam mata ku langsung melotot,mulut menganga,bukan apa-apa yang hadir semua pekerja di perusahaan ku,yang kebanyakan dari mereka anak lama,yang seangkatan ku memang gak mungkin pada hadir,soalnya gak kenal yang punya acara juga.kira-kira masih sempat kabur gak ya??sumpah ini si namanya akward banget,datang Sama Eza ketemu teman-teman dia di perusahaan,tau begini aku tolak aja ajakan dia tadi,malu banget sumpah.pasti mereka bakalan bikin gosip yang aneh-aneh,belum lagi ledekan mereka,tau sendiri lah kalo para cowok sudah becanda kadang suka gak tanggung-tanggung bikin salah tingkah,salah paham,masalah makin melebar 😔😔 aku juga heran Eza yang notabene pendiem malah berteman dengan orang-orang yang bisa di bilang punya sifat gokil abis,biang rusuh pokonya,mau dimana pun tempatnya.


seperti yang ku duga,saat aku dan Eza mendekati mereka,mereka langsung heboh,ada yang bersuit,ada yang meledek,aku sudah gak tau lagi Semerah apa wajahku saat ini,aku hanya bisa menunduk tidak mampu melihat ke arah mereka.entah siapa jga yang mulai meledek,aku tidak bisa memperhatikan,,


"baju nya aja udah couple gitu,ada bau-bau yang mau cepet nyusul nyebar undangan nie kaya nya.." sontak itu bikin semua yang ada di sana tertawa puas,sementara aku,aku sudah tak tau lagi apa yang harus aku lakukan selain menunduk,aku sudah tidak punya keberanian berhadapan dengan mereka semua,bener-bener sial kenapa harus mau-mau aja si aku di ajak kesini,mana baju kami malah tau-tau warna nya sama,jelas itu jadi santapan lezat buat bahan ledekan mereka.saat Eza melihat aku cuma nunduk,sepertinya dia tau kalo aku merasa sangat malu,jadi dia berinisiatif mengajak ku pergi menemui pemilik acara saja,dan itu jujur sedikit membuat aku bisa bernafas lega,minimal kita tidak terus-terusan jadi bahan olok-olokan.aku hanya mengikuti saja saat Eza naik ke pelaminan,tapi pas sudah dekat,tiba-tiba Eza pegang tangan aku sambil jalan,sontak aku kaget,reflek aku ingin melepaskan tangan Eza,tapi Eza malah makin mengeratkan genggaman nya,mau tak mau aku cuma bisa pasrah mengikutinya.saat giliran kami menyalami pengantin,Eza yang memimpin di depan karena dia jelas akrab dengan pengantin,cukup lama mereka bertukar kata,sampai akhirnya sang pengantin melihat ke arah ku,aku hanya bisa tersenyum seramah mungkin sambil memberi selamat kepada pasangan yang baru saja sah jadi suami istri tersebut.eh tiba-tiba pengantin pria nyeletuk

__ADS_1


"za ini ternyata calon nya,kenapa baru di kenalin sekarang?di umpetin Mulu,kaya takut ada yang bawa kabur,tenang teh Eza mah anak baik,dia cowok setia,bakal di jagain terus kalo jadi cewek dia" sontak wajah ku kembali merah Semerah tomat matang,makin banyak aja orang yang salah paham kalo gini,aku jadi greget sama Eza,kenapa dia malah diem aja,gak ada niatan gitu ngasih penjelasan sama mereka,biar gak terus-terusan pada salah paham? Eza hanya menanggapi nya dengan senyuman,bikin aku tambah gemas,kalo gak lagi di tempat banyak orang gini pingin aku timpuk aja kepalanya pake sandal.bukan nya klarifikasi malah bikin tambah masalah,ini orang bener-bener biang masalah emang,masa iya harus aku yang klarifikasi kan gak mungkin cewek yang maju ke depan juga.berhubung di belakang antrian semakin panjang yang mau bersalaman,kami berdua secepatnya turun dari pelaminan,gak enak kalo malah bikin lama antrian.


setelah turun kami berdua langsung menuju tempat meja makanan yang sudah tersusun rapi,saat mau mengambil makanan dengan sigap Eza bertanya


" Ra kamu mau makan apa?mau makan nasi atau ambil bakso?" aku agak malu kalo harus di layanin ngambil makanan gitu


" aku ambil sendiri aja ka,kakak ambil punya kakak aja"


" gak apa Ra,aku ambilin aja kamu mau apa?tempat ambil makanan nya antri,nanti kamu cape,pegel,aku yang ambilin,kamu tunggu aja di meja kosong sebelah sana,biar aku yang ambil" ternyata nih cowok pengertian juga pikir ku dalam hati,tapi tetap saja aku merasa tidak enak hati harus di layani seperti itu,aku masih mampu ambil sendiri,tapi Eza seperti nya tidak pernah mau Nerima penolakan,dari pada malah banyak adu mulut,lebih baik aku ngalah aja.


" aku bakso aja deh kak,kalo gak ngerepotin sekalian pingin ice cream jga,tapi kalo repot nanti aku ambil sendiri aja"

__ADS_1


" oke,sekarang kamu duduk aja di meja sebelah sana,nanti aku ambilin apa yang kamu mau,jangan berdiri disini nanti kamu pegel,aku pergi ambil makanan dulu"


ku turuti saja apa yang dia mau,ku dudukan pantat ku di bangku yang tersedia untuk para tamu,kebetulan ada meja yang kosong,cukup lama aku menunggu,karena bosan ku putuskan untuk bermain hp untuk mengisi waktu menunggu,tak lama tiba-tiba ada orang yang duduk di hadapan ku,ku kira Eza yang sudah kembali,tapi saat aku angkat kepala ku ternyata seorang perempuan cantik yang langsung tersenyum kepadaku,ku balas senyum nya dengan ramah,walaupun aku tak mengenal nya dan entah ada keperluan apa dia duduk di tempatku,karena ku lihat masih banyak meja kosong yang tersedia...kenalan Eza kah?ku tunggu saja dia untuk memperkenalkan diri...


__ADS_2