
Sebelum jam 5 pagi ana sudah bangun,langsung mandi dan sholat subuh.
Ana bangun cepat biar masih ada waktu buat belajar,ibunya selalu bilang belajar di waktu subuh itu sangat bagus karena pas ujian paginya masih seger ingatannya,Insyaa Allah nggak lupa,beda sama belajar di waktu malam,itulah nasihat ibu linda yang selalu anak ingat di dalam pikirannya
Sebelum belajar ana pergi ke dapur dulu takut ada kerjaan rumah yang harus ana kerjakan,ana nggak mau kakaknya teriak-teriak di pagi buta,takutnya tetangga yang masih tidur ikut bangun juga.
Sampai di dapur ana melihat ibunya yang sedang bikin nasi goreng sebagai menu sarapan pagi ini.Bu,ibu sudah masak ya tanya ana mengagetkan ibunya,maklumlah ibunya lagi fokus memasak.
iya nak,ni ibu bikin nasi goreng kesukaan kamu dan adik-adikmu jawab ibunya ana sambil tersenyum.
Hebat anak gadis ibu ini,pagi-pagi sudah bangun,puji bu linda pada ana,wa iya dong ana ibu gitu loh,sini bu ana bantu bikin teh manisnya kata ana menawarkan bantuan pada ibunya,nggak usah nak,mending sana kamu belajar lagi saja biar nilai kamu bagus dan ingat loh ibu nggak suka di raport kamu ada nilai 6 tu nilai paling rendah di raport loh nak,iya-iya ibu tenang saja nilai ada terendah pasti 8 hehehe kata ana menyemangati ibunya dan dia sendiri.
Karena sarapan pagi bu linda yang bikin jadilah ana langsung pergi ke kamarnya mau nerusin belajar
coba saja kak tika sifatnya seperti ibu pasti hidup ana sangat menyenangkan kata ana dalam hatinya.karena kamarnya ana ada di bagian depan otomatis kalau ana bolak balik ke dapur pasti lewat kamar kakaknya.
Aneh ya kak tika sama suaminya kok jam segini belum bangun,apa mereka nggak sholat subuh ya tanya ana pada dirinya sendiri,itu pun cuman dalam hatinya.
Belum sempat ana pergi dari depan kamar kakaknya,tiba-tiba pintu kamar kakaknya terbuka,hei ana ngapain kamu di depan kamar kakak ha?tanya tika dengan suara keras pada ana.belum sempat ana menjawab kakaknya sudah bersuara lagi,bagus ya kelakuan kamu masi kecil sudah pintar ngintip-ngintip kamar orang dewasa,bukannya bantuin ibu bikin sarapan,ini mala mengintip kamar orang.
__ADS_1
jadi orang tu berguna sedikit tauh nggak,marah tika pada ana tanpa mikir kalau kata-katanya menyakiti hati adiknya.
Ana tu bukan ngintip kak,tapi ana tu dari dapur mau bantuin ibu bikin saran dan ibu nggak mau ana bantu,pas mau ke kamar ana lagi ana lihat kamar kakak masih tertutup dan nggak ada suaranya,jadi ana mikir apa kakak nggak sholat subuh,gitu kak jawab ana panjang lebar.alah nggak usah ngurusin hidup kakak,kayak hidup kamu saja sudah benar,kata tika pada ana sambil berlalu pergi.
Belum sempat ana melangkah,tauh-tauh santo suaminya tika keluar kamar.
ana maafin kakak kamu ya,kamu tauh sendiri sifat kakak kamu itu sangat galak,abang saja bingung kenapa kakak kamu selalu marah sama kamu,sebagai suaminya abang ikut minta maaf ya dik kata santo pada ana adik iparnya iya nggak apa- apa bang jawab ana sambil berlalu pergi.
Ana jadi kurang fokus belajar karena ingat kata kakaknya tadi,nggak usah sibuk ngurusin kakak,kayak hidup kamu sudah benar saja.
kenapa kak tika bilang gitu sama ana ya,emang salah kalau ana menanyakan kak tika sholat atau nggak,tanya ana dalam hatinya.ya sudahlah nggak usa di pikirin mending ana belajar saja kata ana menyemangati dirinya.
Tepat pukul 6.30 wib ana sudah bersiap-siap untuk berangkat kesekolah.
