Jodohku Musuhku Dalam Kelas

Jodohku Musuhku Dalam Kelas
35


__ADS_3

Raka dan ARIQA sudah berada di kamar mereka berdua..


Raka membaringkan tubuhnya terlebih dahulu di atas ranjang sedang kan ARIQA memilih untuk menganti pakaian dan pergi ke kamar mandi..


setelah selesai .. gadis itu keluar dan melihat suaminya yg masih berjaga..


" ayo tidur.." ajak Raka sambil menepuk ranjang yg masih kosong di samping nya ..


" enggak.. gua tidur di sofa saja.." gadis itu bergeleng tak mau menerima tawaran dari suaminya..


" gak baik Suami istri pisah ranjang.." Raka ber suara dengan nada tegas ..


ARIQA menghentikan langkahnya bersama dengan menghembuskan nafasnya ..


" tapi gua gak terbiasa tidur sama cowok."


" lahh.. gua suami elo.. halal hubungan kita ini . belajar terbiasa ok.." Potong Raka cepat.. dia akhirnya memilih untuk turun dari ranjang dan berjalan menghampiri istri nya..


" gua gak akan minta hak gua sebagai suami.. sampai nanti kita lulus sekolah..' lanjutnya.. sambil menarik tangan gadis nya itu. dan membawanya menuju ranjang ...


Kenya duduk .. ARIQA memilih untuk tidak bersuara.. Raka kemudian kembali membaringkan tubuhnya di ranjang.


" Raka . " lirih ARIQA..


" hmm..," hanya deheman ringan yg terdengar.. pria itu sudah mulai memejamkan mata nya..


" janji ya ."


" tentang??"


" gak bakalan minta hak elo.. sebelum kita lulus sekolah??" tanya gadis itu sedikit ragu .. dia tau jika hal itu adalah ibadah dan TDK ada salahnya jika seseorang yg sudah menikah untuk melakukan nya . itu bukan larangan.. tapi perintah.. karena memang tujuan dari menikah adalah untuk memiliki keturunan...


tapi di usianya yg baru menginjak 17 tahun dan status sebagai seorang pelajar... dia masih belum siap untuk hal itu . apa lagi ketika membayangkan sampai dirinya hamil.. itu bukan yg baik bukan...


ARIQA sedikit tersentak saat tangannya di tarik oleh Raka.. hingga membuat dirinya langsung jatuh persis di samping tubuh Raka.


pria itu meletakkan tangan nya di pinggang istri nya dan memeluk nya ..


" gua janji.. untuk apa juga bohong.. kalau gak khilaf sihh..". kata pria itu enteng . sedangkan ARIQA yg mendengar nya langsung memberontak tak mau..

__ADS_1


" iy enggak.." imbuhnya tanpa sedikitpun memberikan ruang untuk istrinya bisa kabur dari sisinya..


" sesak..." lirih ARIQA.. Raka tersenyum masih dengan mata terpejam.. dia memberikan ruang sedikit kepada istri nya tersebut..


" kenapa??"


" STT . tidur ok.. Uda malam.." potong Raka cepat . tangan nya bergerak mengusap rambut gadisnya itu lembut...


ARIQA tak berkata lagi . dia menurut.. dan mulai memejamkan mata nya perlahan .


TDK butuh waktu lama.. Kenya sudah terlelap.. dan berada di alam mimpi masing masing..


ini masih cukup pagi.. bahkan sang Surya juga masih belum menampakkan diri nya.


tapi seseorang sudah mulai kembali ke alam sadar.


