Kasih Sayang Untuk Violet

Kasih Sayang Untuk Violet
Episode 3


__ADS_3

Sembari menunggu papanya yang jemput, Violet membuka buku pelajarannya tadi dan mempelajarinya lagi di perpustakaan.


Selang beberapa menit, guru yang menjaga perpustakaan menghampiri Violet dia memberitahukan kalau udah ada yang menjemputnya.


Dan Violet pun keluar dari perpustakaan, dia sangat kaget kalau yang menjemputnya bukan papa, melainkan kakak laki - lakinya Dio.


"Abang Dio!!!, kok bisa disini?, Vio kangen sekali," tanya Violet terkejut melihat Dio.


Dia gak tau kalau hari ini Dio dan Wily ke Indonesia, sebab yang dia tau abangnya pergi melanjutkan kuliah dan juga kerja di New York. Betapa bahagia sekali Violet melihat abangnya itu.


"Abang, dan abang Wily kesini buat jemput Vio, karna abang juga kangeeeennn sekali sama Vio," ujar Dio sambil tersenyum.


Dan mereka pun pergi menuju mobil, disana sudah ada abang Wily yang sedang berdiri sambil memainkan hp dan sesekali melihat ke arah gerbang siapa tau adik nya sudah keluar, dan benar kalau Violet dan Dio sudah berjalan menghampirinya.


"Vio? mau makan dulu atau pergi jalan-jalan dulu?," tanya Wily kepada adiknya.


"Mau makan dulu boleh? vio lapar," ujar Vio manja kepada abangnya.


Wily akhirnya mengendarai mobil dan sesekali menengok kiri kanan melihat rumah makan terdekat, sesampainya di rumah makan Violet memesan udang asam manis kesukaannya dan minumannya tetap susu full cream dan ada juga air mineral pastinya.


Mereka akhirnya selesai makan, dan melanjutkan perjalan menuju mall.


Sesampainya di mall, Willy membelikan baju ganti untuk Violet, kemudian lanjut bermain game di Timezone, mereka bermain hingga malam.


"Wahh, syukur Vio sudah kerjakan PR di perpus tadi," kata Violet sambil berjalan merangkul kedua tangan Wily dan Dio sambil mengayun-ayunkan, layaknya anak kecil yang gandengan tangan dengan mama papanya.


Tiba-tiba handphone Dio berbunyi, ternyata dari mamanya.


Mama Rani menyuruh anak-anaknya pulang dikarnakan sudah malam, dan besok Violet masih masuk sekolah.


Karna sudah di telpon oleh orang tuanya mereka pun pulang kerumaha, sesampainya di rumah mama menyuruh mereka bertiga makan malam bersama.

__ADS_1


"Vio? sebelum tidur, PR nya dikerjakan yah nak," kata papa kepada Violet, karna sedari pulang sekolah sampai malam dia di ajak jalan-jalan sama kedua abangnya.


"besok Vio ujian pa," jawab Violet sambil makan.


Setelah makan Vio kembali ke kamar untuk belajar karna besok adalah ujian kenaikan kelas.


Esoknya Vio di antar oleh abangnya Dio untuk pergi ujian, dan ujian pertama dan seterusnya lancar, ya namanya juga ujian pasti ada teman baik pada waktunya ada yang manggil Violet teman baikku bagi nomor ini dong dan ini juga dong, sangat mengganggu toh pada akhirnya juga bakal kembali pada sifat masing - masing.


Dan tak terasa seminggu lebih menjalani ujian kenaikkan kelas, eh besoknya sudah acara kenaikkan kelas.


Violet pengen banget acara kenaikkan kelas kali ini abangnya Wily dan Dio hadir, tapi sayang mereka harus kembali ke New York karna ada masalah dari perusahaan abang wily.


Sudah lah mening tidur karna besok sudah acara kenaikkan kelas dan kelulusan bagi kelas 6.


Hari ini adalah acara kenaikan kelas, Violet serta mama dan papanya pun ada di acara tersebut.


