Journey Of Life

Journey Of Life
Main kartu


__ADS_3

Memang kalian enak banget ya udah seperti ratu, tinggal duduk santaii, nunggu makanan...


aduh, duh ... bantuin ne .. mau tumpah. Kata andi sambil menaruh 2 mangkok mie sop yang dibawanya, dan kuah nya tumpah sedikit membuat tangannya kepanasan.. aku pun langsung berdiri dari tempat dudukku ingin membantu, sayangnya andi sudah meletakkan mie sop itu di atas meja.


wahhh manteb nihh..kata iky udah gak sabar ingin melahap mie sop tersebut. Karena sebenarnya sudah kelaperan.


Punya ku manaa ndiii... kata ku gak sabaraan.


Sabarlahh... tu di bawain sama si alex.


Kata andi sambil memukul pelan kepala ku dengan sendok.


Aww.. arghhh , kesal. Dan si andi hanya tertawa girang sudah menjailiku.


Setelah itu kita makan mie sop bersama, tiba tiba terdengar suara wanita memberi salam dari luar rumah. Asalamualaikum.


Masuk seorang wanita, yag tak lain adalah kak Airi dia adalah kakak nya andi,


Behh kak airi mangkin cantik aja ya .. kata si alex menggoda.


Dih ada andi, rame ya ... kata kak airi melihat kami semua.


Hai kak.. sapa aku iky fiy dan nia. Langsung berdiri dan menyalami kak airi.

__ADS_1


Dih kok kakak mu cantik banget ndi, kok kamu enggak ?? Kata iky menggoda.


Wkwkwk mungkin si andi anak buangan kali we wkwkw , sambung si akbar sambil tertawa.


Haha jahat kali kalian, yaudah kakak masuk dulu ya, capek baru pulang kuliah. Kata kak airi sambil menenteng sepatunya masuk untuk di taruh di rak sepatu.


Setelah makan dan semuanya kenyang, kita mengobrol dan tiba tiba si alex memberi usul.


Main kartu aja lagi yuk,.. ??


Mana kartunya? Kata ku menjawab.


Ya belilah, sini biar aku yang beli sama si andi. Yok ndi.. ajak si alex. Lalu mereka pergi membeli kartu. Dan tak berapa lama kembali sambil membawa kartu joker dan cemilan.


tunggu dulu, hukumannya apa dulu ni? Kata si andi. Jangan coret bedak lah.. kami nanti pulang muka jelek.. gak mau aku.. kata iky tidak setuju dengan hukuman coret bedak.


Yaudah hukumannya jongkok aja, gak boleh duduk sampek dia yang menang pertama, gimana? Kata si akbar memberi usul. Ya ya yaudah sepakat.


Karena peraturan dan hukuman sudah di tentukan permainan pun segera di mulai.


Ibuk dan kak airi pun ikut gabung untuk melihat kami bermain, yah di dalam permainan kita selalu saja berdebat, membully juga hahaha dan mereka para lelaki selalu bekerja sama untuk membuat kami yang perempuan selalu kalah. Tapi tidak aku sudah cukup mahir memainkannya sekarang... hehehe.


Tiba tiba terdengar suara motor, dan masuk seorang laki laki ya itu adalah ayahnya si andi.

__ADS_1


Opp rame kali rumah banyak tamu rupanya, ada si anak gilak ini juga. Kata ayahnya andi menunjuk si alex. Cerapee... dari mana ne, mangkin ganteng aja ya aku liat liat.. hahha kata si alex entah sedang memuji atau ada maksud lain, tidak taulah mungkin mereka memang seperti ini. Tapi ya keluarganya si andi memang lucu, dari ibu nya kakak nya sampai ayahnya. Pantesan saja si andi juga seperti itu, mereka keluarga yang hangat dan ramah. Aku juga banyak berbicara dengan kakak nya dan ibunya .


Tidak terasa hari sudah mau sore kita memutuskan untuk segera pulang, karena jika terlalu sore angkutan umum sudah tidak ada yang lewat, karena rumah nya si andi yang cukup jauh dari rumah aku, iky dan fiy. Sedang kan si akbar dan alex akan pulang di antar oleh si andi dengan sepeda motor.


Yaudah kita pulang deluan ya we.. Buk pulang ya... Kak pulang... kata ku dan teman teman kepada ibuk nya si andi dan kakaknya.


Iya hati hati ya, nanti kapan kapan main kesini lagi. Kata ibunya andi ramah.


Bapak mana ? Mau pamit juga ini.. kata ku tidak enak, gak usah gak papa Pulang aja, Bapak lagi mandi gak usah ditungguin. kata ibunya andi.


Yaudah bye asalamualaikum..


lalu kita meninggalkan rumah andi, berjalan ke depan gang dan menunggu angkot. Setelah beberapa menit baru lah angkotnya muncul dan kita segera naik.


Aku iky dan nia berpisah dengan fiy di simpang dekat sekolah. Karena fiy akan menyambung dengan angkutan lain, karena arah rumah fiy beda dengan aku iky dan fiy.


Setelah itu angkot jalan terus sampai dengan sekolah kami dan nia turun, karena rumah nia hanya selang 4 rumah dari sekolah kami, dan tepat di pinggir jalan raya.


Deluan ya byee.. kata nia melambaikan tangan.


Angkot jalan sebentar dan sampai di depan gang rumah ku.. tidak terlalu jauh dari rumah nia sebenarnya, iky ... aku deluan ya.. hati hati sampai jumpa besok byee..


Iyaa bye angelin... kata iky melambaikan tangan dari angkot. Dan angkot berlalu pergi, aku pun berjalan masuk menyusuri jalan setapak di gang rumah ku, melihat padi-padi yang mulai menguning yang bergoyang karena di tiup angin sore.. huh hari ini cukup melelahkan dan menyenangkan. Terima kasih tuhan untuk hari ini.

__ADS_1



__ADS_2