Kakak Serasa Majikan

Kakak Serasa Majikan
Episode 6


__ADS_3

Habis sholat dzuhur ana langsung masuk kamarnya,niatnya pengen belajar,apalagi ini pertama kalinya ana ujian di sekolah smpnya.sebenarnya ana pengen pinjam hp tika kakaknya karena hp kakaknya sudah android jadi bisa di pakai buat belajar,bisa lihat Google kalau ada pelajaran yang kurang di mengerti olehnya,maklum hp ana masih hp jadul yang hanya bisa telpon dan sms,padahal zaman sekarang hp anak sekolah sudah android semua.


karena pengen punya hp android ana sering nggak jajan di sekolah,uang jajan yang di kasih kakaknya yang sangat minim itu ana tabung buat beli hp android bekas.mungkin akan memakan waktu yang lama baru ana bisa lebih karena sejak uang hasil jualan ikan ibunya di pasar di pegang sama tika kakaknya ana,uang jajan ana berkurang sangat banyak.


saat sd ana suka di kasih oleh bu linda ibunya ana uang jajan rp 3000,tapi sekarang tika kakaknya ana cuman ngasih ana rp.1500 buat jajan sekolah ana padahal ananya sudah smp.


anaaaa suara menggelegar mengagetkan ana yang sedang fokus belajar di dalam kamar.


Tika kakaknya ana nyelonong masuk kamar ana dengan berteriak cukup keras,apa sih kak manggil ana sambil berteriak gitu,ana tu belum tuli tauh kata ana pada kakaknya.


Hei ana kenapa jemuran belum kamu angkat ha?lihatlah tu banyak baju yang berjatuhan di tiup angin,mau kamu kakak suruh cuci pakaian yang sudah cuci itu ha kata tika pada ana sambil marah-marah.


Tolong kak tika saja yang angkat jemuran ya kak karena ana mau belajar,lagian dari pagi ana belum ada istirahat ana capek kak,jawab ana pada kakaknya.wah sudah pintar ya kamu ana nyuruh-nyuruh kakak,punya nyali juga kamu ya,mau kamu sekolah nggak kakak kasih uang jajan,mau kamu ha tanya tika pada aba masih dengan marah-marah.


iya-iya ni ana mau angkat jemuran kak,nggak usah main ancam kayak gitu juga kali kak jawab ana pada kakaknya.


Awas ya kalau kakak lihat jemuran belum kamu angkat dan masih banyak yang berjatuhan ancam tika pada ana sambil berlalu pergi.Dengan gontai ana berjalan ke arah jemuran baju-bajunya yang tadi pagi ana cuci,kapan ana belajar kalau di suruh-suruh terus kayak gini,batin ana menggerutu.


wah anak ibu rajin banget,sapa bu linda yang baru pulang dari pasar pada ana yang lagi angkat jemuran.Bukan rajin sih bu tapi terpaksa jawab ana pada ibunya.


nggak boleh gitu sayang,apa yang kita kerjakan harus di kerjakan dengan ikhlas agar hasilnya sangat bagus,nasihat bu linda pada ana sambil mengelus kepala ana.

__ADS_1


ibu masuk dulu ya nak,ibu lapar,mau makan dan istirahat pamit bu linda pada ana dan langsung berlaku pergi.


lagi fokus belajar ana di kagetkan oleh yudi dan nando adiknya ana.


Door teriak yudi dan nando sambil membuka pintu kamarnya ana.ih kalian ni ngapain masuk kamar kakak sambil bikin kaget gitu?tanya ana pada ke dua adik kesayangannya.


kami cuman iseng doang kak hehehe jawab yudi sambil cengengesan.


Dah keluar sana jangan ganggu kakak yang mau belajar,mendingan kalian tidur tidur siang sana,wus wus wus usir ana pada kedua adiknya.uuuu gitu saja kami di bilang ganggu,kakak nggak asyik jawab yudi dan nando serempak pada ana.biarin emang kakak pikirin,dah sana pergi usir ana lagi pada kedua orang adiknya.


ya deh kami pergi,dah kak ana galak ejek yudi dan nando pada ana sambil langsung berlalu pergi,takut kena semprot ana kakaknya.


