
"bohong .. Perez pasti nya. ." elak ARIQA berusaha memberontak dari pelukan suaminya . bibir nya tiba2 tersenyum dan sangat sulit untuk di hentikan... pipinya juga memanas dia yakin pasti sekarang pipinya sudah Semerah tomat...
pengen banget teriak rasanya... kenapa tiba-tiba jadi sweet gini coba ..
ARIQA menggigit bibir bawahnya tipis. . menyalurkan semua nya lewat sana...
" kok bohong sihh..." pria itu sama sekali TDK memberikan ruang untuk istrinya Kabur ..
" raka... sekolah..." kata gadis itu lagi. yg terbilang cukup sukses.. karena dengan perlahan pelukan itu mulai mengendor ..
" astaghfirullah lupa.... " Raka mengusap wajah nya sekilas lalu melirik ke arah arloji nya yg menunjukkan pukul 7.00 ..
" telat ini.elo juga baru saja jadi ketua OSIS . masa udah nyetorin nama murid yg terlambat..." katanya saat melihat ekspresi wajah Raka ..
" ya gpp.. kalau pun di hukum kan sama istri sendiri juga..." Raka berusaha santai . walaupun dia juga merasa sedikit khawatir sekarang...
dengan cepat dia langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi...
mengejar waktu yg sebenarnya sudah TDK bisa di kejar lagi .
" ihhh... gak usah nge gombal terus deh .."
" dahh... baper istri ku.." ledek Raka ..
ARIQA Manyun saat mendengar nya. .
..benar kan insting ke2nya...
gerbang sekolah sudah di tutup sempurna...
ya iya lah...
bel masuk sekolah berbunyi nya.
06.55..
sedangkan mereka??
sampai ketika waktu sudah menunjukkan pukul 7 lewat 5 menit...
tanpa pikir panjang... Raka terus menjalankan mobilnya.. membuat ARIQA mengernyit tak mengerti...
" Raka... elo kelewat..." kata ARIQA sedikit berteriak sambil menengok ke arah gedung sekolah nya yg jauh berada di belakang .
" gak mungkin.. kita nyerahin diri.. yg ada di jemur dan di kasih poin nanti..."
" tolong hubungi. sekertaris kelas .. bilang ijin gitu .." kata Raka dengan entengnya.. dan tanpa beban..
__ADS_1
" dihh... sekertaris kelas itu gua. Raka .." mendengar hal itu Raka langsung menepuk jidatnya.. dia benar benar lupa jika istrinya lah sekertaris nya ..
" ya udah.. gua coba hubungi Didin sama Ridho aja .. biar mereka yg ngurus..."
" nge bolos ni.. cerita nya... " pancing ARIQA dengan menaik turunkan alisnya...
Raka tersenyum tipis... tak bisa menjawab...
dia TDK mau jika harus melihat istrinya di hukum di depan tiang bendera sampai jam istirahat...
dan harus menahan malu...
Raka sama sekali tidak menghawatirkan dirinya.. kalau pun dia akan di permalukan, di hukum dan di cabut Secara paksa jabatan nya.. dia rela . tapi untuk ARIQA . itu hal yg sangat sulit baginya...
" mau kemana?!" Raka bertanya sambil melirik sekilas ke arah samping..
" lah.. kok tanya ke gua .. terserah lah... "
ARIQA sedikit bergidik mendengar pernyataan yg menurut nya TDK masuk akal seperti itu . bukannya dia yg memiliki inisiatif untuk bolos dari sekolah..
" ya udah.. gua ajak ke suatu tempat.. dan jangan berkomentar sama sekali.. ok.."
ARIQA mengangguk mengiyakan...
pandangan nya terus tertuju ke arah jalan.. yg bukan mengarah ke apartemen.. atau rumah mertua bahkan orang tuanya.
matanya sudah TDK bisa dilakukan kondisi kan lagi ..
TDK butuh waktu lama .
gadis cantik itu langsung tertidur.. menyelami dunia mimpi yg bisa membuat seseorang melupakan segala nya. dan sedikit lebih tenang ketika terbangun nantinya...
