
" enak ya yg berangkat bareng ke sekolah.. padahal yg jadi sekertaris osis nya gua. " mendengar hal itu ARIQA langsung menoleh ke sumber suara ..
itu Zoya dengan senyuman liciknya yg berhasil menipu banyak orang...
" maksud elo apa ngomong kayak gitu ." tanya ARIQA merasa jika hal itu ditujukan kepadanya.. padahal lumayan ramai di sana.
" kenapa?? ke sindir ya . " tanya Zoya sambil mengangkat ke2 alisnya benar benar menantang sebuah pertengkaran Akbar seperti nya.
" elo natep gua. terus elo bicara ke siapa kalau gak ke gua .." solot ariqa mulai terpancing emosi .
" gak usah gr... cewek modelan yg ngejar ketua OSIS aja bangga.. berprestasi sendiri.. jangan jadi benalu yg nempel ke cowok yg berprestasi mbak .." sindir Zoya terang terangan kemudian berlalu begitu saja. ariqa benar benar dibuat terdiam hanya karena ucapan gak masuk akal Zoya barusan.. yg memang benar membuat nya merasa kesal sekarang. tapi seenggaknya dia harus menahan emosinya. di sini bukanlah tempat yg tepat untuk marah.
bisa di Tegur sama petugas perpustakaan nanti dia, hanya karena meladeni gadis seperti Zoya.
" kenapa" Siska bersuara. dirinya baru saja kembali dari kamar mandi ..
" gak mood baca gua .." kata ARIQA sejujurnya sambil menutup novel di depan nya dengan gerakan yg sangat TDK bersemangat. ..
" kok bisa .. tadi Rebutan sama si putri biar bisa baca . sekarang malah gak mood baca..."
bingung Siska ..
" balik ke kelas aja yuk.." ajak gadis itu . membuat Siska semakin mengernyit tak mengerti dengan perubahan sifat yg teramat cepat pada saudara nya tersebut...
" apa jangan jangan elo sedang .." Siska menjeda ucap nya sambil menarik tangan ariqa yg hendak pergi terlebih dahulu. terlihat cukup serius seperti di drama drama Korea...
ya seperti inilah Siska. banyak drama kalau kata ARIQA dan taman temannya..
efek dari kebanyakan nonton drama dan baca novel online jadi rada sedikit gimana gitu..
" apa sihhh... gak usah ngaco mikir nya ya. " kesal sahabat nya ..
" moood mudah berantakan sama persis kayak ciri ciri nya wanita hamil..." kata Siska menjelaskan tapi kali ini dengan berbisik... ariqa sudah menebaknya dari awal dan ternyata benar.. itu bukan pemikiran murni Siska tentang biologi tapi karena novelogi seperti nya . yg membuat ARIQA istighfar dalam hati ..
__ADS_1
" ayo .." ajaknya lagi sudah mulai frustasi sambil melangkah pergi terlebih dahulu...
Siska tidak beranjak,, dia mengenyitt..jika di lihat lihat seperti nya gadis itu sedang berusaha berfikir keras tentang suatu hal...
" astaga . " sejurus kemudian gadis itu langsung membungkam mulut nya sendiri dengan ekspresi wajah sangat. terkejut.." raka
" jadi bener kalau ariqa hamil . kenapa dia gak ngelak sama sekali tadi ..." beonya lagi sambil meraih novel yg tadi di baca ariqa dan membawanya pergi...
" ARIQA.. tunggu. " teriak nya saat sudah berada di luar perpustakaan kemudian berlari mengejar ketertinggalannya..
" Raka mana sihhh??" pandangan mata ARIQA menelisik ke seluruh kelas.. tapi seseorang yg di carinya. tidak berada di sana..
" woyy..." dirinya sedikit tersentak saat seseorang menepuk punggung nya dari belakang...
" kaget ya??" tanya putri dengan senyuman khasnya..
" ahh.. iy..."
" kenapa?? cari siapa??" tanya putri sambil melihat ke sekeliling kelas yg hanya terlihat beberapa siswa saja ..
