
Tibalah hari ini pengumuman hasil ujian tengah semester sekolah smp ana......
pagi-pagi sekali ana sudah bangun,,,,,bahkan jam 5 pagi ana sudah mandi dan sholat subuh,,,,,,,sebenarnya tiap hari juga ana bangunnya yang paling pagi di antara saudara-saudaranya,,,,,,,hanya bu linda ibunya yang tidak bisah ana kalahkan dalam hal bangun pagi,,,,,,,,ibunya seorang muslim yang taat,jadi jam 3 pagi sudah bangun,,,,sholat tahajud,,,,mengaji dulu sambil menunggu adzan subuh,,,,,,untuk seusia ana,,,,hal seperti itu masih berat di lakukan,,walaupun sebagai anak sudah ada yang melakukan hal itu,,,,terutama anak yang sekolahnya di pondok atau pun di smp islam terpadu..
hello ibu cantik,,,,ana mengagetkan ibunya di dapur yang sedang memasak nasi goreng,,,
ana mengagetkan dan bertanya pada ibunya sambil memeluk ibunya dengan erat sehingga membuat bu linda bu linda mematikan kompornya,,,,,,bu linda sebagai ibunya ana sudah pasti tauh apa yang menyebabkan ana memeluk dirinya dengan erat,,,,,itu sudah jadi kebiasaan ana,,,kalau ana merasa bersalah,sedih dan merasa tertekan,,,maka ana akan memeluk ibunya dengan erat,,,,,,ana merasa beban yang ada di pikirannya,,,akan berkurang setelah memeluk ibunya,,,itulah yang membuat bu linda sebagai ibu nya ana selalu merasa bangga kepada ana,,,,karena mau mengakui kesalahannya,,,bahkan terkadang ana berani meminta maaf pada ibu atau kakaknya padahal ana belum tentu bersalah,bahkan ana tidak salah sama sekali,,,,,itulah definisi anak yang baik,,,,,tersenyum dengan manis,,,padahal itu semua di lakukannya untuk menutupi kesedihannya...
ada apa nak,,,erat banget memeluk ibu,,sampai ibu sudah nafas,,,,,tanya bu linda pada ana sambil sedikit bercanda,,,,biar ana merasa nyaman memeluknya...
ana masih diam saja tidak menjawab pertanyaan ibunya,,,,ana hanya tetap memeluk ibunya dan sambil memejamkan mata,,,,,,ana sangat menikmati wangi melati pada ibunya,,,,,sehingga membuat ana tidak melepaskan pelukannya dari ibunya,,,biarpun ibunya sudah bilang sesak nafas,,,,
ana tauh pasti kalau ibunya mengajaknya bercanda,,,,,biar suana hati ana yang merasa terbebani bisa kembali menjadi ceria seperti hari-hari sebelumnya ....
setelah agak lama ana memeluk ibunya dengan erat,,,,,akhirnya ana pelan-pelan melepaskan pelukannya dari ibunya,,,,,
ibu,,,maafin ana ya bu,,,,gara-gara ana,,,kak tika jadi salah paham sama ibu,,,,,,bahkan hampir setiap hari,,ibu dan kak tika saling beda pendapat karena ibu membela ana,,,,
dulu ibu dan kak tika begitu sehati,,,masak berdua,,,,,ke pasar berdua,,,,bahkan kadang ibu suka tidur berdua sama kak tika di kamar kakak,,,,,sekali lagi maafin ana ya bu,,,,,ana meminta maaf dengan wajah sendu seperti ingin menangis,,,,,,
tidak nak,,,kamu nggak salah,,,,kamu sudah berani membela dan menjelaskan yang sebenarnya pada kakakmu,,,,tapi kakakmu saja yang tidak mau mendengarkan penjelasan kamu,,,,,kakakmu selalu mencari-cari kesalahanmu,,,,,dan tidak terima kalau kamu menjawab dan membantah apa yang sudah di katakan kakakmu,,,,..ibu tidak mengerti mengapa setelah menikah kelakuan kakakmu seperti ini,,,,,,,kakakmu ingin semua pekerjaan rumah kamu yang kerjakan,,,,bahkan pekerjaan yang harusnya kakak kamu yang kerjakan,,,mala kamu juga yang harus mengerjakannya.....kadang ibu bingung nak apa yang harus ibu katakan ataupun apa yang harus ibu lakukan pada tika kakakmu itu,,,,,semua yang ibu lakukan selalu membuat kakak kamu salah paham...
