Jodohku Musuhku Dalam Kelas

Jodohku Musuhku Dalam Kelas
27


__ADS_3

ARIQA Masih berdiri di ambang pintu melihat Sahabatnya yg sudah mulai menjauh dan tak terlihat lagi dari pandangan mata nya...


setelah dirasa cukup dia kembali masuk ke dalam apartemen dan menutup pintu utama...


rasa nya melelahkan sekali... walaupun bukan dia yg mengerjakan tugas nya...


gadis itu merapikan bukunya dan membawanya masuk ke dalam kamar...


baru saja membuka pintu pandangan mata nya langsung tertuju ke arah Raka yg sedang tertidur dengan posisi duduk sambil memangku laptop di atas kasur.. dia seperti nya kecapean karena harus mengurusi banyak hal demi kampanye pemilihan Osim dan beberapa agenda yg harus dirinya selesai kan...


Arika mengambil duduk di samping tubuh Raka .. menatap wajah pria itu yg terlihat sangat pulas dalam tidur nya...


tapi dia juga TDK mungkin tidur satu ranjang dengan raka kan??


setelah menyingkirkan leptop Milik suaminya tersebut..


dengan perlahan tangan nya bergerak ke arah tubuh pria itu .


hendak membangun kan nya.


tapi semua nya kacau saat


jlepp...


suasana langsung gelap gulita.. ya cahaya nya langsung hilang dengan kata lain lampu nya juga padam..


tanpa aba-aba gadis itu langsung berteriak dan m memeluk tubuh pria di hadapannya itu dengan sangat erat... tubuh nya sudah mulai bergetar...


ya... gadis ini memang memiliki fobia terhadap kegelapan..


karena suatu insiden di masa kecilnya... tapi hal itu sangat berpengaruh sampai sekarang ketika dirinya sudah besar...


sedangkan Raka mendapatkan Serangan yg tiba2 tersebut Langsung terbangun ..dan mengelus punggung gadis nya itu lembut.. dia tau apa penyebab permasalahan yg membuat istri nya tersebut sangat ketakutan.. dia Awal nya juga sedikit terkejut . tapi berusaha sebisa mungkin agar TDK terlihat jika sedang panik karena itu akan menambah masalah baru nanti nya ..


" Raka takut..." lirih gadis itu masih setia berada di posisi yg sama... Raka tersenyum dia TDK bersuara hingga membuat ARIQA mengira jika suaminya tersebut masih dalam posisi tertidur...


" Raka .. bangun.." lirih nya sambil sedikit menggoyang tubuhnya.. hingga membuat tubuh Raka juga ikut bergoyang...


" Udah dari tadi.." mendengar hal itu.. ARIQA sedikit lega walaupun ada rasa malu yg menyerang.. kenapa tidak karena selalu dirinya lah yg memeluk pria itu terlebih dahulu...


" gua takut..." ujarnya lagi .. diikuti dengan suara hisakan...


Raka mulai membelai lembut rambut gadisnya itu... mencoba untuk menenangkan nya...


" gak usah nangis... habis ini juga nyala lampu nya..." kata pria itu berusaha untuk TDK semakin membuat ARIQA ketakutan... karena dia juga merasakan getaran hebat pada tubuh gadis nya. itu .. Sulit memang jika harus berhadapan dengan seseorang yg memiliki sebuah fobia ...


" gak bisa.. orang nangis sendiri..." Jawab ARIQA dengan polos nya.. yg langsung sukses membuat suaminya itu tergelak...

__ADS_1


" cup...cup cup... jangan Nangiss lagi ya..." ARIQA sedikit tenang sekarang... pria itu benar benar memiliki kepribadian ganda seperti nya .. kenapa sekarang dia jadi sangat hangat.. kalau seperti ini cerita nya bisa runtuh Tembok pertahanan nya...


tanpa dirinya sadari dia malah tersenyum sekarang...


ahhh.. kenapa jadi baper begini.


.


" gua ijin meluk elo..." katanya meminta ijin.. dengan gemas Raka langsung mengacak rambut ARIQA...


" iy .. gpp..." balas Raka...


aroma yang khas menguap ke Indra penciuman ARIQA,, aroma meskulinnya...


ahh... kenapa jadi terbuai...


karena Raka sihhh...


batinnya meronta-ronta....