Raka pria itu membuka matanya perlahan.. dan yg pertama kali dia lihat adalah wajah cantik ARIQA Zafra.. ya istri sahnya..


pria itu tersenyum.. kemudian mengangkat tangan nya dari pinggang istri nya . menampakkan kakinya di lantai.. dan mulai berjalan ke arah kamar mandi..


adzan subuh memang belum berkumandang..


tapi Raka Sudah bersiap untuk melakukan ibadah.. ya memang Waktu Paling baik dan mujarab dalam berdoa adalah di sepertiga malam.. dan hal itu lah yg sekarang akan di lakukan oleh nya .


pria itu menggelar permadani nya ..


kemudian memulai menjalankan ibadah nya . bersujud lama dan bersipu setelah selesai.. berdoa dan mencurahkan segalanya kepada sang pencipta.. Karena dia lah zat paling sempurna dan tiada duanya dia alam semesta ini...


setelah selesai bertadarus dan radar pendengarannya sudah dengan jelas mendengar suara adzan yg berkumandang dan toa masjid yg TDK jauh berada dari apartemen.


Raka mulai beranjak berdiri dan berjalan menuju ke arah istri nya yg masih saja nyenyak tertidur..


"ARIQA .." panggil nya.. tanpa berniat untuk menyentuh dia ingat karena saat ini dia masih memiliki wudhu.. jadi dia TDK mau hal itu hilang..


" ARIQA Zafra.." Raka memanggil dengan nada sedikit keras hingga membuat sang pemilik nama mulai menggeliat dan dengan perlahan membuka matanya..


" ayo bangun.. udah adzan.."


nyawa gadis itu masih belum kembali total.. buktinya saat di suruh seperti itu.. dia hanya mengangguk ringan sambil mengucek ke2 mata nya..

__ADS_1


" cepat wudhu.. aku tunggu.. aku yg jadi imam .." gadis itu tak menjawab.. tapi dia mulai terduduk kemudian menurunkan kaki nya. ke lantai dan berjalan menuju kamar mandi..


ARIQA bukan lah gadis yg Memiliki pengetahuan tentang agama yg kuat.. bahkan untuk sholat nya dulu.. dia sangat sering bolong bolong.. hampir setiap Subuh selaku kesiangan..


tapi sekarang semua nya berubah total.. dan ARIQA sama sekali tidak menyesali nya .


dia malah bahagia mendapatkan sosok suami seperti Raka Raihan.. tuhan memang maha baik dan selalu baik kepada hambanya.. dia kadang TDK memberikan apa yg kita inginkan tapi memberikan yg kita butuhkan..


ARIQA keluar dari kamar mandi dengan wajah yg basah dan lebih segar.. berjalan mengambil mukena nya dan memakai nya..


terlihat lebih cantik..


" ayo.." ajaknya..


Raka mengangguk dan mulai berdiri..


" cantik nya istri ku.." pujinya yg langsung sukses membuat pipi gadis nya itu merona.. pagi pagi begini udah di bikin salting aja.


" ayo . keburu subuh nya di ambil ayam." gadis itu mengalihkan topik pembicaraan..


Raka mengangguk dan mulai takbir setelah itu sholat subuh pun di mulai..


ke2 nya sudah berada di meja makan dan akan berangkat sekolah . setelah menyantap sarapan pagi nya.


" Jangan deket Deket Zoya di sekolah.." kata ARIQA membuka suara dan menghilangkan kesunyian yg ada di antara ke2nya sejak tadi..


" Zoya terpilih sebagai sekretaris OSIS. ." ARIQA langsung terbatuk-batuk saat mendengar nya.


" apa??"


' iy.. gpp. tapi kenapa harus dia.. "


" ya emang dia yg terpilih..".


"awas elo sampai ketahuan Deket Deket sama nenek sihir itu ." ARIQA mengingat kan dengan tatapan tajam dan nada suara sedikit tinggi...


" Kenapa?? cemburu ya..' kata Raka menggoda sambil menaik turunkan alisnya.


ARIQA membuang muka saat mendengar hal itu. apa mungkin ia dia mulai merasa cemburu dan takut untuk kehilangan.

__ADS_1


" enggak.. cuma mau ngingetin aja.. elo kan ketua OSIS.. Harus lebih jaga sikap dong. jangan sampai buat satu sekolah heboh. " elaknya secepat kilat


3 komentar aku kasih visual Raka Sam ARIQA nya


__ADS_2