Kasih Sayang Untuk Violet

Kasih Sayang Untuk Violet
Episode 8


__ADS_3

Disekolah Violet nampak biasa saja dan mulai berbaur bersama teman lainnya juga, ditengah asiknya belajar datanglah sekelompok kakak kelas yang dari eskul bela diri Cakar Naga Merah, mereka datang untuk mempromosikan eskulnya dan juga memberikan seragam pada Violet karna dia sudah mendaftarnya duluan.


Kak Tiara selaku asisten CNM memulai promosinya, belum sampai di akhir kata sudah sebagian dari kelas 7 B mengangkat tangan ingin mendaftarkan diri, ditengah itu Kak Anang memanggil nama Violet dan ingin memberikan seragam CNM.


" Oh ya, atas nama Violet Nikita boleh kedepan, ini seragamnya sudah ada." ucap Kak Anang.


Violet dengan bangga beranjak dari kursinya ke depan untuk menerima seragam bela dirinya itu, dalam hati dia berkata Alhamdulillah akhirnya seragam sakral udah ditangan hehe, Vio memang sudah bertekad ingin masuk bela diri agar dia bisa melindungi dirinya sendiri, setelah menerima seragamnya Violet langsung kembali ketempat duduk.


"Azek anak perguruan Naga merah auranya udah mencekam yah, hahaha." Kata Nina menggoda.


"Sembarangan!!! Cakar Naga Merah, jangan lupa Cakarnya, kalo gak ada cakar gak serem tau hihihi." jawab Violet bangga.


Violet dan Nina kembali ke rutinitasnya tadi yaitu menyatat pelajaran, sampai mereka gak sadar kalau Kak Anang dan lainnya sudah keluar, tak lama setelah itu bel istirahat berbunyi dan bersamaan dengan handphone Violet yang bergetar karna ada masuk undangan grup di wechatnya.


" Ninaaaaaa!!!! aku masuk grup chat CNM !!!" kata Violet setangah teriak.


" Ih dasar norak!!! santai aja kali Vi, udah kaya kejatuhan duit berjuta - juta aja." jawab Nina sambil mencubit lengan Violet.


Kehebohan keduanya membuat yang lain tak nyaman, sehingga di cap Perusuh oleh temannya yang lain.


" Hai Vio, kamu sudah dapat seragam saja, selamat ya. Nama ku Key tepatnya Keysha salam kenal ya." kata Key yang datang tiba - tiba.


"Oh iya~, salam kenal juga Key, kemarin pas pulang sekolah gak sengaja lihat CNM kumpul pakai seragam, jadinya aku samperin dan tanpa mikir panjang langsung daftar, soalnya udah niat mau ikut eskul bela diri." jawab Violet.


"Oh begitu yah, bye the way ke kantin yuk." kata Key.


"Boleh, yuk biar gak berdua terus hehe." jawab Nina langsung menggandeng tangan Violet dan Key.


Mereka bertiga pun ke kantin dan seiring berjalannya waktu pertemanan mereka baik - baik saja, sesampainya di kantin Violet melihat Kak Anang dari ke jauhan yang memakai seragam CNM dan memuji ke kagumannya dalam hati.


Ya tuhan kenapa yah kalau seseorang yang sudah memakai seragam bela diri itu karismanya keren dan terlihat kuat, batin Violet sampai tak sadar kalau kedua temannya itu memanggil namanya berkali - kali.

__ADS_1


"Astaga ini anak kesambet apa dah!! " kata Nina kesel.


" HOIIII!!!!!!" teriak Key sampai memukul pundak Violet.


Violet pun tersadar dan tak sadar juga kalau semua nya menatap mereka bertiga, hingga mereka memalingkan mukanya sambil menyalahkan Violet. Violet yang kebingungan dengan kedua temannya itu bingung kenapa dia di salahkan.


" Kok kalian salahin aku sih? aku salah apa??" tanya Violet bingung.


" Masih nanya?! gara - gara lu tau ngapain juga pake acara bengong gak jelas gitu!" jelas Nina kesal.


" Memang aku bengong yah? " tanya Violet.


" Astaga Vio!!! " kata Key sambil tepuk jidatnya.


