Journey Of Life

Journey Of Life
Surat di sepatu


__ADS_3

Hari ini kami sedang berada di lab karena ada pelajaran komputer bersama ibu Indri. Ini adalah pelajaran kejuruan, sebagai calon sekertaris kita harus bisa menguasai komputer, pembukuan dan pekerjaan kantor lainnya.


Lab komputer kami cukup luas dan rapi dengan karpet merah yang bagus, kami semua membuka sepatu dan menyimpan sepatu di rak yang disediakan di luar. Dan masuk kedalam lab tanpa memakai sepatu agar menjaga lab tetap bersih dan rapi.


Setelah bell berbunyi dan pelajaran selesai aku fiy iky dan nia keluar, kami mengambil sepatu dan duduk di kursi. Aku mengambil kaus kaki dari sepatu ku dan tiba tiba ada kertas yang jatuh yang tersangkut di kaus kaki ku. Aku mengambil nya dan ternyata ada tulisan, aku membaca tulisan itu.


“Hai angelin.. Tulis no hp kamu di kertas ini ya.. minggu depan waktu kamu ke lab, taruh di sepatu ini lagi... oke makasi.”


Setelah membaca aku melihat ke kanan dan kekiri, siapa yang menaruh ini di sepatu ku, bagaimana bisa dia tau ini adalah sepatu ku? Ada ada saja.. paling ini kerjaannya si andi, pikir ku. Aku meremas kertas itu dan membuangnya ke tong sampah. Lalu pergi kembali ke kelas bersama iky nia dan fiy.


Malam hari di kamar Angelin

__ADS_1


Aku masih penasaran dengan surat itu, siapa yang menaruh nya di sana. Walau pun aku berfikir itu ulah si andi tapi aku harus memastikannya, aku menge chat andi dan bertanya apakah dia yang menaruh surat itu?


Tapi dia menjawab tidak.. aku terus bertanya berkali kali, dia tetap menjawab bahwa bukan dia yang menaruh surat itu. Kalau bukan andi terus siapa donk? Apa alex ? Tapi kata andi alex juga gak ada taruh surat di sepatu ku. Terus siapa yang menaruh surat itu? membuat penasaran saja.


Tiba tiba pintu kamar terbuka, krek..


Kak Ais masuk bersama dengan kak Zia, Mereka menghampiri ku.


“Dek kakak kan udah lulus ujian, juga udah selesai urus semua dokumen. Bulan depan kakak udah harus pergi untuk sekolah ke Jerman. Lusa malem Kakak mau buat acara sukuran, sekalian perpisahan, yah makan makan sambil manggang manggang gitu. kakak undang temen temen kakak. Kamu juga undang temen temen mu juga biar rame.”


“Siapa kak? Orang fiy sepertinya gak bisa, rumah dia jauh .. apalagi malem malem. Kalau Nia dan Iky seperti nya gak di bolehin deh keluar malem malem..”

__ADS_1


“Ya kamu undang lah dek si andi dan teman temannya, yang kamu ceritain ke kakak ituu..


kata kak Zia bersemangat, yah kakak kakak ku tau tentang semua yang terjadi dengan ku, aku tidak bisa menghindari nya karena mereka terus bertanya dan penasaran tentang kisah ku dekat dengan laki laki. Seperti teman teman ku yang heboh mendengar aku dekat dengan seorang laki laki.. karena yang mereka tau aku tidak pernah punya pacar atau pun dekat dengan laki laki dari aku kelas l SMK sampai dengan sekarang.


Mereka sangat bersemangat begitu juga dengan kakak kakak ku. Jadi aku selalu bercerita semua nya kepada mereka. Kecuali satu hal, tentang nando, aku tidak pernah cerita sedikit pun tentang Nando. Tidak ada yang boleh tau tentang perasaan ku kepadanya. Cukup aku dan tuhan saja yang tau.


Iya dek kakak juga mau liat yang mana aja sih orang nya yang kamu ceritain itu... kata kak zia penasaran.


Emm iya iya coba nanti aku tanyain ya, mereka mau dateng gak ya..


kata ku kepada kak zia dan kak Ais.

__ADS_1


Begitulah malam ini aku lalui bersama mereka membicarakan tentang acara perpisahan itu, akan memasak makanan apa.. akan mengundang siapa saja Dan bagaimana Mempersiap kan semuanya.


Yah sebentar lagi kak Ais sudah mau pergi satu bulan lagi.. aku merasa sedih ..


__ADS_2