Melihat kedua orang adiknya sudah pergi,ana kembali fokus belajar lagi,semoga nggak ada yang ganggu ana belajar lagi ya Allah,do'a ana dalam hatinya.


Ibu bikin kaget ana saja,kapan ibu masuk kamar tanya ana pada ibunya.


kamu tu ya ana,ibu tanya mala nanya balik,protes bu linda pada ana,kebiasaan buruk kata bu linda lagi.


Habisnya ana nggak lihat ibu masuk kamar,tauh-tauh sudah ada di dalam kamar dan berhasil bikin ana kaget,berhasil-behasil hore jawab ana sambil menirukan film dora kesayangannya di waktu kecil.


hahaha bu linda tertawa terbahak-bahak melihat tingkah ana,bu linda ingat betul film dora itu film kesayangannya ana

__ADS_1


masih ingat juga kamu nak sama si dora,kirain kamu sudah kupa kata bu linda pada ana,ibu istirahat dulu ya nak,sekalian tidur siang,jamu habis belajar istirahat juga ya nak,pesan bu linda pada ana sambil berlalu pergi.ana diam saja sebab ana jawab pun ibunya pasti nggak dengar,karena ibunya sudah berlalu pergi.


Tasya,raka dan fadli sudah belajar nggak ya?tanya ana pada dirinya sendiri


Karena ujian sekolah ana sehari tiga mata pelajaran jadi otomatis ana harus punya banyak waktu untuk belajar.


Coba dari pagi tadi ana belajar pasti nggak kerepotan kayak gini,minimal satu mata pelajaran sudah ana kuasai,ini jangankan satu mata pelajaran,satu bab saja dalam satu mata pelajaran belum ana kuasai,kata ana dalam hatinya


kenapa ya sejak kak tika menikah,kak tika kok kayak gitu,semua kerjaan rumah harus ana kerjain,mana nyuruhnya selalu sambil marah-marah,tanya ana lagi,dan ini cuman bisa di dalam hatinya saja.


udah ah mending fokus belajar saja,ngapain mikirin kak tika,cuman bikin sedih dan jengkel saja batin ana.


sebenarnya ana anak yang sangat cerdas,apalagi kalau mata pelajaran mate-matika,ana jago banget,saat ana masih sd kemarin ana juara pertama olimpiade mate-matika tingkat kabupaten dan juara ketiga tingkat propinsi,hebat kan ana kata author hehehe


Begitulah ana meskipun ana di suruh mengerjakan banyak pekerjaan rumah oleh tika kakaknya ana tapi ana tetap bisa fokus belajar,bagi ana belajar adalah hal yang sangat penting buat masa depannya,ana harus mencapai cita-citanya menjadi seorang dokter,agar kelak ana bisa membantu ayah dan ibunya buat biaya sekolah adik-adiknya dan membantu ekonomi keluarganya.


Terkadang ana sangat prihatin akan keadaan ayahnya,yang setiap malam harus mencari ikan di sungai,kadang hujan dan angin kencang.


tika kakaknya ana yang ana harapkan bisa meringankan beban ke dua orang tuanya nala sebaliknya,bahkan uang hasil tangkapan ikan ayahnya yang di jual ibunya ke pasar mala uangnya harus tika yang pegang,alasannya agar pengeluaran keuangan keluarga bisa teratur,padahal itu membuat bu linda susah buat ngasih uang jajan pada ana dan ke dua orang adiknya.


miris banget kan nasibnya ayah dan ibunya ana,mereka yang kerja tapi uangnya harus di setor ke tika anaknya

__ADS_1


makanya kalau melihat dan ingat itu ana langsung semangat dan fokus belajar,di masa depan ana ingin membuat ke dua orang tuanya bahagia dan bangga padanya,ana sedih kalau lihat ayahnya pulang subuh dari menangkap ikan di sungai dalam keadaan basah kuyup,smoga cita-citaku jadi dokter tercapai ya Allah,ana ingin membuat ke dua orang tuaku bahagia,ana ingin masa tua mereka tidak kelelahan seperti sekarang,ana ingin mereka tidur yang nyenyak,makan yang enak tanpa harus bekerja keras seperti sekarang,biarkan ana yang kerja keras di masa depan ya Allah,aamiin do'a ana dalam hatinya meskipun kagi fokus belajar


aamiin author juga ikut mendoakan ana.


__ADS_2