Ana cari-cari kakaknya ternyata ada di dapur lagi sarapan,kak ana mau berangkat sekolah,ana minta uang jajan kak kata ana sama tika sambil menengadahkan tangannya pada tika kakaknya.
ni kata tika meletakkan uang seribuan di telapak tangan ana,kok seribu sih kak,waktu sd ibu suka ngasih tiga ribu sama ana,terus masuk smp kakak kurangi jadi seribu lima ratus,kenapa sekarang Mala jadi seribu kak protes ana sama kakaknya
Berani kamu ya banding-bandingin kakak sama ibu,masih untung kakak kasih kamu uang jajan seribu,itu yudi kakak kasih lima ratus diam saja,sudah pagi-pagi nggak kerja mau minta uang jajan lebih lagi,malu kamu ada di mana marah tika pada ana
__ADS_1
kak kalau yudi itu kan sekolah sd nya dekat rumah kita,sama kayak ana sd dulu,haus dan lapar bisa pulang waktu jam istirahat,sekolah dekat gitu ibu kasih uang jajan ana tiga ribu,sekarang sekolah smp ana sangat jauh,masa ana di kasih seribu si kak,protes ana lagi pada kakaknya
hei ana kamu itu sudah sarapan nasi goreng, jadi sudah kenyang dan sekarang cepat pulangnya karena kamu ujian,harusnya kamu nggak perlu kakak kasih uang jajan,harusnya kamu terima kasih dong sama kakak bukannya mala protes,dasar adik nggak tau diri marah ana dengan suara keras dan oergi ninggalin ana
Ana hanya bisa pasrah dengan apa yang di lakukan kakaknya,banyak bicara mala tambah bikin marah kakaknya tambah menjadi.
jadilah ana keluar rumah mencari ibunya buat pamitan mau sekolah,tapi sebelum itu ana ke kamar kakaknya dulu buat pamitan dan salim sama kakak dan abang iparnya,itulah hebatnya ana biarpun di perlakukan dengan tidak baik sama tika kakaknya tapi ana tetap menghormatinya sebagai kakak sulungnya.
kak,bang ana pergi sekolah dulu ya kata ana sambil mencium tangan kakak dan abang iparnya,tika sodorkan tangannya tapi tidak bersuara dan jangan lupakan wajah galaknya itu,tapi tidak untuk santo suaminya,dengan tersenyum santo sodorkan tangannya dan berkata,hati-hati ya dik dan rajin -belajar.
iya bang jawab ana pada santo sambil berlalu pergi.
Sampai di teras rumah ana melihat ibunya sedang berdiri dekat sepedanya.
ibu lagi ngapain di sini bu tanya ana sama ibunya.Ibu nunggu kamu nak,ibu mau minta maaf atas kelakuan kakak kamu sama kamu nak,maafin ibu yang hanya bisa diam melihat kakak kamu memarahi mu,selama kakak kamu tidak memukul mu,kamu yang sabar ya nak,ibu juga minta maaf karena uang jajan kamu di smp ini bukannya bertambah tapi mala berkurang,tapi ibu janji nanti di pasar ibu akan jualan ikan orang lain juga biar ada tambahan,jadi hasil ibu jualan ikan orang lain bisa buat tambahan uang jajan kamu nak,bu linda menyemangati ana.
Mendengar perkataan ibunya ana sangat terharu,nggak usah bu,ibu nggak usah ikut jualan ikan orang lain,anak nggak mau ibu capek dan nantinya ibu sakit,udah ya,ibu tenang saja ana nggak apa-apa,insyaa Allah ana kuat menjalani semua ini,bagi ana melihat ayah dan ibu sehat dan tersenyum itu merupakan kebahagian yang sangat berharga buat ana,ibu cukup do'akan ana dan adik-adik ya bu biar sehat dan sukses di masa depan biar bisa buat ayah dan ibu bahagia,kata ana sambil salim pada ibunya
Ana pamit sekolah dulu ya bu,dah ibu,assalamualaikum bu,pamit ana sama ibunya,tak lupa ana langsung naik ke sepedanya
__ADS_1
Waalaikum salam kata bu linda,hati-hati nak semoga kamu bisa menjawab semua soal ujian mu,kata bu linda sambil melambaikan tangannya pada ana.
semoga kamu sukses nak di masa depan,maafin ibu yang belum bisa membuat kamu dan adik-adikmu bahagia,tapi ibu selalu mendo'akan yang terbaik buat kamu dan adikmu,batin bu ana dengan raut wajah sedih.