" mana novel yg tadi riq??" tanya putri.. dirinya cukup penasaran dengan jalan cerita novel yg tadi sempat menjadi rebutan ke2nya..
" ada di Siska.. gua cuma baca sebentar..."
" lahh bukan nya . dia Uda hatam ya??? kenapa baca lagi .." bingung putri sambil duduk di tempat nya ..
" ARIQA..." ke2nya langsung menoleh ke arah pintu.. terlihat Siska yg sedang berusaha mengatur nafasnya yg ngos-ngosan karena berlari tadi .
" panjang umur banget ni orang .." komentar putri saat melihat Siska berjalan menuju ke arahnya..
" ni novel nya. ." Siska memberikan novel yg di bawanya ke pada putri .. kemudian dia duduk di samping ariqa yg tak menghiraukan kedatangan nya. gadis itu malah menelungkup kan kepala nya ke meja . dia seperti nya sedang malas meneladani kegilaan sahabat nya tersebut...
" ARIQA"
__ADS_1
" hmmm..."
" dihh... bangun dong. jangan kek gini.. gua mau tanya hal yg sangat penting lohh..." bujuknya sambil menggoyang goyangkan tubuh ARIQA...
" apa..." akhirnya ariqa menyerah dengan wajah yg sangat terpaksa...
" elo hamil .." tanya nya sambil berbisik .
" gila elo ya .. elo Uda tanya berapa kali ke gua tentang hal gak masuk akal ke gini.." kesal ariqa sambil membuang muka ..
" santai Bu ketos. marah terus . mau dapet ya .." timpal Chelsea yg baru saja duduk di tempat duduknya persis di belakang ariqa...
" hah..." bingung putri .. yg tiba tiba TDK bisa konsentrasi dalam membaca novel. pasalnya yang sekarang menjadi ketua OSIS adalah Raka bukan Tomi lagi ..
" iy. heboh lohhh tadi pas ariqa berangkat bareng Raka ke sekolah satu mobil lagi. .dan parahnya di lihat secara langsung sama Zoya dan Tomi pawang mereka. " kata Chelsea dengan hebohnya menjelaskan apa yg sedang menjadi gosip anak anak di kantin tadi ...
mendengar hal itu ARIQA yg menjadi topik pembicaraan langsung menoleh ke belakang. begitu juga dengan Siska yg mulai kepo...
gini kalau cewek Uda pada ngumpul ujung ujungnya pasti ngegosip kan??.
" beneran emang .." tanya putri mulai penasaran. .
" iy .. " bukan Chelsea yg menjawab tetapi ariqa sendiri lah yg menjawab hal tersebut.. yg sontak membuat suasana semakin serius...dan semakin asik buat di bahas ..
" wahhh .. kok bisa.. bukan nya kalian berdua musuan?? kenapa bisa berangkat sekolah bareng .."
" berangkat doang kan gaysss..." jawab ariqa seadanya.. dia sebenarnya sangat malas membahas hal seperti ini...
" gak gitu . pasti ada apanya dong .. gak mungkin tiba-tiba.. sesenggukan anak satu sekolah tau kalau elo sama Raka itu Uda sama persis kayak kucing dan tikus . Kenapa sekarang bisa berangkat bareng ..kan jad menimbulkan pertanyaan?? elo berdua pacaran ya??" tanya Chelsea panjang lebar melebihi seorang wartawan saja. yg malah membuat ariqa memutar pandangan nya jengah.
" jangan kayak paparazi dehh.. gak ada yg harus di jelaskan hanya karena berangkat bareng aja. .." kata ARIQA tegas yg langsung sukses menutup topik tersebut.. karena gadis itu juga langsung beranjak berdiri dan pergi begitu saja tanpa memberi tau kemana tujuan nya ..
ariqa Langsung berputar saat tangan nya di tarik cukup keras oleh seseorang...
__ADS_1
" kenapa kok cemberut terus dari tadi hmm" itu ulah raka.. pria itu bertanya dengan nada beratnya . membuat ariqa yg hendak marah langsung mencegahnya ..
" kok diem sihhh.. " kata nya lagi saat tak mendapatkan respon dari istri cantik nya tersebut