
Sampai di sekolah ana sudah di sambut oleh ke empat orang sahabatnya,Raka,fadli,nadya dan tasya.sebenarnya kelasnya ana berjumlah 30 orang tapi yang berteman dekat dengan ana hanya empat orang saja
kebetulan Raka sang ketua kelas mereka,raka orangnya tegas,mungkin sifat tegas itu menurun dari papanya yang seorang tentara.
wah kalian berempat sudah datang duluan,semangat sekali kelihatannya kata ana ke pada ke empat orang sahabatnya.
wa iya dong,kita sudah siap tempur ni,biar pun aku belajarnya sambil nonton drakor jwab nadya.gila kamu nad,lagi ujian masih sempat juga nonton drakor timpal fadli yang kesal melihat tingkah nadya.
iya nad,kamu kok bisa pake nonton drakor segala,mana bisa fokus belajar kayak gitu,raka ikutan nyeletuk.Tapi ada juga loh yang dalam keadaan hening mala bisa nggak fokus belajarnya bela tasya.betlul tu bestie sambil nonton drakor mala bisa fokus kata nadya lagi sambil tersenyum.
sudah ah ayo kita cari ruangan ujian kita,kita kan nggak satu ruangan,aku sudah pasti ruang satu,orang huruf pertama namaku a jadi ruang satu kata ana.
ya udah ayo lah,kata ke empat sahabat ana serempak.
wah kita berempat nggak satu ruangan kata raka pada teman-temannya,iya lagian namanya di acak,ana mala bukan ruang satu hehehe ejek fadli pada ana.Baguslah biar kita buktikan siapa yang belajarnya fokus dan punya otak yang sangat cerdas,apa benar tukang nonton drakor belajarnya fokus,kata raka ikut menimpali.
Sebenarnya sih belajar itu tergantung kita masing-masing,serius belajar atau tidak,kata ibu ana,bukan lama belajarnya yang bikin kita pintar tapi keseriusan kita belajar itu yang paling penting kata ana dengan bijak.
wah ana,pasti ibu kamu saat sekolah dulu otaknya cerdas,tasya ikutan bersuara.
ya gitu deh,ayo kita keruangan masing-masing bentar lagi bell ajak nadya.
ayo lets go kata mereka ber barengan.
__ADS_1
Tibalah saatnya jam istirahat,dan teman-teman ana mengajak ana ke kantin.
Ana bingung mau ke kantin apa nggak,uang seribu mana cukup buat jajan di kantin,tapi kalau nolak ajakan teman-temannya nggak enak juga pikir ana,akhirnya ana memutuskan ikut temannya ke kantin dengan membawa air minum yang di bawanya dari rumah,sedangkan di kantin rencananya ana mau beli roti,Alhamdulillah kantin sekolah ana masih ada roti atau kue yang seribuan.
lagi asyik ana dan teman-temannya jajan di kantin,salah satu teman sekelas mereka yang paling suka heboh datang mendekati mereka,,namanya sila,kebetulan sila ana orang paling kaya di kampung ana.
kebun kelapa sawit milik bapaknya sila bukan puluhan hektar lagi tapi mala ratusan hektar.namun sayangnya sila mempunya sifat yang agak sombong.
wah ada orang jajan di kantin cuman jajan roti doang dan minumnya bawa dari rumah,ejek sila pada ana.Ana-ana kalau nggak punya banyak uang jangan ke kantin,mending tidur daja di uks pura-pura sakit hahaha ejek sila pada ana lagi sambil tertawa ter bahak-bahak.
Emang kenapa kalau aku cuman jajan roti dan minumnya bawa dari rumah,apakah saya merugikan anda nona sila,tanya ana pada sila dengan sedikit mengejek,karena menyebut sila dengan sebutan nona.
iya,ngapain anda ngurusin hidup orang lain,minta. makan sama anda tidak,minta jajan sama anda juga tidak,sibuk macam nggak ada kerjaan saja jawab nadya membela ana.orang kaya gitu loh jadi hobinya menghina orang,kata,jangan sombong kamu sila,Allah benci sama orang yang sombong,ingat loh sila iblis itu makhluk yang hebat tapi di keluarkan dari surganya Allah karena Allah sangat membenci makhluk yang sombong kata tasya memberi nasihat pada sila.sudah-sudah lagi makan nggak boleh ribut protes raka dengan suara agak keras.