Pandangannya ke Kak Anang sampai lupa apa yang dia lakukan tadi hingga temannya marah sama dia, dalam perjalanan ke kelas Violet masih tetap mengingat kenapa Nina dan Key memarahinya, sampai di kelas pun masih bersih keras dia memikirkannya tapi tetap saja masih gak sadar apa yang dia lakukan.


Hingga guru datang dan memberikan mereka tugas latihan dan setelahnya gurupun keluar lagi dikarnakan ada rapat yang harus di hadiri, tapi saat guru itu keluar semuanya kembali gaduh.


Tanpa disadarinya semua pun mengiyakan apa yang di ucapkan Key kecuali Violet, dia tetap tenang mengerjakan latihan yang diberikan gurunya.


"Sok pintar banget sih Vi, udah lah gak usah kerjakan, gurunya aja malas ngajarin kita gitu kok dan memangnya kamu ngerti? kan belum di ajar. huh baru aja minggu pertama sekolah udah di kasih latihan sebanyak ini. " kata Key panjang lebar.


" Lu ngatain Vio kek gitu? salah sis, dia memang murid teladan dan apa yang belum di ajarkan pelajaran SMP udah dia kuasain tau." jelas Nina.


"Berisik banget sih kalian ini." sahur Vena yang duduk tepat di sebelah Key.


" Ya kalau dia tau latihan ini, ya sudah minta aja jawaban ke dia, kan kita semua belum pada ngerti." tambah Vena lagi.


" Pintar lu !!" kata Nina tersenyum.


Violet berpikir untuk pertama kalinya gak apa - apa kalinya memberi contekan untuk mereka, toh mereka juga belum ngerti. Eh tapi, atau ajak belajar bareng? ah gak usah deh. Batin Violet.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, Violet pun selesai mengerjakan latihannya dan saat dia ingin menanyakan kepada teman - temannya, dia melihat ada tatapan memelas dari ketiga temannya itu dengan kata lain ingin diberikan contekkan oleh Violet. Melihat tatapan mereka Violet merasa risih dan niatnya yang mau memberikan contekkan gak akan diberikan olehnya.


Baru ada niat baik dikit mereka udah peka banget malas deh kalo gitu, biar mereka kerjakan sendiri sekarangkan udah jaman internetan pinter dikit napah, batinnya lagi.


"Vioooo~," Kata Nina melas.


"Gak!! gak akan aku kasih, ayok usaha!!!" jawab Violet tegas.


" Oh gitu yah si Vio, gak mau bantu kita, mentang - mentang pintar hmm." kata Key.


" Dasar kalian ini, yasudah nih salin cepat." Kata Violet memberikan bukunya.


"Kuy lah Ven, kapan lagi kita nyontek punya murid pintar haha." kata Nina ke Vena yang sedari tadi hanya menulis soal saja dan coret - coret bukunya.


" Haha kalian ini, bolehlah haha mantap, thanks ya Vio." Kata Vena malu.


Violet yang melihat itu hanya tersenyum, dia baru merasakan punya teman dekat karna di masa sekolah dasar sama sekali tidak sedekat ini hanya sebatas teman saja sama Khalif dan Putri.


Hampir 1 jam mereka habiskan untuk menyalin jawaban latihan dari buku Violet, selanjutnya mereka hanya bertukar cerita agar makin akrab, dan jam pelajaran pun berganti tapi guru mata pelajaran yang sebelumnya belum datang juga, Violet berinisiatif ingin mengumpulkan buku latihan teman -temannya untuk di antar ke ruang guru.


Akhirnya dia mengumumkan kalau dia mau kumpulkan buku latihan, tapi teman yang lainnya banyak yang belum dan hanya sedikit yang sudah.


" Vio, biar gurunya saja yang ngingatin kumpulkan bukunya, soalnya yang lain belum, tau sendiri materinya belum di ajarkan." Ucap Rizal.


" Iya nih, gw juga belum, udah biar gurunya aja yang nanyain jangan dikumpulin dulu." tambah Lulu.


" Baiklah, maaf yah sudah mengambil keputusan sendiri." Kata Violet kepada teman - teman sekelasnya.


***


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2