Kakak Serasa Majikan

Kakak Serasa Majikan
Episode 3


__ADS_3

Kini tibalah tahun ajaran baru buat ana,dengan semangat subuh-subuh ana udah bangun,karena ana ngak mau datang terlambat di hari pertama masuk sekolah.


saat sarapan,ibu dan ayahnya ana selalu memperhatikan ana,kasihan anakku ya Allah sekolahnya jauh,sepeda yang di pakainya sudah jelek,semoga suatu saat ada uang buat beli sepeda baru aamiin batin bu linda


segitunya bu ngelihatin ana,ada apa sih bu tanya tika sama bu linda.


ngak apa-apa nak,cuman baru sadar ternyata ana sudah bukan anak sd lagi jawab bu linda sambil tersenyum.


ana kan di kasih makan bu,jadinya ana tumbuh dengan subur kelakar santo suaminya ana,canda ya dik kata santo pada ana.


pohon kali bang tumbuh dengan subur jawab ana,hahaha yudi tertawa terbahak-bahak.


sudah-sudah lagi makan ngak boleh banyak ngobrol kata pak ahmad menimpali


Ana sudah sarapan gaes,pergi dulu ya semuanya kata ana sambil mencium tangan ayah,ibu,kakak dan kakak iparnya.


kok ngak salim sama kami sih kak,kata yudi dan nando serempak,hari ini yudi belum masuk sekolah,karena tiga hari ini khusus siswa baru yang sekolah duluan,sedangkan nando belum sekolah karena belum cukup umur.sebenarnya nando bisa masuk sekolah,tapi sekolahnya taman Kanak-kanak dan biayanya mahal,itulah sebabnya nando belum sekolah


sebenarnya yang salim itu kalian berdua,sini cium tangan kakak,kata ana sambil mendekati ke dua orang adiknya


Tak lupa juga anak mencium pipi ke dua adiknya,Assalamualaikum semuanya.


waalaikum salam jawab keluarganya ana serempak


Ana mendayung sepedanya dengan semangat biar cepat sampai di sekolahnya.


benar saja,tak berapa lama sampailah ana di sekolahnya

__ADS_1


sampai di sekolahnya ana langsung melihat papan pengumuman,di sana sudah ada pengumuman kelas buat semua siswa baru


Alhamdulillah ana dapat kelas unggul,terima kasih ya Allah batin ana,kelas unggul yang ana maksud adalah kelas 71.


tepat pukul 7.30 wib bell tanda masuk berbunyi,seluruh siswa baru di haruskan kumpul di halaman depan sekolah guna upacara dan pengumuman tentang peraturan smp itu.


Dengan hikmat seluruh anak baru mendengarkan peraturan sekolah,ana sangat antusias mendengarkan semua yang di katakan Bapak sekolah saat kata sambutan pertama.


untuk sambutan ke dua perwakilan dewan guru dan sambutan yang ke tiga dari perwakilan kaka osis.


selesai upacara dan sambutan,anak- anak di haruskan masuk kelas untuk acara berkenalan.


anak sangat senang karena teman sekelasnya yang baru ini sangat baik dan sopan


ana berteman dengan tak pilih,yang penting orang bak dan tidak jahat pada sesama


Di dalam kelas ada sudah akrab sama 4 orang,tambah ana jadi mereka berlima.


nama teman-teman ana adalah Raka,fadli,tasya dan Nadya.Nadya dan raka anak tentara,fadli anak pak kades sedangkan tasya anak orang yang ortunya sederhana sama kayak ana.meskipun orang tua mereka berbeda pekerjaan tapi mereka ber lima berteman dengan baik,saling menghargai dan saling melindung.


sudah hampir tiga bulan ana sekolah di smp,bersama empat orang temannya mereka sering belajar bersama,ngerjain tugas kelompok dan membahas mata pelajaran yang jika salah satu di antara mereka ada yang tidak mengerti.


karena sekolah ana di kampung jadi nggak ada tu yang namanya pembullyan


Tibalah saatnya sekolah ana mengadakan ujian tengah semester,dengan semangat yang tinggi ana bertekad akan meraih nilai ya terbaik,kalau bisa bukan hanya di kelasnya tapi seluruh kelas.


pulang sekolah ana langsung pulang ke rumah,biarpun panas tak membuat semangat ana hilang buat mendayung sepeda jeleknya.

