
Hari ini adalah hari ketiga kita di Jogja. Dan harini aku dan kakak ku akan pergi ke Malioboro untuk membeli oleh-oleh yang akan di bawa pulang ke medan. Dengan di temani oleh kak lily dan bang Dermawan.
Kami pergi sekitar pukul 1 siang setelah sebelumnya mampir untuk makan di warung tongseng kambing yang super duper enak. Dan baru kali ini aku mencicipinya. Sungguh rasa yang sangat luar biasa.
Sungguh kota jogja sangat indah, rapi dan tertib. Di malioboro seperti taman kota, ada tempat pejalan kaki yang cukup luas dengan bunga bunga dan pohon yang tertata sangat rapi. dan sangat dekat dengan pohon Bringin kembar.
Dan disana masih sangat tradisional juga masih banyak bangunan bangunan kuno yang terawat dan masih dipergunakan.
Setelah sampai aku dan kakak ku turun dari mobil dan berjalan menyusuri jalan malioboro dimana tempat pusat oleh oleh, kerajinan khas jogja yang begitu banyak dan membuat ku terpukau.
Sedangkan bang dermawan tidak ikut dengan kami, dia lebih memilih duduk di warung kopi dekat parkir mobil sambil membaca koran. Dia bilang sangat merepotkan dan melelahkan utuk mengikuti seorang wanita berbelanja. Hahaha.. memang lelaki tulen.
Aku juga belum tau harus membeli apa untuk teman teman ku. Kami terus berjalan sambil melihat lihat, Lalu aku melihat sesuatu yang bagus untuk iky,fiy dan nia.
Aku memutuskan untuk membelikan mereka Dompet batik, baju batik dan tas batik. Dan beberapa pernak pernik lainnya. Nanti biar kan saja mereka yang memilih apa yang mereka mau, pikirku. Oh iya satu lagi aku juga membelikan wali kelas ku Gaun batik warna maroon yang sangat cocok untuknya, pikirku.
aku harus membelikan dia oleh oleh juga, karena dia tahu aku liburan ke jogja. Akan terasa tidak enak jika pulang dengan tangan kosong.
__ADS_1
Lalu sekarang untuk alex dan si andi beliin apa yah?? Aku masih bingung dan masih melihat lihat. Tiba tiba langkah ku terhenti Di depan sebuah toko yang sedang mengadakan promo, tanpa berpikir panjang aku langsung masuk kesana dan melihat ada baju yang cocok untuk si alex, aku langsung membeli baju itu. Walaupun ini bukan kaos khas jogja tapi kan belinya di jogja heheheh. Gak papa lah ya..
Duh sekarang punyanya si alex udah, terus aku harus beliin apa buat si andi...
Aku melanjutkan langkah ku dan aku melihat kak ais berhenti di tempat jualan kaos sablon.
Dia membeli beberapa kaos sablon khas Jogja. Aku melihatnya, memang sangat bagus. Aku berpikir apa aku beliin si andi ini aja kali ya? Tapikan ini lumayan mahal, bagi diriku yang masih seoarang pelajar. Tapi yasudahlah dari pada aku muter muter. Aku pun memilih kaos warna hitam yang menurutku disukai laki laki, aku memilih yang banyak tulisannya aku pikir itu keren. Aku memesan satu dan Setelah selesai aku dan kak ais pun melanjutkan jalan menyusul kak lily dan kak zia yang sudah jauh di depan.
Seharian berkeliling di malioboro membuat kami sangat lelah, dan tidak terasa hari sudah mulai sore. Kami memutuskan untuk pulang dengan semua belanjaan yang sudah kami beli.
Kak lily tidak berbelanja banyak, dia hanya membeli Bakpia kesukaan bang Dermawan dan beberapa cemilan saja untuk di makan di rumah. Yah lagian kalau kak lily mau beli, juga masih bisa kapan saja.
aku akan memasangnya ini di depan pintu kamar ku. Pasti akan sangat bagus,pikirku.
Kita kembali ke mobil dan segera pulang kerumah. Pada malam hari kami mengepack semua barang ke koper masing masing, karena besok siang kami akan pulang ke medan.
Koper kak zia sangat penuh, lalu dia menitip sebagian barang bawaannya ke koper ku, kebetulan koperku masih memiliki space yang banyak.
__ADS_1
Yah begitulah hari ini aku lewati di jogja, bahagia sekaligus sangat sedih karena besok akan segera pulang, rasanya waktu sangat cepat berlalu.
Ke esokan harinya
Keesokan harinya kak lily dan bang dermawan mengantar kami ke bandara.
Kami sangat sedih karena akan segera pulang dan berpisah dengan kak lily,
Hati hati ya dek, sehat sehat nanti kalau sudah sampai kabarin kakak. Juga kirim salam sama ibuk.
Kata kak lily yang sudah mencoba menahan air matanya agar tidak jatuh, tapi akhirnya tetap jatuh membasahi pipinya.
Iya kak, kakak juga sehat sehat ya disini. Kalau bisa lebaran pulang kemedan.
Jawab kak zia langsung menangis dan memeluk kak lily, begitu juga kak ais dan aku. Kami bertiga saling berpelukan.
Dan bang dermawan hanya melihat kami dengan raut muka yang terharu juga sedih.
__ADS_1
Setelah itu kami pun menyalami bang dermawan untuk mengucapkan perpisahan dan pergi meninggalkan kak lily, aku melambaikan tangan kepada kak lily dari kejauhan.
Sampai bertemu lagi kak.. semoga kita akan cepat bertemu lagi kataku di dalam hati.