ibu itu tidak pernah pilih kasih terhadap ke empat orang anak ibu nak,,,,ibu sayang kalian. berempat,,,,,kasih sayang ibu pada kalian tidak bisa ibu ungkapan dengan kata-kata,,,,,makanya kalau kakak kamu bilang ibu pilih kasih te.rhadap kakak kamu,,,,maka ibu memilih pergi dan menghindar,,,,hati ibu sedih dan sakit nak kalau kakak kamu mengucapkan itu,,,,,,tapi apa daya ibu,,,,sekuat apa pun ibu ingin menjelaskan,,,,kakak kamu tetap tidak terima,,,,dan sekalu salah paham sama ibu,,,,,,
maafin ibu ya nak,,,,kalau sudah membuat kamu terbebani akan semua ini,,,,,,bu linda menjelaskan tentang keadaan hatinya ,,,,,,
sambil meminta maaf pada ana,,,,
ibu,,,mengapa ibu yang harus meminta maaf,,,ini semua bukan salah ibu,,,,,mungkin karena umur ana yang masih kecil,,,sehingga sifat ana masih sangat manja,,,terutama manja banget sama ibu,,,,,ana masih kayak sd yang kerjanya main terus tanpa harus membantu pekerjaan rumah,,,,,,ana yang harusnya minta maaf sama ibu,,,karena gara-gara ana,,,,hubungan ibu sana kak tika jadi berubah,,,,,,kata ana pada ibunya sambil tersenyum....
__ADS_1
sebenarnya ana menyadari itu semua bukan kesalahan ana,,,,setiap bertengkar dengan kakaknya,,,,ana tauh dengan betul kalau itu semua kakaknya yang salah bukan dirinya,,,,
tapi demi membuat ibunya merasa tenang dan tidak kepikiran yang macam-macam tentang dia,,,,jadilah ana yang meminta maaf sama ibunya dan mengatakan kalau dirinya lah yang salah....
bu linda hanya diam dan memandang ana sambil tersenyum dan mengelus kepala anaknya,,,,bu linda tauh apa yang di lakukan ana,,,,semata-mata karena rasa sayang ana pada dirinya sebagai ibunya...
sudah ya sedih-sedihnya,,,,ayo bantu ibu menyiapkan sarapan,,,,kamu bikin tehnya,,,,jangan lupa bikinkan adik kamu susu,,,,,bu linda mencairkan suasana yang tadinya sedih menjadi ceria dengan menyiapkan sarapan pagi bersama ana...
anaknya.... .
ibu,,,,bangunin adik kamu dulu ya nak,,,,,kamu terusin saja menyiapkan sarapannya,,,,,nasi gorengnya tinggal tarok di piring sama rata,,,,hanya piring abang iparmu yang agak banyak,,,,,kata bu linda pada ana....
ana dengan senang hati melaksanakan perintah ibunya,,,,,itulah yang di harapkan ana sebenarnya pada tika kakaknya,,,,,bekerja bersama-sama mengerjakan semua pekerjaan rumah,,,,bukan semua pekerjaan harus ana kerjakan sendiri,,,,,,,
ana ingin mengerjakan pekerjaan rumah seperti bikin sarapan bersama ibunya pagi ini ,,,,,,kerja bersama saling bantu itulah keinginannya sama kakaknya,,,,tapi kalau ini di ungkapkan ana pada kakaknya,,,,,,sudah pasti akan membuat kakaknya marah-marah dan emosi ...itulah mengapa ana hanya bisa mengucapkan keinginannya dalam hatinya saja,,,,,ana nggak ingin selalu ribut dengan kakaknya,,,,,ana kasihan sama ibunya dan ana nggak ingin ibunya sakit karena selalu memikirkan pertengkarannya dengan sang kakak .....