__ADS_1


sampai di rumah ana langsung ganti baju dan sholat dzuhur karena sudah jam dua siang.


habis sholat ana langsung pergi ke dapur buat makan siang.


baru saja mau makan,sudah ada suara tika kakaknya ana menggelegar,hei ana habis makan langsung cuci piring,beresin sapu sampai bersih,habis tu angkat jemuran dan lang setrika,kakak mau tidur siang.


tapi kak ana harus belajar,karena hari senin ana ujian jawab ana.


alah jangan banyak alasan ini kan hari sabtu,masih ada nanti malam dan besok malam buat belajar dan ingat ya ana hari minggu semua kerjaan rumah kamu yang kerjain,kakak pengen santai jawab ana ketus.


ana hanya diam tidak ada satu katapun keluar dari mulutnya.


ya Allah kerjaan ana rasanya berat banget,ana kan baru smp tapi sudah di suruh ngerjain tugas orang dewasa,kalau nggak ana kerjain kasihan ibu,nanti pasti ibu yang ngerjain,ibu kan pasti capek habis jualan ikan di pasar batin ana.


nggak apa-apa deh ana kerjain,latihan jadi ibu-ibu hehehe batin ana menyemangati dirinya sendiri.


habis makan ana langsung cuci piring,nyapu dan angkat jemuran.


pas lihat jemuran satu keranjang penuh,ana bingung gimana cara menyetrika cepat karena hari sudah menunjukkan jam empat sore,untunglah ana sudah sholat ashar batin ana,batin ana bertanya-tanya kenapa ya kak tika menyuruh semua kerjaan rumah ana yang kerjain,sampai pakaian suaminya pun ana yang urus.


bayangin aja ya pemirsa,suaminya tika kakaknya ana jualan sembako di kampung sebelah,pagi berangkat dan pulangnya malam.


pagi-pagi sarapan dan bekal ibu linda yang urus,malam pas pulangnya ana yang urus,nyiapin makan dan bikin kopi,sedang kan tika kakaknya ana sudah tidur,kadang ana juga sedih lihat anak seusianya asyik bermain tapi ana mala ngerjain semua tugas rumahnya.


ibu linda ibunya ana pulang dari pasar langsung tidur dan istirahat,karena kasihan sama ana yang masih kecil ibunya ana yang ambil tugas masak makan malam dan mengurus keperluan suaminya tika waktu pulang dari jualan.Yang bikin ibu linda sedih bukan hanya lihat ana yang masih kecil ngerjain tugas rumah tapi uang hasil jualan ikan bu linda yang pegang,jadi bu linda nggak bisa bebas ngasih uang jajan ke pada ana dan dua irang adiknya,sedangkan pak ahmad sebagai suaminya nggak pernah protes tentang kelakuan tika dan suaminya,miris memang nasib ana,orang tuanya dan adik-adiknya setelah tika menikah,kakak perempuan yang ana harapkan bisa membuat mereka bahagia tapi ternyata memperlakukan orang tua dan adiknya seperti pembantu.


untuk yudi dan nando juga begitu,biarpun di suruh ngerjain kerjaan yang ringan tapi tetap saja di suruh sesuai dengan perintahnya tika

__ADS_1


pak ahmad ayahnya ana sebagai kepala keluarga mala diam saja melihat tika sebagai anak sulung berkelakuan seperti itu,pak ahmad terlalu baik dan percaya akan peraturan yang tika terapkan ke pada adik-adiknya


__ADS_2