
main di rumah nadiya,,,,,,bukan hanya makan kue dan cemilan yang di bikin olen bu yeni,,ibunya nadya,,,,,,tapi ana dan teman-temannya harus makan siang dulu baru di perbolehkan pulang.......
sesudah makan siang,,,,,mereka berlima duduk dulu di teras rumah nadya,,,,,,istirahat sebentar,,,karena nggak enak habis makan harus dayung sepeda .....sebenarnya untuk raka,fadli dan nadya,,,,jangan kan motor mobil pun di rumahnya mereka punya....tapi anak smp tidak di perbolehkan kesekolah membawa motor.....
Nadya,,,,,,,kayaknya. aku harus pulang duluan,,,takutnya di rumah belum ada yang masak,,,,kasihan adikku nanti mau makan ,,,tapi belum ada yang di masak,,,,,kata ana pada Nadya
kan ada kakak kamu,,,,kok bisa belum masak,,,,,raka menimpali perkataan ana,,,,
iya sih,,,,,,tapi selama ujian kita kan pulang cepat,,,,,,jadi tugas masak buat makan siang aku yang gantiin.....
emang kamu bisa masak ya ana??tanya tasya pada ana.....
ya nggak bisalah,,,,tapi pagi-pagi sebelum ibu kepasar,,,ikan sudah di bersihkan dan di kasih bumbu oleh ibu,,,,,,jadi gampang kan,,,,tinggal goreng,,,,,jawab ana...
kalau tinggal goreng gitu aja kakakmu nggak mau,,,,,itu sudak kelewatan bangat ya nggak teman-,teman,,,,,,fadli ikut bicara,,,sedikit ketus karena mendengar cerita ana,,,
tiba-tiba bu yeni mamanya nadya keluar dengan membawa kotak bekal yang agak kecil,,,,,,,,,,ana ni ada dua potong ayam goreng,,,,mama titip buat adik kamu ya,,,,..kata mamanya nadya,,,,,sambil mendekati ana dan memberikan kotak bekal itu pada ana....
mama kok repot-repot sih ma,,,,,,tanya ana pada mamanya nadya.....
nggak repot sayang,,,,,,cuman ayam goreng saja...
kalau mau pulang duluan,,,,pulang saja nak,,,,,takutnya adik kamu memang sudah lapar dan belum ada masakan....
ya ma,,,,,,ma ,,ana pulang duluan ya ,,,dan makasih banyak ma,,,,,ana pamit pada bu yeni sambil mencium tangannya,,,,,,tak lupa ana melambaikan tangan juga pada teman-temannya,,,,,,aku duluan ya teman-teman,,,,,,,pay pay,,,,,kata ana,,,,
pay pay,,,,,balas teman-temannya ana juga...
pay pay bahasa gaul mereka kalau mereka mau berpisah.......
Di perjalanan ana dengan semangat mendayung sepedanya,,,,,,ana sangat senang karena di dalam tasnya ada dua potong ayam goreng untuk adik-adiknya,,,,,
yudi dan nando pasti senang karena aku bawa ayam goreng buat mereka berdua,,,,,,,sudah nggak sabar melihat reaksi mereka pas melihat kotak bekal ini di buka,,,,kata ana pada dirinya sendiri sambil tersenyum,,,,,,,ana tidak tauh bahwa gara-gara ana main dulu baru pulang kerumah,,,,,tika kakaknya di rumah sudah mengamuk kayak singa.....
Sampai di rumah,,,,,ana langsung mencari adik-adiknya,,,,,,tapi ternyata begitu anak masuk,,,,di ruang keluarga sudah ada ibu dan adik-adiknya yang sedang menonton tv,,,,
mendengar ada suara ana,,,,,,tika langsung keluar dari kamarnya dan langsung mendekati ana,,,,,,,
__ADS_1
Plak,,,,sebuah tamparan yang di layangkan tika tepat di pipi ana,,,,,,,,,padahal di di situ ada bu linda ibu mereka.... ,,
bagus ya kelakuan kamu ana,,,,semua orang sudah pulang kerumah,,,,,kamu baru pulang sekarang,,,,,,lihat skarang sudah jam satu,,,,,pakai otak kalau mau pergi,,,,marah tika menggebu-gebu pada ana,,,,,,dan yang paling menyakitkan,,,,,,tika bahkan menampar pipinya dengan sedikit keras.....
karena ana diam saja,,,,tika tambah emosi,,,,,dan mau menampar ana lagi,,,,,tapi kali ini tangan tika di cekal sama bu linda dengan keras,,,,,,,,,ternyata bu linda terbangun karena tamparan tika di pipi ana,,,,,, Bu Linda masih pura-pura tidur karena mau lihat apa yang bakal di lakukan tika selanjutnya,,,,,
ketika bu linda melihat tika mau menampar ana lagi,,,,,bu linda langsung bangun dan berdiri di samping tika dan mencekal tangan tika dengan keras......
lepasin tangan tika bu,,,,,tika ingin mengajarkan ana berkelakuan baik,,,,,biar tidak kelayapan kemana-mana sepulang dari sekolah,,,,,,tika bicara pada ibunya dengan nada bicara agak tinggi .....
