
ARIQA menyelonong masuk terlebih dahulu ke dalam apartemen.. kenapa tidak.. dia sangat malu sekali setelah sebelumnya mendengar ungkapan perasaan Raka kepadanya yg sebenarnya.. TDK romantis sihh.. tapi hal itu sukses membuat nya salah tingkah sendiri jadinya.. dia bukan tipikal orang yg sering ngelak dia akui jika dia juga sedang jatuh cinta kepada Raka. untuk perasaan nya kepada Tomi . dari dulu dia TDK pernah mempunyai rasa lebih kepada Tomi.. kecuali menganggap pria itu sebagai kakaknya..
untuk pacaran.. sebenarnya ARIQA TDK pernah menjawab iya dan menerima Tomi dengan jawaban yg pasti.. tapi semua orang sudah terlanjur salah faham dengan kedekatan nya. .
tapi jika dia di suruh mengatakan hal itu kepada Raka sekarang.. seperti nya jangan dulu dehh.. biar dia aja yg terus memaksa untuk ARIQA menyudahi hubungan nya dengan Tomi.. ahh.. drama keluarga yg lumayan seru ini...
ARIQA sedikit terkejut saat Raka duduk di tepi ranjang persis di samping nya...
" ngapain??" tanyanya nyolot..
" mau tidur di sini lah ... ini kan apartemen gua... kamar gua . dan elo juga istri gua... semua yg ada di sini adalah milik gua .."
kata Raka.. kemudian pria itu menjatuhkan dirinya ke ranjang.. ARIQA hanya bisa diam . sedangkan detak jantung nya sekarang sedang dugem dengan kekuatan tinggi.. ahh.. serasa mimpi bukan kan pria yg sedang tiduran di samping nya ini dulu adalah musuhnya.. kenapa sekarang menjadi seperti ini...
" tumben gak ngeberontak... siap jadi istri seutuhnya malam ini ." tanya Raka menggoda sambil merubah posisi nya yg sekarang miring dan menggunakan tangan nya untuk tempat bertumpu kepala nya .
mendengar itu ARIQA refleks memukul raka kesal .
" mesum elo .." katanya..
" dahh... Ambi wudhu sana . Udah magrib ini.. kita sholat bareng.. gua imam nya. "
" ya kali gua.. elo kan cowok... yg jelas imam lahh." beo ARIQA...
dan hal itu seperti nya di dengar oleh Raka..
" elo gak ambil wudhu sekarang.. gua cium .." ancam nya.. yg langsung sukses membuat gadis nya itu berlari ke arah kamar mandi..
setelah selesai sholat Raka langsung memutar tubuhnya menghadap ke arah istri nya yg juga sedang menatap ke arah nya..
gadis itu mengangkat Ke2 alisnya sebagai kode bertanya..
" gak mau cium tangan gua..." kata Raka sambil menyodorkan tangannya.. tanpa berpikir panjang ARIQA Langsung mencium nya.. tenang sekali rasanya.
memang seperti itu kodrat nya jodoh.. TDK ada yg tau.. dan TDK ada yg bisa meramalkan hanya Allah lah yg mengetahui segala nya..
Raka tersenyum tipis... TDK pernah menyangka jika akan seperti ini...
__ADS_1
ARIQA gadis yg dia kagumi secara diam diam ternyata sekarang sudah resmi menjadi istri nya ..
ARIQA juga tersenyum... bersyukur sekali dengan. semua yg di berikan oleh tuhan kepada nya sekarang...
" gua gak akan pernah maksa elo buat jatuh cinta ke gua.. tapi gua bakalan berusaha buat elo jatuh cinta ke gua..." kata pria itu sambil menarik tengkuk istri nya dan mencium kening nya sekilas.. jelas saja hal itu langsung sukses membuat sang gadis melotot karena kaget.. ini adalah serangan yg sangat tiba-tiba dan tanpa aba aba.. liat jantung nya sekarang.. mulai dalam kondisi yg TDK membaik.. kalau seperti ini terus menerus.. bisa rusak tu jantung.. karena di pacu 3 kali lebih keras dari biasanya berdetak . ahhh . ingin teriak rasanya ..
