
,,,Di tempat lain,,,,tempat yang di gunakan pak ahmad ayahnya ana dan dua orang temannya untuk menangkap ikan,,,,,,sebuah sungai kecil yang tidak begitu luas,,,,,tapi cukuplah untuk pak ahmad dan kedua orang temannya untuk menangkap ikan......kedua orang teman pak ahmad itu bernama yusuf dan pandi,,,,,,,yusuf mempunyai dua orang anak dan pandi baru mempunya satu orang anak .....karena umur temannya ayah ana masih muda di bandingkan dengan pak ahmad,,,,maka yusuf dan pandi memanggil pak ahmad abang dan pak ahmad memanggil mereka berdua dek yusuf dan dek pandi......
siang ini pak yusuf melihat wajah pak ahmad sedikit pucat,,,,,,
Bang,,,,,,abang sakit ya,,,,muka abang agak pucat bang,,,,,,, yusuf berkata sambil mendekati pak ahmad dan memegang keningnya ,,,,,,,iya bang,,,,,kalau abang sakit biar ku antar kamu pulang ya bang,,,,,,psndi ikut menimpali perkataan yusuf.....
sudah,,,,abang kalian ini nggak sakit,,,,,hanya kecapekan saja,,,,,sudahlah kalian berdua nggak usah khawatir abang baik-baik saja,,,,jawab pak ahmad pada kedua orang temannya itu,,,,dan pak yusuf dan pak pandi sudah di anggap oleh pak ahmad seperti adik kandungnya sendiri,,,,,,,,,,mereka bertiga bekerja sama dalam menangkap ikan sejak pak ahmad baru menikah dan mereka berdua masih bujangan,,,,,bahkan oak mandi masih remaja......
Sebenarnya kepala pak ahmad terasa pusing,,,,tapi pak ahmad tahan,,,,karena pak ahmad mengira ,,sebentar lagi pusingnya juga pasti akan sembuh dengan sendirinya,,,,karena itulah pak ahmad memaksakan diri untuk tetap menangkap ikan seperti biasanya bersama kedua orang temannya yang sudah di anggapnya seperti adiknya sendiri.......
Oleh karena itu sesudah menangkap ikan ,,,,,,,pak ahmad cepat-cepat pergi menuju sebuah gubuk kecil tempat yang pak mad dan kedua orang temannya di gunakan untuk beristirahat.... kecil memang gubuknya tapi sangat cukup dan layak buat di gunakan pak Ahmad dan kedua irang temannya untuk beristirahat,,,,baik siang atau pun malam,,,,karena gubuk tersebut tidak bocor,,,,jadi bisa melindungi mereka bertiga
dari hujan dan sinar matahari,,,,,,,
pak ahmad mengira,,,,setelah istirahat dan tidur sebentar maka pusingnya pak ahmad akan sembuh dengan sendirinya,,,,,ternyata tidak sama sekali....
pak ahmad merasa kalau kepalanya mala semakin berat saja,,,,,,tapi saat di tanya pak yusuf dan pak pandi pak ahmad menjawab tidak sakit dan baik-baik saja ...pak yusuf dan pak pandi tidak percaya begitu saja dengan jawaban yang pak Ahmad berikan,,,,,,,karena mereka melihat wajah pak Ahmad bukan hanya sedikit pucat tapi mala menjadi pucat banget....akhirnya mereka berdua mendekati pak ahmad dan memegang keningnya...
alangkah kagetnya pak yusuf dan pak pandi ketika mereka memegang keningnya pak ahmad,,,,,,,ternyata pak ahmad mengalami demam tinggi,,,,,bukan hanya keningnya yang panas tapi juga seluruh tubuhnya pak ahmad........pak yusuf dan pak pandi panik.....melihat keadaan pak ahmad...
mereka berdua ingin mengantar pak ahmad pulang kerumah secepatnya.....
Biarpun dengan perahu yang terbilang sangat sederhana,,,,,,tapi pak yusuf dan pak pandi bertekad mengantar pak ahmad pulang ke rumah dengan cepat,,,,,,,kalau menunggu jemputan dari keluarganya pak ahmad sudah pasti memakan waktu yang lama,,,,,,,mereka berdua pengen cepat membawa pak ahmad pulang biar pak ahmad cepat di bawa ke dokter,,,,di tempat penangkapan ikan jangan kan dokter,,,,,obat penurun panas saja tidak ada..... dengan semangat yang besar supaya cepat sampai kerumahnya pak ahmad,,,,pak yusuf dan pak pandi mendayung perahu tanpa kenal lelah...,,
__ADS_1
mereka nggak merasakan kalau sinar matahari sangat menyengat kulitnya,,,,yang di pikiran mereka hanya satu,,,,cepat sampai kerumah pak ahmad dengan selamat,,,dan pak Ahmad harus cepat di tangani dokter,,,,
Di rumahnya pak ahmad,,,,ana sedang sibuk menyiapkan makan siang bersama,,,,,
yudi dan nando sudah menunggu lama di dapur buat makan siang,,,,maklumlah ana agak lama memasaknya,,,,,,selain masaknya sudah agak siang,,,,masakan hari ini juga menurut ana sangat sulit,,,,,dan ini pertama kalinya ana belajar membakar ikan,,,,,,
bu linda ibunya ana masuk kedapur dengan membawa buah semangka kesukaan nando...
assalamualaikum,,,,,anak-anak ibu,,,ibu sudah pulang dan lihat ibu membawa apa,,,,,semangka kesukaan kalian,,,,bu linda menyapa ketiga orang anaknya,,,dengan tersenyum senang....
