Karna Sesuatu

Karna Sesuatu
Episode 1


__ADS_3

Siang hari di suatu taman banyak anak-anak yang sedang bermain. Ada seorang abang adik datang ke taman itu. Anak itu bernama Shana dan Arvano. Umur Shana adalah 8 tahun dan umur Arvano 10 tahun. Mereka yang baru datang langsung menjumpai teman-teman mereka. Mereka langsung bermain bersama teman-temannya dan bermain dengan canda tawa.


Setelah beberapa saat bermain ada sesuatu hal yang dilihat Shana. Shana yang penasaran atas apa yang dilihatnya. Ia pun menghampiri ke sesuatu hal tersebut. Shana yang pergi tidak ada yang memperhatikan karena semua nya asik bermain. Dan sesuatu hal itu membuat Shana sangat bingung karena dia melihat seorang wanita yang berlari dan bersembunyi.

__ADS_1


Shana bertanya-tanya dalam pikirannya 'kenapa kakak itu berlari dan bersembunyi dan sepertinya kayaknya kakak itu juga merasa sedang takut. Apa sedang bermain petak umpet? atau mungkin tidak ya'. Dan setelah itu ada beberapa orang seperti mencari seseorang. Tapi Shana tidak melihatnya karna dia menghampiri seorang wanita. Karna dia penasaran kenapa Kakak itu bersembunyi atau apakah pas seperti pemikirannya. Dan dia pun memutuskan bertanya untuk menghilangkan rasa penasarannya.


Shana pun sampe ke tempat wanita itu bersembunyi karna Shana melihat kemana tepatnya wanita itu bersembunyi. "Halo kak, kakak ngapain bersembunyi di sini dan sepertinya kakak sedang merasa takut? atau kakak main petak umpet ya". Wanita itu terkejut kenapa bisa ada seorang anak disini. Lalu wanita itu menjawab "Dek, apa yang kamu lakukan disini?. Disini berbahaya". Lalu Shana bertanya lagi "Berbahaya kenapa kak? tadi kan aku lihat kakak lari-lari dan bersembunyi dan merasa takut terus aku merasa penarasan jadi aku jumpai kakak aja biar menghilangkan rasa penasaran ku". Wanita seperti ada orang yang lihat jadi dia menarik Shana kedekatnya agar tidak kelihtan oleh orang itu. " Dek diam ya nanti kakak jelasin". Shana pun mengangguk. Setelah dilihat orang itu sudah pergi wanita itu pun berkata "Akhirnya mereka pergi juga". Lalu Shana bertanya " Siapa yang pergi kak?". Lalu jawab wanita "Ooh itu mereka sedang ngejar kakak." Lalu Shana bertanya "Kenapa kakak mereka ngejar kakak?, emang kakak lagi main ya. Shana ikut dong kak kayak nya seru tuh permainan nya." Lalu jawab wanita itu "Kakak gak lagi main dek pokoknya kami gak boleh ikut. kamu balik aja di sini itu berbahaya. oh iya kok kamu bisa disini. dek emang kamu dari mana?". Lalu Shana menjawab "Tadi aku main dari taman sana kak". " Oh yaudah sini kakak antar". "Ayo kak, oh iya kak kalau kakak gak bermain jadi kakak ngapain dong?". " Kakak jelasin juga pun nanti kamu gak ngerti". ". " ish kakak ini gimana sih, kakak aja belum jelasin yang tentu aku gak ngerti. Mungkin setelah kakak jelasin nanti Shana bisa ngerti". "Gak baik buat kamu kalau kakak jelasin karna kamu masih kecil".

__ADS_1


Lalu orang mereka mati tinggal satu orang yang memegang tangan Shana. " Jangan bergerak kalau kamu bergerak anak ini akan mati." sambil menodong pistol dikepala Shana dan Shana menangis karena ketakutan. " Menyerahlah kau sekarang dan kau anak kecil DIAMMM" kata orang itu. "Shana jangan nangis ya kakak akan nolong kamu" kata Risya dan Shana hanya menggangguk. Lalu Risya bingung apa yang harus dilakukannya lalu dia terpikir suatu ide " Baiklah aku menyerah" Risya pura pura menyerah dan mendekati orang itu dan membuang pistolnya. " Hahaha akhirnya kamu menyerah juga" kata orang itu.


Disaat orang itu ketawa Risya menendang tangan orang itu yang memegang pistol dah pistolnya jatuh. Orang itu pun kesakitan tangannya ditendang sangat kuat. Tanpa Sadar dia mendorong anak itu sangat kuat hingga kepala terbentur dan mengeluarkan darah. Orang itu awalnya hanya ingin melepaskan tangan anak itu untuk melawan Risya. " SHANAAA" teriak Risya. Risya mengambil pistolnya satu lagi dan dia menembak orang itu. Orang itu langsung mati karna di tembak tepat dijantungnya. Lalu Risya menghampiri Shana, baguan kepala nya bantak mengeluarkan darah. Risya mengambil telepon " Rin, bawa orang ke jalan xxx dan bawa mobil cepat" lalu Rino menjawab "baik" dan Risya mematikan teleponnya.

__ADS_1


Tunggu Next Episode.........


__ADS_2