Journey Of Life

Journey Of Life
Mempersiapkan acara


__ADS_3

Pagi ini aku merasa matahari terbit dengan sinarnya yang begitu terang dan menawan. menembus melewati kaca jendela kamar ku dan masuk dari sela sela kain horden berwarna merah yang akhirnya menjatuhkan cahaya nya di wajah ku. Aku membuka mata ku perlahan dan menarik nafas panjang, menggerakkan tangan ku untuk mangambil sebuah bantal dan menutupi wajahku. menghalangi cahaya yang jatuh tepat berada di wajah ku, dan Aku berusaha mengumpulkan semua nyawa untuk bangun, pergi mandi dan bersiap siap pergi ke sekolah.


Jam istirahat


Seperti biasa aku fiy, iky, nia dan andi CS berkumpul di depan kelas di bawah pohon rimbun. Kami sekedar mengobrol dan bercanda..


Aku dan Alex masih menjadi Topic hangat untuk pembullian dan pencomblangan, membuat ku menjadi salah tingkah dan malu. Lalu aku mengalih kan pembicaraan, aku mengundang mereka untuk datang di acara perpisahan kak Ais, besok malam. Lalu mereka bertanya kepada ku “memang kak ais mau kemana?” Aku pun menjelaskan kepada mereka.


Namun iky,fiy dan nia tidak janji bisa datang ke acara tersebut. Karena acara nya malam hari, maka akan sangat sulit untuk di berikan ijin oleh orang tua mereka untuk keluar rumah.


Tapi Andi, Alex, Akbar dan Hendrik pasti mereka datang lah. Apalagi Alex, Rumah dia dekat dengan rumah ku paling cuma 15 menit sudah sampai.

__ADS_1


Di awal mereka sok jual mahal, menolak datang , yah tapi lihat saja, pasti mereka datang.. hemm.. aku sudah mulai mengenal mereka.


Keesokan malam di rumah angelin.


Hari ini sungguh melelah kan, aku kak Ais dan kak Zia sibuk dari siang sampai sore untuk mempersiapkan makanan, untuk acara nanti malam. Kak Zia dan kak Ais memasak di dapur menyiap kan beberapa makanan dan minuman. Sedangkan aku sedang menata kursi kursi di taman di teras rumah, untuk tamu duduk nanti.


Tiba-tiba terdengar suara motor berhenti di pintu pagar ..


Aku menjawab salam nya dan membuka kan pintu pagar. Ternyata dia Bang Sony.. teman nya kak Ais, bisa di bilang dia sahabat nya kak ais dari SMK dan sekarang rekan kerja.


“Dek , kak ais mana? Kata bang sony bertanya kepada ku.

__ADS_1


“Di dalem bang, masuk aja..” menjawab sambil menutup kembali pagar setelah bang sony masuk.


Dia datang paling awal, ini masih jam 6 sore dan dia sudah datang, ini bukan pertama kalinya dia datang.. dia sudah sering main kesini dan dia juga menganggap rumah ini seperti rumah nya sendiri. Dia juga sangat akrab dengan kak Zia.


Kalau aku bilang sih bang Sony ini mirip sama si Andi, sama sama gak bisa diem, sama sama humoris, ceplas ceplos.. lucu. Ya gitulah, pokoknya kalau udah ngomong sama bang Sony pasti ketawa ngakak.. sama banget sama si Andi suka buat hal hal aneh yang bisa buat kita tertawa ngakak.


Dan menurut aku bang Sony itu seperti nya suka sama kak Ais, kenapa aku berfikir begitu .. yah karena aku lihat dari gerak gerik nya sih iya, terus bang sony selalu menuruti apa yang di suruh dan di minta kak Ais, seperti di suruh kesana, di suruh kesini, dia pasti langsung dateng dengan cepat. Dan dia gak pernah marah sama kak Ais. Sekali pun, padahal kak Ais sering marah marah kepadanya. Aku berfikir dia benar benar suka dengan kak Ais. tapi sayang kak Ais menganggap dia cuma sebagai temen saja, karena sekarang kak ais sudah memiliki pacar. Hemm.. kasian ya bang Sony. Padahal aku lebih setuju kak Ais sama bang Sony hehehe...


Untuk pacarnya kak Ais aku sendiri juga tidak terlalu mengenal dia dan aku jarang sekali berkomunikasi dengan nya. karena dia tinggal jauh dari tempat kami tinggal. Sekitar 3 sampai 4 jam dari sini.


Dan mereka LDR an antar kota, dan kedepannya juga akan LDR an, bukan antar kota lagi tapi antar negara. Woah.. aku tidak bisa membayangkan, apakah hubungan mereka akan tetap baik baik saja ya walaupun tinggal berjauhan. Entah lah tapi itu pasti akan sangat menyakitkan. Jika aku di posisi kak Ais ataupun pacarnya kak Ais.

__ADS_1


__ADS_2