Saat bu linda masuk keruang keluarga ternyata yudi dan nando sudah bangun...
sudah bangun anak ibu yang ganteng-ganteng ini rupanya,,,,,bu linda menyapa dan memuji kedua orang anak laki-lakinya,sambil tersenyum ....
iya dong bu,,,,,sudah mandi dan sholat subuh mala kami berdua,,,,,jawab yudi dan nando pada ibunya sambil membanggakan dirinya....
duh hebatnya anak ibu ini,,,,ayo kita sarapan dulu nak,,,,dan kamu yudi pakai baju seragam dulu nak baru susul kamu ke dapur buat sarapan....a siap ibu jawab yudi dan nando berbarengan ...
Akhirnya Bu linda,ana,yudi dan nando sarapan pagi bersama dengan tenang.....
tapi mereka agak tegang setelah menyadari tika dan suaminya datang ke dapur buat ikutan sarapan bersama ...
terutama hati tika yang deg-degan takut dirinya melakukan kesalahan,,,,,dan takutnya terjadi keributan....ana jadi lebih diam dan hati-hati takut menyinggung kakaknya.....
__ADS_1
Melihat di depan abang iparnya cuman ada nasi goreng,,,,,,cepat-cepat ana menuangkan teh ke gelas dan langsung meletakkannya di depan abang iparnya,,,ana berharap apa yang di lakukannya bisa membuat hati kakaknya senang,,,,karena ana melakukannya atas kemauannya sendiri,,,,tanpa harus di suruh kakaknya terlebih dahulu,,,,,
nggak usah sok baik kamu ana,,,,kamu kan bilang pada kakak kalau kakak yang harus mengurus suami kakak,,,,,caper ya sama suami kakak,,,,,biar suami kakak juga kayak ibu yang selalu menyalahkan kakak...
sok-sok an pakai menuangkan teh segala,kakak juga bisa kali,,,,,,kata tika sambil melihat ana dengan tajam dan ketus...
ana hanya diam dan tak menjawab satu kata pun perkataan tika kakaknya,,,,ana hanya menatap kakaknya dengan sendu,,,,,ana tidak menyangka apa yang di lakukannya terhadap abang iparnya tidak di respon kakaknya dengan baik,,,,,,mala ana di tuduh oleh kakaknya cari perhatian pada abang iparnya,,,,supaya kalau ana bertengkar dengan tika kakaknya,,,,,abang iparnya membela ana bukan kakaknya sebagai istrinya,,,
ana cepat-cepat menyelesaikan sarapannya agar tidak terjadi keributan,,,,,,
bu,,,,,ana sudah selesai,,,ana pergi sekolah dulu ya bu,,,,,ana pamit sama ibunya dan Salim juga,,,,biar kakaknya nggak salah paham padanya,,,ana juga pamit sama kakak dan abang iparnya,,,,tika hanya memberikan tangannya saja,,,,nggak ngucapin apapun...
sesudah ana salim sama kakak dan abang iparnya,,,,,yudi dan nando ikutan salim...
hati -hati di jalan dan dayung sepedanya ya kak ,,,,,,,,,kata yudi dan nando mengingatkan kan ana kakaknya....
iya dek,,,,,,makasih dek,,,dan kamu juga hati-hati,,ana membalas ucapan kedua adiknya.....
Drama,,,,,hanya satu kata itu yang di ucapkan tika melihat apa yang di lakukan ana dan kedua orang adik kaki-lakinya....
sudah,,,,,jangan memancing keributan saat makan,,,,,mending sana pergi kamu ke sungai memancing ikan,,,,,kalau dapat ikan kan lumayan nggak perlu makan hasil ikan tangkapan ayah,,,,, santo suaminya tika,membuka suara sambil mengajak tika bercanda....
nggak lucu tauh,,,,tika menjawab dengan ketus sambil pergi meninggalkan suaminya yang lagi di dapur....
memang nggak lucu hahaha suami tika tertawa...
Bu linda diam saja,,,,dalam hatinya berkata,,,semoga ana di berikan sama Tuhan kesabaran yang tiada batas,,,,agar tidak bertengkar terus sama tika kakaknya ..aamiin
Mohon dukungannya ya,,,,,ini karya pertama saya,,,,,mohon maaf kalau sda salah kata dan masih banyak kekurangannya..
__ADS_1
___________________&&&&&&&_________________