Karna Sesuatu

Karna Sesuatu
Episode 9


__ADS_3

Keesokan hari nya Risya datang membangunkan Shana untuk mengajak Shana untuk makan. Sampai lah Risya di kamar Shana "Shana...... bangun udah pagi" kata Risya berteriak dengan mengetok pintu kamar Shana. Seperti kemarin belum ada sahutan dari Shana dan Risya langsung masuk kamar Shana, Risya berpikir bahwa Shana seperti semalam masih tidur dan susah untuk bangun jadi Risya sudah menyiapkan rencana untuk membangun kan Shana. Masuk lah Risya tapi dia tidak melihat Shana di tempat tidur. 'Kemana Shana?' tanya Risya dalam hati nya dan terdengar lah gemercik suara air dari kamar mandi. "ooh Shana lagi mandi toh kirain kemana" gumam nya Risya. Risya pun berteriak agar Shana mendengarnya dari luar pintu kamar pintu "SHANA KALAU DAH SIAP MANDI NANTI KE BAWAH YA UNTUK SARAPAN". " IYA KAK" kata Shana dengan teriak, Shana langsung tahu kalau itu suara Risya dan Risya pun turun ke bawah.

__ADS_1


Setelah Shana selesai mandi, dia turun ke bawah untuk sarapan dengan kakaknya yang sekarang yaitu Risya. " Pagi kak Risya dan bang Rino" sapa Shana, "Pagi Shana" kata Rino dan Risya. "Duduk Shana biar kita sarapan" kata Risya, "Iya kak" kata Shana. Mereka pun selesai makan. Risya dan Rino pamit kepada Shana untuk ke kantor. "Shana pergi dulu ya sama bang Rino ke kantor" kata Risya, "Jadi Shana sama siapa kak? aku kan bosan disini" kata Shana, "Kan ada bibi yang nemanin kamu disini" kata Risya, "Tapi Shana bosan kak di rumah aja, Shana ikut sama kakak ama abang ya" kata Shana dengan imut, " Tapi gimana ya Shana, kakak disana banyak kerjaan jadi ngak bisa nemanin kamu main di sana juga" kata Risya kepada Shana, "Tapi Shana kan ingin ikut kak" kata Shana dengan imut nya.

__ADS_1


Risya memikirkan perkataan nya Shana hingga Rino datang mendatangi Risya. Rino sedang menyiapkan mobil, Rino pun masuk ke dalam rumah lagi karna menurut nya Risya lama sekali keluar dari rumah. "Ris, ayo dong, kerjaan kita banyak disana" kata Rino, "Rin, gimana ini Shana mau ikut kita" kata Risya, "Yaudah bawa lah" kata Rino. "Kan kita banyak kerjaan di sana nanti dia kita gak memperhatikan dia karna kita terlalu fokus" kata Risya, "Yaudah nanti kita suruh orang dia untuk keliling kantor, kantor kan luas gak mungkin sehari itu ngelilingi itu" kata Rino, "Nanti kalau dia bosan, gimana?" kata Risya. "Kita tanya dia, dia mau apa kalau bosan itu aja repot" kata Rino, "Kenapa gak sekarang aja kita tanya dia mau apa biar ngak bosan, kenapa pas waktu di kantor sih" kata Risya, "Iya tuh loh tau kenapa nanya Risya" kata Rino, "Oh iya ya" kata Risya dengan terkekeh.

__ADS_1


Setelah berbicara dengan Rino, Risya pun mengatakan kepada Shana "Gimana kalau kamu latihan bela diri saja" kata Risya, "Bela diri apa kak?" kata Shana, "Nanti ada yang jelasin sama kamu, kamu mau kan?" tanya Risya kepada Shana, "Iya deh kak" kata Shana, "Rin hubungi orang untuk mengantar Shana ke markas biar dia latiha di sana " kata Risya kepada Rini, "Udah Ris" kata Rino. "Cepat amat" kata Risya, "Kan aku yang ngasih saran Risya, kambuh nih pikunnya, entar lagi mereka nyampe jemput Shana" kata Rino, "Aku bukan pikun cuman lupa aja" kata Risya membela dirinya" kata Risya, " Iya iya Risya yang gak pikun tapi lupa" kata Rino, " kamu ngejek aku ya rin?" kata Risya, "Enggak kan aku ngomong fakta" kata Rino, "Iya deh, kita juga harus ke kantor kerjaan dah numpuk" kata Risya, " Yaudah ayok" kata Rino, "Iya iya tunggu bentar" kata Risya kepada Rino dan Rino pun mengangguk. "Shana nanti ada tang jemput kamu, kamu ikut aja, harus nurut nanti apa yang di bilang ya. Kakak sama bang Rino ke kantor dulu" kata Risya, "Iya kak" kata Shana. Rino dan Risya pergi ke kantor dengan Rino yang menyetir mobil dengan kecepatan cepat karena mereka sudah telat karena membahas tentang apa yang harus di lakukan Shana.

__ADS_1


__ADS_2