"Vio, misal kamu dapat juara lagi, mau hadiah apa nak?," tanya papa Yoga.


Mama dan papanya menggelengkan kepala karna permintaan anaknya itu, karna dari dulu makanan dan minuman kesukaannya hanya roti keju mozza serta susu full cream.


Pengumuman kejuaraan pun di bacakan oleh kepala sekolah, dan sekarang giliran kelas 2 yang dibacakan oleh pak kepsek.


"Baik, untuk kelas 2, juara 3 atas nama Fanny jaqwel, juara 2 atas nama Khalif johanawan, dan juara 1...., ini yg juara 1 berturut-turut, atas nama Violet Nikita, untuk nama yang saya bacakan langsung naik kepanggung," kata kepsek SD 1, disertakan tepuk tangan dari semua yang hadir di acara tersebut.


Violet pun naik ke atas panggung untuk menerima raportnya, dan acarapun masih berlanjut.


Acara kenaikan kelas dan penerima raport pun selesai.


Diakhir acara, Violet bersalaman dengan guru-gurunya dan memberikan selamat juga kepada teman-temannya. Walaupun dia diejek, dan dikatain tetap aja masih berbaik hati kepada teman - temannya.


"Wahhh, anak mama benar - benar pintar yah," kata mama Rani dengan bangga, sambil melihat nilai raport Violet.

__ADS_1


"Anak papa juga dong, ma." Kata papa yang tak mau kalah.


Akhirnya mereka menuju toko roti, mereka memesan apa yang Vio inginkan, dan tak lupa mereka membeli susu full cream untuk Violet.


Sesudah membelikan semua yang Violet inginkan, mereka akhirnya pulang ke rumah. Tapi saat di jalan, mama Rani menerima telpon dari saudaranya bu Rini, ia memberitahukan kalau dia ada dirumah keluarga Yoga.


Saat tiba dirumah, ternyata sudah ada tamu yang tak lain adalah nenek kandung Violet, karna Violet hanya tau ibu Rini adalah saudara mamanya, ia menyalami bu Rini dengan sopan, setelah Violet menyapa ibu Rini, mama papanya menyuruh Violet ke kamar untuk istirahat.


"Ya ampun, udah tumbuh besar dan cantik sekali Ratu," gumam ibu Rini dalam hati.


"Oh ya, Ran, aku mau kasih kabar baik buat kalian, kalau Ryo mau menikah lagi, jadi hanya itu saja yang aku mau katakan, sekalian melihat cucuku," jelas bu Rini dengan panjang lebar.


Pak Yoga dan bu Rani pun turut senang atas kebahagiaan ponaannya Ryo, akhirnya dia bisa membuka hatinya kembali untuk memulai rumah tangga lagi.


"Wahh, syukurlah Rin, aku turut senang dan bahagia sekali atas ponakaanku Ryo, semoga lancar acaranya, nanti kami kesana juga," jawab bu Rani.


"Tapi maaf kak, saya gak mau membawa Violet dulu kesana, jadi cuman aku dan Rani saja yang ke acara Ryo, saya harap kak Rini dan Ryo bisa mengerti," tambah pak Yoga.


Dengan berat hati, bu Rini mengiyakan keputusan adik iparnya itu, bahwa Violet tidak boleh menghadiri pernikahan ayah kandungnya di desa, dan besok mama dan papa sudah berangkat menuju desa Salama.


Pagi - pagi sekali pak Yoga memberitahukan anaknya Violet, bahwa papa dan mamanya akan ke acara pernikahan keluarga, karna Violet masih sekolah, jadi diantarkan jemput sama bi Nila, kemudian pak Yoga dan istri berangkat menuju desa Salama.


" Non, non Violet ayo bangun, mandi terus habis itu makan," kata bi Nila membangunkan Violet.


"Kok mandi terus makan sih?, harusnya mandi terus pakaian, baru makan bi," canda Violet.


Setelah mandi dia langsung bergegas kebawah untuk sarapan dan ditemani sama bi Nila, dan langsung berangkat ke sekolah.


****


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2