Journey Of Life

Journey Of Life
Kejailan kak Ais


__ADS_3

Hari ini hari minggu, aku pergi ke pasar pagi pagi bersama kak Ais untuk membeli sayuran.


Setelah pulang dari pasar aku kak ais dan kak zia pergi ke dapur untuk memasak. Aku mengupas bawang dan beberapa bumbu lainnya lalu memberikan nya kepada kak ais untuk di giling sedangkan kak zia sedang memoting sayuran.


Di ruang Tv ada leo dan wawa yang sedang menonton Tv. Seperti biasa menonton kartun spongebob.. aku bingung, padahal kartun itu terus di putar berulang ulang kali setiap harinya, tapi kenapa mereka tidak pernah bosan untuk melihat nya ya .. dasar anak anak, kalau di pikir aku juga dulu sperti itu ketika kecil heheh...


Setelah selesai masak kami pun makan di meja makan, lalu setelah itu membersih kan rumah dan melakukan kegiatan masih masing, kak zia masuk ke kamarnya bersama si wawa, si leo pergi untuk bermain ke rumah temannya. Sedang kan aku dan kak Ais hanya menonton Tv sambil bermain hp.


Akhir akhir ini aku sering mengobrol lewat chat dengan si Alex, tapi aku masih tetap saja membalas pesannya lama atau jika sudah habis topik pembicaraan aku hanya akan me read saja.


Aku sedang duduk di sofa dan asik menonton TV bersama kak ais , aku meletak kan hp ku di samping ku. Tiba tiba hp ku berbunyi , seketika kak ais yang berada di samping ku langsung mengambil hp ku untuk melihat itu pesan dari siapa, aku tersadar dan berkata


“Ehh kak balikinn , jangan di baca”


Kata ku panik sekaligus ingin merampas hp yang sedang di pegang kak ais, tapi gagal.


“Hehehe ciee dari si alex ,” kata kak ais tertawa lalu membuka pesan dari alex.


Aku sangat malu dan langsung merampas ketika kak ais sedang membaca pesan dari alex.


“Dihhh kepo bangettt sih...” kata ku sebel.

__ADS_1


“Hahaha kalian itu terlalu lambat PDKT nya harus di percepat lah.. sini kakak bantu“ kata kak ais memberi saran bantuan.


Aku tau dia adalah dewi cinta, dia tidak pernah jomblo, jika dia putus paling besok sudah ada yang baru. Tapi aku tidak bisa seperti itu, hati ku menolak. Aku tidak bisa berpacaran dengan orang yang tidak aku suka. Sangat sulit untuk menjadi seperti kak ais atau seperti wanita lainnya, yang mudah berpacaraan atau jatuh cinta. Menurut ku jika seorang laki laki mudah untuk mendapat kan ku, maka mereka juga akan mudah untuk melepaskan ku. Itu makanya aku selalu mempersulit laki laki yang ingin mendekati ku, aku hanya ingin mencari laki laki yang benar benar sungguh sungguh suka dengan ku, bukan hanya sekedar tertarik untuk memiliki.


Kak ais memang seperti itu dia selalu saja membajak telepon ku, dan terkadang membalas wa si alex mengatas nama kan aku dengan kata kata yang sangat mustahil aku ucapkan. Aku sering berkata kepada alex jika itu adalah kakak ku bukan aku, jadi abaikan saja. Awal nya dia tidak percaya tapi kelamaan dia tau sendiri bahwa itu bukan lah pesan dari aku.


Sekarang aku sangat waspada terhadap hp ku jika ada kak ais, aku takut dia berkata yang tidak tidak, yang akan membuat ku malu nantinya huh..


Hari sudah malam, aku pergi ke luar untuk membeli sesuatu dan hp ku aku tinggal di rumah. Aku pulang dan duduk sambil menonton Tv,


Kak ais sedang tertawa tawa sendiri, padahal tidak ada yang lucu, ini sangat mencurigakan.. huh pikir ku.


Kata kak ais sambil tertawa..


“Hah?? Balesan apa?


Kata ku sangat ke bingungan dan sudah mulai curiga, pasti kak ais sudah melakukan hal yang tidak tidak.


“Iya tadi aku wa si alex” belum di bales?


“Apa??? Kamu wa apa kakkkkk?”

__ADS_1


Aku langsung mengambil hp ku dan melihat pesan terkirim atau pun masuk, tapi tidak ada apa apa pasti sudah di hapus kak ais. “


Kamu wa apa kak? Aduhh buat malu ajaaaa.. aku kesal sampai jungkir balik, tidak tau apa yang di katakan kak ais, pasti sesuatu yang memalukan.


“Hahahahah tanya aja sama dia”


Kak ais tertawa terbahak bahak melihat aku panik, dia pasti puas mengerjai ku...


Aku tidak tau apa yang di wa kak ais, aku putuskan untuk mengirim pesan kepada alex.


Aku berkata kepadanya, lex maaf apa pun yang aku kirim barusan itu bukan aku, itu kerjaan kak Ais. Dia membalas pesan ku, dia berkata bahwa dia sudah tau kalau itu adalah kak ais. Karena mana mungkin aku bisa mengirim pesan dengan kata kata


“Selamat malam sayang” itu sangat mustahil pikir alex, jadi alex sudah mengetahui itu dan sengaja tidak membalas pesan tersebut.


Kakkkkkk Aissssssss..... dasar yaaaa membuat aku maluuuu saja!!!


aku teriak dan mendatangi dia, sepontan dia berlari. Aku mengejarnya sambil membawa bantal untuk aku lempar tepat di mukanya, dia kabut masuk ke kamar dan mengunci kamar sambil tertawa tawa..


Tok... tok.. tok.. aku memukul pintu kamar, “bukaaaaa” kata ku tapi kak ais hanya tertawa dan mengejek ku,


Huh awas aja kakak keluar kamar, aku akan buat perhitungan!!! .. kata ku kesal dan masih merasa maluu.

__ADS_1


__ADS_2