Dengan masih mencekal tangan tika,,,,,,,,bu linda bicara agak emosi,,,,,
Tika,,,,,,bagai manapun marahnya ibu pada kalian berempat,,,,,,ibu tidak pernah memukul kalian,,,,,apa lagi sampai menampar wajah seperti apa yang kamu lakukan barusan pada ana.....jangan kan ibu,,,,,ayah kalian juga tidak pernah.....kata-katamu pada adikmu sangat kasar tika,,,,,,,,,,siapa yang mengajarkan kamu seperti itu,,,,,,siapa tika,,,,,marah bu linda pada tika anaknya
Ternyata ibu memang pilih kasih,,,,apa yang di lakukan ana selalu benar,,,,,dan yang di lakukan tika selalu salah di mata ibu,,,,,
tika yang mendengarkan ibunya marah,,,,,bukannya merasa bersalah,,,,justru membuatnya tambah emosi,,,,,
padahal bu linda bukan karena pilih kasih,,,,tapi karena aksi tika yang menampar ana,,,,,,dan tika bahkan mau menampar ana untuk yang ke dua kalinya,,,,,,,kalau bu linda lamba berdiri dan lambat mencekal tangan tika,,,,,sudah pasti ana kena tampar lagi,,,,,
Tika ana itu memang salah,,,,,tapi bukan dengan kekerasan menegurnya,,,,,,tanya dulu alasannya,,,,,,,bicara baik-baik,,,,,bukan main tampar seperti itu ,,,,,,,,,
Alah,,,ibu banyak alasan,,,,,,lupa ya ibu dengan, peraturan yang ibu buat,,,,,,ibu bilang boleh main sepulang dari sekolah tapi harus pulang dulu dann ganti baju,,,,itu kan peraturan ibu,,,,,sekarang ana melanggar peraturan itu,,
kenapa ibu nggak marah sama ana,,,,,kenapa bu,,,,,,masih dengan emosi tika bertanya sama bu linda,,,,,,,
sebelum bu linda bicara,,,,,ana mendekat dan menyela pembicaraan mereka,,,,,
kak tika lihat lah tangan ana,,,,,,sambil bicara ana memperlihatkan tangannya yang banyak lecet karena jatuh dari sepeda,,,,,,
bu,,kak tika,,,,,,ana nggak sengaja main kerumah teman yang rumahnya dekat dengan sekolah ana,,,,,karena kaki dan tangan ana agak sakit,,,,,ana jatuh dari sepeda ....
maafin ana bu,,,,kak tika,,,,
lecet sedikit begitu saja kamu jadikan alasan buat pergi kerumah orang,,,,,,,tika langsung memotong pembicaraan ana,,,,,
ana-ana,,,,,,kakak tauh,,,kamu sengaja main dan pulang terlambat biar kamu pulang langsung makan,,,,,,,tanpa capek-capek harus masak,,,,,,,,,kamu nggak ingat sarapan tadi pagi,,,,,gara-gara kamu juga ibu pergi begitu saja ke pasar,,,,,,,,,
__ADS_1
kamu itu biang kerok ana,,,,,,,suara tika masih emosi,,,,
ana pergi begitu saja masuk kamar dan menguncinya,,,,,,,,
ana jangan pergi dulu,,,,,,tika berteriak sambil mengejar ana ke kamarnya,,,,,,tapi tika terlambat karena ana sudah keburu mengunci pintu kamarnya,,,,,,,,
dor dor dor dengan keras tika menggedor
pintu kamarnya ana,,,,,,,
ana ana keluar kamu jangan lari dari masalah,,,,,,,,,
enak ya menghindar,,,,,,padahal itu alasan kamu supaya nggak ngerjain tugas rumah,,,,
keluar kamu ana,,,,,,masih dengan nada marah tika menggedor pintu kamar ana,,,,,,
Sudah tika,,,,,,,biarkan ibu yang bicara nanti,,,kata bu linda sambil ikut mendekati kamar ana,,,,,sekarang biarkan ana istirahat dulu,,,,,,kasihan ana,,,,,dia itu jatuh dari sepeda,,,,,,,,,kata bu linda lagi,,,,,,
ibu ibu dari dulu ibu tak pernah berubah,,,,,untuk ana ibu nggak bisa marah,,,,nggak bisa suara tinggi,,,apa lagi memukul,,,,,,,padahal ibu dulu saking marahnya sama tika,,,,,,ibu pukul tika pakai sapu,,,,,,,ibu bilang nggak pernah mukul anak-anak ibu,,,,,,,ketiga adik adik tika memang nggak pernah ibu pukul,,,,,, tapi tika pernah bu,,,,,bahkan ibu pukul tika karena mereka,,,,,,apa perlu tika sebutkan kapan,di mana dan karena apa tika di pukul ibu ,,,,,
protes tika dengan marah pada ibunya,,,dan berlalu pergi meninggalkan kan kamar ana ,,,,
sambil berjalan lambat ibu linda juga meninggalkan kamar ana menuju ruang keluarga,,,,,,bu linda memperhatikan yudi dan nando tidur dan berkata,,,,pulas sekali kamu tidur nak,,,,,tidur tanpa beban,,,,,
bu linda merebahkan badannya dekat nando dan yudi,,,,pikirannya menerawang memikirkan tika yang kelakuannya semakin menjadi,,,,,, ,,,dan bertanya-tanya dalam hatinya,,,,mengapa sifatnya tika nggak bisa lembut kepada adik-adiknya,,,padahal dulu tak seperti itu,,,,
karena sangat lelah memikirkan semua itu,,,akhirnya bu linda terlelap juga,,,,,
sedangkan tika di dalam kamarnya masih mengoceh sendirian karena tidak terima ibunya yang selalu membela ana adiknya,,,,,
awas saja kamu ana,,,,,kalau ibu lagi nggak ada,,,,,,dan kamu melakukan kesalahan besar lagi,,,,lihat saja apa yang kakak lakukan padamu,,, ,,sambil tersenyum devil,,,,,,akhirnya tika mencoba memejamkan matanya juga,,,,,,
capek juga marah-marah,,,kata tika sebelum memejamkan matanya,,,,,,,
ini karya pertama saya,,,,,mohon dukungannya,,,,,dan mohon maaf kalau ada salah kata....
_________________#########____'''__'"_______''
__ADS_1