" gak usah ber tele tele.." kata ARIQA memalingkan wajahnya yg sudah memerah seperti tomat..
" elo Uda besar pasti Uda lebih faham .." kata Raka sambil menarik turunkan alisnya..
" tentang Tomi itu hak elo.. gua gak maksa sama sekali.." lanjutnya.. mendengar itu kenapa tiba-tiba ada rasa bersalah yg menyelimuti hati ARIQA .
ini salah dia sudah menikah dan masih berhubungan dengan pria lain.. walaupun Tomi bukan kekasih nya . tapi semua orang tau . jika dia adalah pacarnya.. ini sangat menyulitkan.. untuk tiba tiba menjauhi Tomi juga hal yg sangat mustahil bagi ARIQA.
pria itu sangat baik dan perhatian padanya..
TDK mau ambil pusing lagi ARIQA langsung beranjak berdiri dan melepaskan mukena yg di pakai nya untuk beribadah.. melipat nya dan meletakkan nya kembali ke tempat nya...
Raka juga beranjak berdiri.. kemudian menyusul istri nya ke luar kamar..
" mau bikin apa.." tanya nya yg penasaran
" mie instan.."
" kenapa harus makan mie lagi . jangan terlalu suka sama mie instan gak baik buat kesehatan.." ciee.. Raka dah mulai bawel sekarang .
" tumben perhatian bos.." sindir ARIQA dengan berani .
" ya jelas . kuping gua takut panas pas dengar ceramahnya bunda nanti.. pas tau menantu nya sakit.."
" yaelah . gengsi segala . bilang aja elo yg perhatian kan...ya emang gitu cowok . gak ada yg bisa dengan mudah menolak pesona seorang ARIQA Zafra.." kata ARIQA dengan bangga nya sambil mengibaskan rambutnya yg sebahu itu ...
" punya bini kok PD nya di atas tingkatan.." beo Raka... di iringi dengan gelengan kepala ringan..
"auww..." rintih pria itu sambil memegangi kepalanya yg terasa sedikit nyilu saat di timpuk dengan bawang putih..
" dihh.. kdrt elo ke suami..."
__ADS_1
" siapa suruh bawel.. kayak bebek kelaparan..." sinis ARIQA..
" elo mau makan mie instan juga gak.." tawar nya pada akhirnya...
Raka mengangguk sebagai jawaban pertanyaan istri nya tersebut..
" tadi bilang gak sehat lah.. apa lah . pas di tawari ya mau aja ." sindir ARIQA sambil mengambil satu buah mie instan lagi dari dalam laci ...
" bawel..." kata Raka terdengar mengejek.. yg membuat opini istri nya itu langsung teralihkan ke arah nya..
" gua tunggu di sofa depan ya.." pria itu berjalan menyelonong sebelum nantinya di timpuk lagi sama istrinya..
setelah membuat mie instan milik nya dan Milik Raka .. gadis itu berjalan ke arah suaminya yg sedang asik menonton televisi...
" ni makan dulu . " perintah nya.. Raka menatap sekilas lalu mengangguk kan kepala..
" Makasih lohh.."
" ngapain makasih, soal mie instan doang . anak SD juga bisa..."
" bawel diem ya... " kata Raka memotong ucapan istri nya itu.. perkara makasih doang mereka debat..
mendengar hal itu ekspresi wajah ARIQA langsung berubah TDK suka...
" sama sama.." katanya dengan nada TDK bersahabat...
mereka melahap mie instan milik mereka masing masing dengan sangat lahap...
setelah selesai.. Raka memilih untuk mencuci piring.. dan membiarkan istrinya itu tetap duduk di sofa...
" baik dehhh suamiku ini.." puji gadis itu . sambil tersenyum nakal..
ya untuk para pembaca.. author mau bilang makasih banyak banyak ya . gak nyangka Uda tembus 1k pembaca padahal novel jodohku musuhku dalam kelas ini masih belum aku ajuin kontrak lohh ..
oh iy . minta 3 komentar aja di part ini nanti aku kasih visual nya Raka sama ARIQA..
mau???
__ADS_1