" Uda nyala kok..." Raka berujar memberi tau..


karena memang sudah terang kembali...


gadis itu perlahan membuka matanya.. memastikan apakah yg di ucapkan oleh Raka itu benar atau tidak... Beberapa kali mengerjakan matanya.. dan pada akhirnya yg pertama kali di lihat nya adalah wajah tampan suaminya yg terfokus memandang ke depan...


dengan perasaan malu .. dia mulai melepaskan pelukannya dan menjauh dari tubuh Raka...


,


" elo mau ke mana??" tanya ARIQA seperti TDK rela jika ditinggalkan oleh Raka seorang diri di sini ..


" mau tidur lah.." kata pria itu setelah berbalik.... tapi sejurus kemudian dia kembali melangkah...


" Raka.." panggil gadis itu,, sambil ikut turun dari ranjang dan menyusul suaminya tersebut..


Raka hanya menoleh sekilas,, tanpa ada respon yang pasti...


" Raka..." panggil gadis itu lagi .. sambil ikut terduduk di sofa... yg Secara TDK Langsung mencegah pergerakan pria yg sudah resmi menjadi suaminya itu untuk berbaring di sana...


" apa.. " balas pria itu singkat.. seperti nya rasa kantuknya sudah mulai muncul lagi... dia benar benar lelah memang.. setelah hampir seharian berada di lapangan dan mendiskusikan tentang pencalonan nya...


" gak usah tidur di sini..." ujar ariqa...


" Terus maksud elo gua tidur dimana.." potong Raka sambil menyenderkan kepalanya di sofa...


" di kamar.." balas gadis itu tak kalah cepat..

__ADS_1


" hah..." jelas saja Raka terkejut...


tumben sekali istri nya itu mau tidur satu ranjang dengan nya..


" gua takut mati lampu lagi nanti malam..." kata ARIQA secepat kilat mengklarifikasi.. sebelum Raka berpikir yg TDK TDK nantinya...


" gak mungkin,, mungkin tadi ada konslet sama listrik nya apartemen mangkanya sampai mati... paling sekarang udah di benerin.. dan kejadian tadi gak mungkin terulang lagi.." kata Raka sambil memejamkan mata.. dia sudah TDK kuat untuk menyangga Matanya ..


" enggak... gua gak mau ngambil resiko.. ayo Raka..." bujuk nya sambil menarik tangan pria itu dengan mata masih tertutup dia . Raka akhirnya menyerah... dan ikut ke mana gadis nya itu membawanya...


setelah sampai. kamar tanpa menunggu waktu lama.. Raka langsung membanting tubuhnya ke ranjang... ARIQA yg melihat hal itu hanya bisa geleng2 kepala...


gadis itu memilih untuk masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti piyama tidur...


setelah keluar dari kamar mandi,, ARIQA langsung ikut naik ke atas ranjang...


meletakkan guling dia antara tubuh nya dan tubuh Raka .. menjaga jaga agar tdk sampai kebablasan...


sang surya sudah menampakkan cahaya indah nya ..


membuat ARIQA mengerjabkan matanya beberapa kali...


di tambah lagi dengan suara nyaring dari jam Beker yg terus berbunyi...


dia melirik ke arah samping nya setelah membuat jam Beker tersebut berhenti berdering. .


pria itu sudah TDK terlihat lagi ..


ya dibandingkan dengan dia. . Raka memang sangat juara kalau di suruh bangun lebih pagi...


ini masih jam setelah 6...


Raka masuk ke dalam kamar dengan pakaian sekolah yg sudah sangat lengkap...


" udah bangun .." Raka menyapa dengan nada dingin nya ...


" kenapa gak bangunin gua..." tanya ARIQA sambil mengucek matanya.


" udah gua bangunin tadi... elo gak Bangun.." balas Raka Dingin...


" mau berangkat sekolah..." tanya ARIQA kebingungan...


" iy..." balas nya singkat.. yg langsung membuat ARIQA terbelalak...


" sepagi ini ." gadis itu bertanya..


Raka hanya mengangguk ringan

__ADS_1


" gua udah masak nasi goreng tadi... elo makan..."


" gua berangkat Dulu.." pamit Raka...


__ADS_2