eee ibu sudah pulang,,,,ayo bu kita makan bersama,,,,,kata ana menyapa ibunya sambil mengajak ibunya makan,,,,,o iya bu,buah semangka itu kesukaan nando ya,,,,bukan yudi sama kak ana,,,yudi membalas perkataan ibunya....,,,iya iya ibu tauh,,,besok-besok kalau ada buah kesukaan yudi sama kak ana pasti ibu belikan ya nak,,asalkan buahnya ada dan ibu juga punya uangnya.,,,,kata bu linda pada yudi dan ana sekalian berjanji juga akan membelikan buah kesukaan mereka,,,...
iya bu,,,yudi cuman bercanda bu,,,,yudi dan kak ana mau juga kok sama buah semangka,,,tapi nggak suka banget kayak nando hehehe yudi menjawab perkataan ibunya dengan tersenyum mengajak ibunya bercanda.....ana juga ikut tersenyum menyaksikan adiknya yudi sedang mengajak ibu mereka bercanda.....
Kalian bertiga makan saja duluan ya nak,,,,,,,ibu mau bersih-bersih dulu dan sekalian sholat dzuhur,,,,,o ya nak,,kalau kalian selesai makan,,,,secepatnya sholat dzuhur ya,,,,,,,bu linda berkata pamit untuk sholat dulu,,,,,dan sekalian mengingatkan ketiga anaknya kalau habis makan harus sholat dulu,,,,jangan mengerjakan yang lain dulu....
siap kak,,,,kami pasti makan dengan banyak...
ikannya sangat enak yak bang,,,,,nando berceloteh sama yudi,dan memuji masakan ana kakaknya,,,kelihatan banget kalau nando sangat menyukai masakan ikan bakar dan sayur kangkung yang di masak kakaknya...
begitu juga yudi,,,,sama dengan nando,,makan banyak dan. sangat lahab....
ana melihat adik-adiknya makan banyak dan dangat lahab,,,tentu saja membuat hatinya sangat senang...dalam hatinya berkata,,,untung adik-adikku tidak seperti kak tika,,,,jadi aku masih punya teman bermain dan bercanda di rumah keluargaku yang sangat sederhana ini.....harusnya aku bersyukur bukan mala selalu mengeluh tentang kelakuan kak tika,,,,,aku harus mengambil hikmah dari semua ini,,,,,ampuni hamba Tuhan kalau aku selalu masih saja mengeluh dengan apa yang terjadi.....
__ADS_1
Dalam diam,,,,ketiga kakak beradik itu fokus makan dengan semangat dan sangat lahab,,,,ana yang biasa sangat malas makan,,,hari ini semangat dan lahab banget makannya....mungkin pengaruh juga dengan nilai ujiannya yang meraih peringkat pertama di semua kelas,,,,,tapi seluruh keluarganya belum ada yang tauh,,,termasuk bu linda ibunya ..ana akan memberitahukannya saat nanti sudah sholat dan ber istirahat di ruang keluarganya..
Brak pintu dapur di banting dengan keras oleh tika,,,,,menyebabkan ana dan kedua orang adiknya kaget dan menghentikan sejenak makan mereka,,,,sambil memandang pintu dapur yang dengan sengaja di banting oleh tika kakak sulung mereka.....
Bagus ya kelakuan kalian bertiga,,,dari tadi kakak menunggu untuk makan siang,,,,tapi tak ada satupun dari kalian yang mengajak kakak makan,,,padahal dari tadi kakak tu sudah lapar banget....kata tika dengan sedikit membentak ketiga adiknya,,,,pandangan mata tika juga terlihat seperti bermusuhan,,,terutama pandangannya pada tika,,,,sangat tajam dan penuh amarah....
Ana dan kedua orang adiknya diam saja,,,,mereka bertiga sangar takut melihat amarah tika,,,,mereka nggak mau menatap mata kakaknya,,,,dalam hati yudi dan nando berkata,,,ih seremnya pandangan kak tika ...
karena tidak ada yang menjawab,,,,,tika tambah jadi emosinya ...di bantingnya satu piring yang kosong hingga hancur.,membuat keadaan dapur jadi berantakan dan serem....
Ni habisin semuanya,,,,tika menyiramkan sayur kangkung ke kepala ana dengan masih penuh amarah,,,,,,tika pun membanting pintu dapur kembali dengan keras dan berlalu pergi.....yudi dan nando sudah selesai makannya,,,,dan mereka mau membantu kakaknya ana,membersihkan pecahan piring yang di banting tika tadi ..
sudah kalian langsung sholat saja,,,ini biar kak ana yang beresin. kata ana pada adik-adiknya....karena ana kakak mereka tidak mau di bantu,,,jadi yudi dan bando langsung pergi dan pamit pada ana ...
Dengan linangan air mata,,,,ana membersihkan sayur kangkung yang di siram kan tika di kepalanya,,,dan pecahan piring yang di banting juga oleh kakaknya...
kakak,,,,kenapa kakak sangat membenci ana,,,apa salah ana kak,,,ana juga sering di rumah ini nggak di ajak makan,,tapi ana nggak marah kak,,,,ana langsung makan saja....karena itu cuman masalah kecil...
tanpa sengaja jari ana ditusuk pecahan piring dan berdarah lah jari ana,,,,sambil memandang jari tangannya,,,,ana diam dan menangis.
hik hik hik... bukan hanya jariku yang sakit tapi hatiku lebih sakit kak,,,,kakak tak pernah memperlakukanku dengan baik selama kakak menikah,,,,
semoga aku selalu di beri Tuhan kesabaran yang banyak,,,,,do'a ana dalam hatinya dengan masih meneteskan air matanya...
__ADS_1
semoga suka,,,dan mohon maaf kalau karya pertama saya ini banyak kekurangannya.....
Mohon dukungannya .