Raka melirik sekilas dan tersenyum.. ARIQA SULTHAN sudah banyak berubah sekarang...
gadis yg awalnya sangat garang dan sangat membencinya .. tapi sekarang. lamban laut...
dia sekarang menjadi gadis yg bertanggung jawab dengan status istri yg di miliki nya ..dan TDK sering memancing keributan seperti sebelumnya...
mobil yg di kendarai oleh Raka itu berbelok masuk ke dalam sebuah jalan yg TDK begitu luas.. tapi kiri kanan jalan menyuguhkan pemandangan yg sangat eksotis dan indah...
sampai masuk ke sebuah jalanan yg hanya bisa di lalui oleh satu mobil saja. ini sudah bukan termasuk wilayah Jakarta lagi .. . cukup jauh dari kebisingan ibu kota..
wilayah Jawa barat yg di pilih nya .. di sana kita sudah bisa menemukan beberapa pegunungan dengan cuaca yg cukup dingin . mobil itu masuk ke sebuah vila .. yg seperti nya milik pribadi.. TDK begitu besar. dengan halaman yg luas dan hampir mirip Desain rumah pegunungan Eropa.. sangat nyaman dan indah...
setelah memarkir kan mobilnya.. dia menghadap ke arah sang istri...
" ARIQA..." panggil nya lirih sambil menggoncang tubuh gadis nya itu .. TDK butuh waktu lama untuk merespon.. ARIQA sudah membuka matanya...
__ADS_1
" gua ketiduran ya??" tanya nya dengan tangan yg bergerak mengucek mata t..
Raka mengangguk ringan...
" ini rumah siapa Raka??" tanyanya tapi yg di tanya sudah terlebih dahulu keluar.. hingga membuat nya mau tak mau ikut menyusul nya .
" Raka .. " panggil nya sambil berlari kecil mengejar ketertinggalannya..
" ini rumah siapa Raka..." tanya nya lagi mengulangi...
" rumah eyang..." jawab Raka singkat. yg langsung membuat ARIQA membelalakkan matanya...
gila ni cowok...
untuk pertama kalinya membawa seseorang cewe ke rumah eyang nya .. dengan masih menggunakan seragam sekolah dan di jam sekolah...
ARIQA melirik ke arah tangan nya yg kosong dan TDK membawa apa apa..
" kalau mau kesini . kamu bilang dong dari awal .. jangan langsung Dateng..." kata nya sedikit bersengut menahan amarahnya...
" " kenapa??" tanya Raka dengan Santai nya tanpa berniat untuk menghentikan langkahnya ..
" gua baru bangun tidur.. Masih pakek seragam sekolah. gak rapi sama sekali.. masak mau ketemu eyang dalam keadaan kayak gini" selolong nya panjang lebar..
" ya gpp... "
" kok gpp sihh... ya jangan dong .. kita ke moll dulu.. Aku juga mau beli oleh oleh. uat eyang ..," ARIQA meraih tangan Raka. . berusaha membujuk.. agar suaminya itu mau menuruti permintaan nya .
" gak usah..."
" Raka.. " ARIQA menghentikan langkahnya.. tanpa mau melepaskan genggaman nya . yg jelas saja membuat orang yg sedang di pegang nya juga ikut menghentikan langkahnya .
" apa??" Raka menaikkan alisnya..
" ayo..." bujuk istri nya dengan sangat manjanya..
" kamu cantik... kok... untuk soal oleh oleh.. aku udah pesen lewat online tadi .. mungkin beberapa menit lagi.. kurir nya sampai .." Raka mencoba menjelaskan.. ARIQA mengangguk.. tangan Raka bergerak mengacak rambut ARIQA lembut ....
" pengertian nya suamiku..." puji gadis itu sambil menunjuk kan ekspresi wajah nya yg menggemaskan..
" elo kalau imut gini.. gua cium ya. ." gemas Raka sambil mendekat kan wajahnya... taoi dengan gerakan cepat ARIQA berusaha untuk langsung menghindar...
" wlekk...." gadis itu berlari sambil melihat kan lidahnya bak seorang bocah kecil ..
Raka terkekeh saat melihat hal itu...
pernikahan mereka mungkin masih berusia seumur jagung... tapi terlihat sangat harmonis...
__ADS_1
author POV:: kalau uwu terus kayak gini.. kapan gua bisa ngasih konflik nya Raka ARIQA