Kakak Serasa Majikan

Kakak Serasa Majikan
Episode 22


__ADS_3

Di perjalanan pulang sekolah,,,,,ana bisa melupakan sejenak masalah ana dengan kakaknya,,,,,,,ada rasa bahagia yang tidak bisa ana ungkapan dengan kata-kata,,,,,,yang utama sudah pasti rasa syukur ana yang tak terhingga kepada Tuhan,,,,karena hari ini nilai ujian ana mendapat peringkat pertama,,,bukan hanya di kelasnya tapi juga di seluruh anak kelas 7 atau satu angkatan....


sambil tersenyum sendiri ana berkata dalam hatinya,,,,,terimakasih ya Allah atas semua PemberianMu pda hamba,,,,,hamba percaya setiap apapun yang Engkau kasih itu adalah yang terbaik buat hambamu ini....


Begitu ana sudah mau sampai ke rumah,,,,ada rasa takut di dalam hatinya,,,,,ana jadi takut bertemu dengan kakaknya,,,,,,ana merasa setiap ke temu dengan tika kakaknya,selalu terjadi salah paham,,,,,,,tapi mau nggak mau ana harus pulang ke rumah,,,kalau ana nggak pulang bisa jadi tambah parah lagi kemarahan kakaknya......


Terlambat pulang saja ana kena marah sama kakaknya,,,,bahkan ana di tampar sama kakaknya ,,,,,apa lagi kalau ana terlambat,,,,,nggak tau apa lagi yang akan di lakukan tika pada ana,,,,,,


Dengan semangat ana mau masuk rumahnya,,,,,ana parkir sepeda di teras rumahnya,,,,,jangan takut ana,,,kamu nggak salah,,,dan tika adalah kakak kamu...


itulah perkataan ana dalam hatinya,,,,,untuk menyemangati dirinya......


Masuk rumah,,,tujuan utama ana adalah ke kamarnya dulu,,,,karena mau ganti baju sekolah dulu sama baju main rumahan biasa...,di dalam kamarnya ana bicara sendiri,,,,,sudah jam 11 siang ni,,,,mending ana ke dapur ah,,,,kalau ada kerjaan yang belum beres,,,,biar ana beresin,,,,,semoga nanti spa yang ana kerjakan,,bisa membuat hati kak tika senang dan bangga pada ana,,,,aamiin.


Akhirnya dengan semangat ana pergi ke dapur,,,,,ana mau melihat apa kakaknya sudah masak atau belum,,,,,kakaknya nggak tauh kalau hari ini ana pulang cepat,,,,ternyata di dapur ana tidak menemukan siapa pun,,,,akhirnya ana pergi ke teras belakang dapur,,,,dan di situ ana menemukan kakaknya yang lagi mencuci sayuran,,,,,.begitu ana mendekati kakaknya,,,,,tika langsung memberikan sayuran itu pada ana dan berkata,,,kebetulan kamu sudah pulang,,,ni sayur terusi mencucinya,,,,,terus ikan yang sudah di kasih bumbu itu,,,,kamu bakar di tungku itu,,,,,,tika menunjukkan tungku kayu bakar yang biasa di gunakan untuk membakar ikan.....ana hanya diam menanggapi perintah kakaknya,,,,,ana bingung karena ana nggak bisa membakar ikan dengan tungku kayu bakar dan ana juga takut kena bara apinya....


tapi ana takut mau bilang sama kakaknya kalau ana nggak bisa dan takut membakar ikannya...


kenapa,,,kamu nggak bisa bakar ikan dan juga takut melakukannya,,,,,,itu alasan basi dan orang pemalas,,,ngerti kamu,,,,tika berkata pada ana seakan-akan ana tauh apa yang di pikirkan ana,,,,tika melihat ana terdiam berkata dengan ketus,,,,kakak mau istirahat karena capek,,,,,sekarang terusin memasaknya,,,,.


sudah kakak kasih bumbu juga ikannya,,,jadi gampang,,,,tinggal bakar ikan saja apa susahnya,,,,,tika berkata lagi sambil pergi meninggalkan dapur.....

__ADS_1


kak tunggu dulu,,,,,ana memanggil kakaknya...


apa lagi sih,,,,,bumbu sayur tu sudah kakak ulek juga,,,,,apa lagi kata tika dengan ketus membalik badannya menghadap ana...


ajaran dulu ana cara bakarnya kak,,,biar ana bakarnya gampang dan lain kali kalau mau bakar ikan lagi di tungku ada sudah tauh caranya ...kata ana sambil memandang memelas pada kakaknya,,,biar kakaknya luluh pada ana dan mau mengajarinya dan sekaligus mereka masak bersama....


kamu sekolah kan ana dan punya otak,,,,jadi jalankan otakmu dengan baik,,,,,,nggak usah sok-sokan minta diajarin segala,,,,mendengarnya saja kakak muak tauh nggak kamu,,,tika lagi,-lagi menjawab perkataan ana dengan kaka-kata yang sangat menusuk di hati ana.,,,,,dengan pandangan sendu ana memandangi kepergian kakaknya dari dapur.....ana tidak pernah menyangka jawaban kakaknya sangat jauh dari apa yang di pikirannya.....