Dasar orang miskin sok bijak,pakai nasehatin orang segala,macam mereka sudah benar saja gumam sila yang masih bisa di dengar oleh temannya sila yang ikut dengannya ke kantin tadi
Setelah sila pergi dari kantin ana dan ke empat temannya makan dengan tenang
ana kamu nggak punya uang ya kok cuman beli roti,kalau nggak punya aku punya uang lebih kata nadya yang sangat perhatian sama ana.Ada kok nad tapi tadi pagi aku sudah sarapan nasi goreng jadi akunya masih kenyang bohong ana pada nadya dan temannya yang lain.
ana nggak mau teman-temanya khawatir dan juga ana takut nanti mala membuka aib kakaknya sendiri.
baik sekali hatinya ana,biarpun tika kakaknya memperlakukannya dengan sangat tidak baik tapi tetap ingin selalu menjaga perasaan kakaknya.beneran kamu masih kenyang ana tanya raka pada ana sambil memandang ana dengan penuh selidik memandang ana.
__ADS_1
iya raku aku masih kenyang,nggak usah lihat wajahku seperti itu serem tauh jawab ana pada raka sambil cengengesan biar nggak ketahuan bohong.
awas ya kalau kamu bohong ya ana,ancam fadli pada ada.iya bestie-bestie ku aku nggak bohong sama kalian,kalau nggak percaya belalah dada ku ini hahaha jawab ana sambil tertawa biar teman-temannya nggak curiga.
dari pada bahas aku ini yang kalian bilang nggak punya uang,mending bahan ujian agama tadi ya nggak kata ana lagi.
kalau menurut aku sih ujian agama itu adalah ujian yang paling gampang,masa iya kita nggak bisa jawab pertanyaan agama kita sendiri ya nggak friend kata raka pada teman-temannya.iya juga sih kalau pelajaran agama kita nggak tuntas sungguh terlalu fadli pun ikut menimpali.
kalau ana yang enak,bisa ngaji,bisa juga menulis huruf al qur'an jadi so pasti nilai ana seratus ya nggak man teman kata nadya ikut bicara juga.tapi soal yang di suruh tulis huruf al qur'an tadi aku agak kesusahan gaes maklum aku belajar agama bukan dari kecil.
Alhamdulillah man teman aku belajar nulis dan baca al qur'an dari umur tiga tahun dan gurunya adalah ibuku sendiri.belajar baca alqur'an sekaligus belajar baca tulis indonesia juga,jadi pas ana masuk sd dan gaji TPA aku sudah bisa semua.kalau belajar ibuku tu orangnya tegas,bayangin saja aku belajar baca alqur'an sambil nangis,karena kalau nggak bisa ibu nggak mau bikinin makanan kesukaanku.
wah ibu kamu hebat ya ana,kamu nggak perlu cari guru ngaji dan guru les karena ibu kamu bisa semuanya,pasti dulunya ibu kamu siswa yang cerdas kata tasya yang diam-diam dangat mengagumi ibunya ana.
kayaknya iya sih,karena waktu aku juara satu olimpiade mtk tingkat kabupaten,ibuku kan datang pas ngambil pialanya,terus ketemu sama kawannya ibu,kawan ibu itu bilang,wah buah jatuh nggak jauh dari pohonnya,ibunya pintar,sekarang giliran anaknya yang pintar kata ana pada teman-temannya
habis ni ujiannya b.indo,aduh b.indo itu gampang-gampang susah kata fadli.
asal teliti saja fadli jangan sampai terjebak karena jawabannya kadang kayak benar semua jadi harus benar-benar teliti membaca kalimatnya nasehat tasya pada fadli.
udah yok kita balik keruangan,sudah mau jam pelajaran ke dua,takutnya guru pengawas yang masuk duluan bisa kena omel kitanya ajak ana pada teman-temannya.
sambil ngobrol tentang ujian,ana dan teman-temannya berjalan berbarengan dengan langkah sedikit agak cepat karena takut terlambat masuk ke ruang ujian mereka.
__ADS_1
persahabatan itu sangat indah jika kita daling mengerti dan memahami,bisa menghargai perasaan teman dan tidak membedakan status antara yang kaya dan yang miskin.