Setelah tika pergi meninggalkan ana sendirian di dapur,,,,,,ana langsung cepat ingin mengerjakan apa yang di suruh kakaknya ,,,ana nggak mau kak tika nya itu mengeluarkan kata-kata yang bikin sakit hatinya lagi......


walaupun ini baru pertama kali ana membakar ikan di tungku yang memakai bara api,,,,tapi ana tetap semangat,,,,,hatinya berkata membenarkan perkataan kakaknya bahwa ana harus menggunakan otaknya,,,,,agar bisa membakar ikan dengan baik...ana mecoba tersenyum sambil membuat bara api,,,,biar ana bisa melupakan perkataan kakaknya yang barusan di ucapkan kakaknya saat pergi meninggalkan dapur....


Di saat ana sibuk membuat bara api untuk membakar ikannya,,,,,tak sengaja ana menyaksikan dua orang anak tetangga sebelah rumahnya lagi membersihkan ikan,,,


ya kak,,,,jawab ana pada anak tetangganya itu,,,,,dengan suara yang agak keras juga...


wah sama dong kakak juga mau memasak,,,tapi kami berdua,,,,,karena adek kakak yang cantik ini,,biarpun sudah SMA tapi belum bisa masak,,,,hahaha anak tetangga ana itu tertawa mengejek adiknya....


belum sempat ana menjawab,,,kakak adik tetangga ana itu berkata lagi,,,,,,selamat memasak ya dek,,,,,,kamu masuk dulu....mau masak juga,,,,,,, yang enak ya dek masaknya...


iya kak,,,,selamat memasak juga,,,kata ana sambil memandangi anak tetangganya itu ..

__ADS_1


Dengar kecerdasan ana,,,,,ana bisa menggunakan otaknya buat belajar cara membakar ikan supaya hasilnya memuaskan....sambil memperhatikan ikan yang sedang di bakarnya,,,,tanpa sadar ana meneteskan air matanya,,,,,,,ana mengingat kakak adik anak tetangganya itu,,,,yang memasak bersama,,,,,saling bantu dan saling bercanda,,,,,,,


Tuhan,,,,apa aku berlebihan,,,jika aku juga ingin seperti mereka,,,,,selalu bisa akur antara adik dan kakak..,,bisa mengerjakan pekerjaan bersama dengan kakak,,,,dan kakak slalu mengajak bercanda tanpa mengeluarkan kata-kata yang sangat menyakitkan....


kak tika apa sebenarnya salahku padamu kak,,,,mengapa kakak memperlakukanku seolah-olah aku ini pembantumu,,,,,bahkan pembantu saja belum tentu nasibnya seperi aku,,,,,,,,kakak padahal aku sangat menyayangimu,,,,,aku ingin kita akur seperti mereka kak,,,,,,ana berkata sambil mengingat momen anak tetangganya tadi,,,,yang mau masak bersama,,,,sambil bercanda dan tertawa bersama.....


karena ana asyik membakar ikan dan sambil melamun memikirkan hubungannya dengan kakaknya,,,,,ana nggak menyadari kalau jak tika kakaknya,,,,,udah berada di tetas dapur di dekat ana membakar ikan


ana-ana kalau sambil melamun gitu bakar ikannya,,,,,,keburu kita satu rumah ini mati kelaparan,,,,sayur belum di masak,,,,ikan belum selesai di bakar,,,,,bukannya cepat di kerjakan apa yang kakak suruh,,,,ini nala melamun,,,,,,,kalau kakak marah,,,,kamu sedih dan menangis,,,,,,,kamu tauh nggak orang yang berkelakuan seperti kamu ini adalah orang yang tidak berguna,,,,,kali ini kata-kata tika sudah sangat keterlaluan.....


ana mau menjawab,,,,tapi tika sudah berkata lagi,,,,nggak usah jawab,,,,nggak usah sok sedih dan tersakiti,,,,,,muntah nanti kakak lihatnya,,,,,,paham kamu,,


karena ana tidak menjawab,,,,,tika meneruskan kata-katanya,,,,,,teruskan bakar ikannya,,,,kalau kakak masuk dapur belum selesai juga,,,,,kamu tauh sendiri akibatnya,,,,,bentar lagi ibu pulang,,,,awas kalau belum selesai memasaknya,,,,,ancam tika pada ana....


dalam diamnya ana berkata,,,,,,kenapa kalau di depan kakakku,,,,,aku seperti orang bisu,,,,tidak bisa berkata satu katapun,,,,,,aku takut banget kalau dari mulutku mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas pada kakak ku,,,,tapi justru kakakku sendiri tidak pernah mengerem mulutnya untuk tidak mengeluarkan kata yang menyakiti hatiku,,,,,


udah ah melo dan sedih-sedihnya,,,,,lupakan semua kata-kata kakak tadi,,,,,mendingan aku cepat menyelesaikan masakannya biar mak lampir tidak mengamuk....sambil tersenyum ana berkata lagi dalam hatinya,,,,,,jahat sekali aku sudah mengatakan mak lampur pada kakakku.....am sorry ya kak... hehehe ana cengengesan sendiri,,,,,,untuk mengurangi sedikit rasa sedihnya,,,,,karena lagi-lagi kakaknya mengeluarkan kata-kata yang sangat menyakitkan,,,


ini karya pertama saya ya,,,,mohon maaf kalau masih banyak kekurangannya ....


semoga kalian suka,,,,,dan mohon dukungannya...

__ADS_1


_____________________________________________


__ADS_2